Bursa Pagi: Asia Dibuka Melonjak, IHSG Konsolidasi Berpeluang Balik Arah

Bursa Pagi: Asia Dibuka Melonjak, IHSG Konsolidasi Berpeluang Balik Arah

Posted by Written on 07 January 2020


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Selasa (7/1), dibuka melompat ke teritori positif, setelah tenggelam di zona merah pada sesi perdagangan awal pekan, di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Mengawali perdagangan saham hari ini, indeks ASX 200, Australia dibuka melonjak hampir 1%, didukung kenaikan harga saham sektor perminyakan, dan sektor keuangan lebih dari 1%. Indeks bergerak melaju 1,03% (69,20 poin) ke level 6.804,90 pada pukul 8:15 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang melesat 1,07% (247,42 poin) ke posisi 23.345,28, setelah dibuka naik 0,66% dan Topix melompat 1,1%. Hampir semua sektor mencatatkan kenaikan, dipimpin sektor teknologi. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melaju hampir 1%, dan berlanjut melonjak 1,09% menjadi 2.178,61.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka naik 0,45% (126,49 poin) menjadi 28.352,68 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China menguat tipis 0,07% di posisi 3.085,49.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada pergerakan indeks acuan di bursa saham global dan regional yang bervariasi, setelah terperosok dalam di zona merah pada sesi perdagangan kemarin. IHSG anjlok 1,04% ke level 6.257. Namun harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange naik 0,16% menjadi USD25,62.

Sejumlah analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini masih berpotensi melanjutkan tren koreksi jangka pendek, bergerak dalam rentang konsolidasi wajar, sehingga berpeluang berbalik menguat.Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi koreksi lanjutan di area netral.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya indeks bursa global seiring dengan naiknya sejumlah saham sektor teknologi dan meredanya sentimen negatif ketegangan geopolitik di Timur Tengah diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu naiknya sebagian besar harga komoditas seperti minyak mentah, nikel, timah, emas diprediksi akan menjadi tambahan katalis positif di pasar. 

IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan support di level 6.220 dan resistance di level 6.290. Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: LPPF (Buy, Support: Rp3.990, Resist: Rp4.430), ANTM (Buy, Support: Rp860, Resist: Rp915), 

    LSIP (Buy on Weakness, Support: Rp1.340, Resist: Rp1.400), TBIG (Buy, Support: Rp1.220, Resist: Rp1.260).

  • ETF: XISR ( SELL , Support: Rp401, Resist: Rp410), XBNI ( SELL , Support: Rp1.100, Resist: Rp1.125),

    R-LQ45X ( SELL , Support: Rp1.035, Resist: Rp1.056).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi ditutup berbalik menguat, di tengah penurunan harga minyak. Saham raksasa teknologi memimpin kenaikan. Facebook dan Amazon melonjak lebih dari 1%, Netflix dan Alphabet melambung 3,1% dan 2,7%. Analis mengatakan krisis geopolitik cenderung menciptakan peluang beli di pasar saham selama tidak memicu resesi.

Alphabet naik ke level tertinggi sepanjang masa setelah Pivotal Research meng- upgrade  sahamnya menjadi "buy" dari "hold". Harga emas berjangka mencapai level tertinggi dalam lebih dari enam tahun. Imbal hasil US Treasury 10-tahun melayang sekitar 1,8% setelah memulai perdagangan 2020 di atas 1,9%.

  • Dow Jones Industrial Average menguat 0,24% (68,50 poin) menjadi 28.703,38.

  • S&P 500 naik 0,35% (11,43 poin) ke posisi 3.246,28.

  • Nasdaq Composite meningkat 0,56% (50,69 poin) ke level 9.071,46.
Bursa saham utama Eropa tadi malam ditutup melemah, investor mengkhawatirkan ketegangan AS-Iran. Indeks STOXX 600 turun 0,41% menjadi 416,63, di tengah kemerosotan harga saham sektor perjalanan dan wisata, otomotif, dan bahan kimia lebih dari 1%. Pelaku pasar menghindari aset berisiko seperti ekuitas dan beralih ke emas dan obligasi setelah serangan udara AS pekan lalu.

Rilis data aktivitas bisnis zona euro periode Desember versi IHS Markit nyaris tak bergerak, PMI komposit naik menjadi 50,9 dari 50,6 di November, sedikit mengalahkan ekspektasi. Indeks aktivitas sektor jasa di Prancis, Jerman, dan Italia pada Desember naik mengalahkan perkiraan.

  • DAX 30 Frankfurt anjlok 0,70% (-92,15 poin) ke level 13.126,99.

  • FTSE 100 London merosot 0,62% (-47,06 poin) ke posisi 7.575,34.

  • CAC 40 Paris turun 0,51% (-30,57 poin) menjadi 6.013,59.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York, pagi tadi ditutup melemah. Dolar menguat terhadap yen namun melemah terhadap franc Swiss. Pasar tetap berhati-hati di tengah kekhawatiran eskalasi konflik Timur Tengah. Mata uang yang sensitif terhadap risiko global tercatat lebih lemah, termasuk dolar Australia, dolar Selandia Baru, dan crown Swedia.

Poundsterling menguat menjelang rapat parlemen Inggris dengan PM Boris Johnson membahas kesepakatan Brexit yang telah disetujui Brussels. Indeks dolar, acuan greenback terhadap enam mata uang negara maju turun 0,17% menjadi 96,67.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.1195-0.0002-0.02%6:22 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.31730.0002+0.02%6:23 PM
Yen (USD-JPY)108.410.04+0.04%6:22 PM
Yuan (USD-CNY)6.97470.0084+0.12%10:29 AM
Rupiah (USD-IDR)13,944.0014.00+0.10%3:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 6/1/2020 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi bergerak menguat. Harga minyak sempat melonjak melonjak 2% di awal perdagangan, namun berlanjut ke wilayah negatif, dan ditutup menguat. 

Pergerakan harga itu terjadi di tengah kekhawatiran Teheran akan membalas pembunuhan jenderal Iran oleh serangan AS.

Badan Informasi Energi AS menyebutkan stok minyak mentah AS turun paling tajam sejak Juni karena ekspor melebihi 4 juta barel per hari, pertama kalinya dalam sejarah. Survei Reuters mengekspektasikan produksi minyak OPEC pada Desember turun karena Nigeria dan Irak, serta Arab Saudi melakukan pemotongan produksi menjelang perjanjian pembatasan produksi yang baru.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI naik 22 sen (0,3%) menjadi USD63,27 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent naik 31 sen menjadi USD68,91 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi berakhir naik ke level tertinggi hampir tujuh tahun. Ketegangan Iran-AS memicu kekhawatiran akan konflik yang lebih luas di Timur Tengah. 

Parlemen Irak, meminta AS dan pasukan asing lainnya untuk keluar dari Irak, sementara Teheran mengancam akan membalas aksi AS meskipun Presiden Donald Trump mengancam akan menyerang 52 sasaran jika Iran melakukan pembalasan.

Rilis risalah pertemuan kebijakan The Fed pada 10-11 Desember menunjukkan, penyusun kebijakan setuju untuk menahan suku bunga untuk sementara waktu, sehingga mendukung harga emas. Harga logam mulia lainnya; palladium melambung hampir 2% menjadi USD2.024,64 per ounce, perak naik 0,7% menjadi USD18,17, platinum anjlok 2,2% menjadi USD958,94.

  • Harga emas di pasar spot naik 1,1% menjadi USD1.568,19 per ounce.

  • Harga emas berjangka naik 1,2% menjadi USD1.568,80 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author