Bursa Siang: Market Global Angkat Pasar Saham Regional, IHSG Terkoreksi Lagi

Bursa Siang: Market Global Angkat Pasar Saham Regional, IHSG Terkoreksi Lagi

Posted by Written on 20 January 2020


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) terbenam ke zona merah pada sesi I perdagangan hari Senin (20/1). IHSG melemah -0,47 persen (-30 poin) ke level 6.261.

Indeks LQ45 -0,55% ke 1.024. Indeks IDX30 -0,60% ke level 558. Indeks IDX80 -0,68% ke 143. Indeks JII -0,48% ke posisi 689. Indeks Kompas100 -0,59% ke 1.280. Indeks Sri Kehati -0,56 persen ke 403. Indeks SMInfra18 -1,19 persen ke level 318.

Saham-saham teraktif: REAL-W, TLKMBRPT, FREN, BMTRPPROASII

Saham-saham top gainers LQ45: MNCNSCMATPIABRPTBBRIBTPSKLBF

Saham-saham top losers LQ45: TLKMUNVREXCLSMGRBSDETKIMGGRM

Nilai transaksi mencapai Rp3,27 triliun. Volume trading sebanyak 40,31 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp77,35 miliar.

Nilai tukar rupiah melemah -0,07 persen ke level Rp13.640 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Pasar saham Asia ke zona hijau di sesi pagi pada perdagangan hari Senin (20/1). Market saham Asia mendapat dorongan sentimen seiring Wall Street memperpanjang rekor puncaknya di tengah data ekonomi AS yang solid serta dorongan likuiditas dari the Fed. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa saham Jepang) naik tipis +0,1 persen.

Hanya dalam 3 pekan sejak tahun baru Indeks S&P 500 menguat 3 persen. Sedangkan Nasdaq naik 5 persen.
Analis pada National Australia Bank, Ray Attrill curiga penguatan Wall Street berutang banyak pada keputusan the Fed pada September lalu untuk mengendalikan kenaikan suku bunga repo dengan membanjiri pasar dengan dana tunai.

"Relasi antara neraca the Fed, sekarang sekitar 11 persen lebih besar dari saat akhir September dan kinerja aset berisiko AS luar biasa," ujarnya seperti dikutip Reuters.

Market saham China menguat. Indeks Shenzhen Composite naik 0,719 persen. Indeks Shenzhen Component naik 0,98 persen. Sementara bursa saham Hong Kong bergerak melemah seiring tekanan terhadap Indeks Hang Seng. Saham unggulan di bursa Hong Kong, AIA drop 1 persen.

Di bursa Tokyo, Indeks Nikkei 225 ke zona hijau walaupun saham unggulan dan berkapitalisasi besar Fast Retailing turun 1 persen. Adapun Indeks Topix juga bergerak menguat, sebesar 0,56 persen.
Sedangkan di bursa Korsel, Indeks Kospi bergerak menguat 0,79 persen. Saham unggulan dengan kapitalisasi pasar besar seperti Samsung Electronics menguat 2 persen.
Indeks S&P/ASX 200 di bursa Australia menguat 0,3 persen. Mayoritas sektor saham menguat di bursa saham Australia.

Indeks Bursa Asia
Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,24% ke level 24.100. (11.50 AM).
Indeks Shanghai Composite +0,43% ke 3.088.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,39% ke 28.942.
Indeks Kospi (Korsel) +0,86% ke 2.269.
Indeks S&P/ASX200 (Australia) +0,2% ke 7.078.
Indeks STI (Singapura) -0,28% ke 3.271 (12.00 PM).

Nilai Tukar
Indeks dolar AS menguat ke level 97,612 dibanding level sebelumnya 97,4.
Nilai tukar yen terkoreksi di posisi 110,17 di banding level sebelumnya pada posisi 109,8.
Dolar Australia turun ke level $0,6879 dari posisi di sesi sebelumnya di $0,692.

Oil
Harga minyak menguat di sesi pagi pada perdagangan hari Senin (20/1) setelah ladang minyak besar di Libya mulai setop operasi di tengah terjadinya blokade militer mengantarkan pasokan minyak dari negara tersebut yang akan terpangkas.
Minyak Brent menguat 74 sen ke harga USD65,59 per barel (03.31 GMT). Sedangkan minyak WTI melaju 58 sen ke level USD59,12 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin
 #YukNabungETF 
#IPOTKaryaAnakBangsa 
#BanggaPakeIPOT 
#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author