Bursa Sore: Aksi Beli Asing Tembus 2 T, IHSG Melesat Kuat

Bursa Sore: Aksi Beli Asing Tembus 2 T, IHSG Melesat Kuat

Posted by Written on 18 December 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) melaju kencang pada akhir perdagangan hari Rabu (18/12). Indeks naik +42 poin (+0,69 persen) ke level 6.287.

Indeks LQ45 +1,09% ke 1.019. Indeks IDX30 +1,09% ke level 555. Indeks IDX80 +0,83% ke 143. Indeks JII -0,06% ke posisi 697. Indeks Kompas100 +0,90% ke 1.278. Indeks Sri Kehati +1,39 persen ke 400. Indeks SMInfra18 +0,41 persen ke level 327.

Saham-saham teraktif: MNCNBBCAIPTVNIKLKAEF,INAFPMJS

Saham-saham top gainers LQ45: INKPPWONBBCACTRABRPTBMRILPPF

Saham-saham top losers LQ45: UNVRINTPBTPSCPINMNCNGGRMASII

Nilai transaksi mencapai Rp10,41 triliun. Volume trading sebanyak 124,13 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp2,62 triliun.

Nilai tukar rupiah melaju +0,11 persen ke level Rp13.970 terhadap USD (04.00 PM).


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak melemah pada perdagangan hari Rabu (18/12). Hal ini terjadi seiring risiko Brexit tanpa kesepakatan meningkat lagi.

Reuters memberitakan bahwa PM Inggris Boris Johnson yang baru saja menang pemilu akan menggunakan jalan keras pada 2020 untuk menuntut Uni Eropa memberikan kepadanya kesepakatan perdagangan bebas komprehensif dalam waktu kurang dari 11 bulan.

"Manuver Johnson's bertujuan menunda kemungkinan perpanjangan, secara esensi meningkatkan kemungkinan ketidaksepakatan Brexit," kata Rodrigo Catril, Analis pada National Australia Bank seperti dikutip Reuters.

Pasar saham China melemah di akhir sesi perdagangan. Indeks Shenzhen Component drop -0,11 persen ke 10.294. Indeks Shenzhen Composite flat ke 1.709. Pelemahan juga terjadi di bursa Hong Kong setelah Indeks Hang Seng tertekan.

Pasar saham Jepang bergerak ke zona merah. Indeks Nikkei 225 parkir melorot saat ujung sesi. Sementara Indeks Topix juga melemah, turun -0,50 persen ke 1.738.
Ekspor Jepang turun 7,9 persen di periode November, terus melemah 12 bulan secara langsung. Namun angka tersebut masih lebih dari perkiraan turun sebesar 8,6 persen. Penurunan tersebut juga lebih baik bila dibanding periode Oktober yang turun 9,2 persen. Namun impor Jepang lebih buruk dari ekspektasi, turun 15,7 persen dibanding perkiraan turun sebesar 12,7 persen.
Bursa saham Korsel juga melemah. Indeks Kospi turun -0,25 persen ke 2.194. Sedangkan Bursa saham Australia mendekati flat. Indeks S&P/ASX200 di bursa Australia ke level 6 851. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) flat.
Indeks dolar AS naik tipis ke level 97,311 dibanding sesi sebelumnya di posisi 97,0.
Nilai tukar yen melorot ke posisi 109,44 terhadap USD dibanding posisi sesi kemarin di 109,2 yen.
Dolar Australia melaju ke level $0,6843 dibanding sesi sebelumnya di level $0,6835.
Indeks Nikkei (Jepang) -0,55% ke level 23.934.
Indeks Shanghai (China) -0,18% ke posisi 3.017.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,15% pada level 27.884.
Indeks STI (Singapura) +0,29% ke level 3.209.

Bursa Eropa
Market saham Eropa di zona merah saat menit-menit awal pada perdagangan hari Rabu (18/12) pagi waktu setempat. Para pemodal bersikap hati-hati menyusul pernyataan PM Inggris Boris Johnson menahan perpanjangan negosiasi dengan Uni Eropa melampaui tahun 2020, membangkitkan ketakutan proses Brexit berjalan alot.
Indeks DAX (Jerman) -0,35% pada posisi 13.252.
Indeks FTSE (Inggris) +0,13% di level 7.534.
Indeks CAC (Perancis) -0,05% ke posisi 5.965.

Oil
Harga minyak melemah pada perdagangan hari Rabu (18/12). Data yang dirilis menunjukkan stok minyak AS meningkat. Tetapi harapan bahwa demand akan naik secara kuat tahun depan membatasi harga turun lebih dalam.
Minyak Brent drop 21 sen ke harga USD65,89 per barel (01:10 GMT). Sedangkan minyak WTI terkoreksi 31 sen ke level USD60,63 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author