Bursa Siang: IHSG Melaju Kencang Ketika Manuver Brexit Tekan Market Regional

Bursa Siang: IHSG Melaju Kencang Ketika Manuver Brexit Tekan Market Regional

Posted by Written on 18 December 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) melaju cepat pada perdagangan sesi pagi hari Rabu (18/12). Indeks naik +11 poin (+0,19 persen) ke level 6.256.

Indeks LQ45 +0,25% ke 1.010. Indeks IDX30 +0,22% ke level 551. Indeks IDX80 +0,12% ke 142. Indeks JII -0,27% ke posisi 696. Indeks Kompas100 +0,22% ke 1.270. Indeks Sri Kehati +0,41 persen ke 396. Indeks SMInfra18 +0,01 persen ke level 326.

Saham-saham teraktif: BRPTADROIMASPGASINDYPWONHMSP

Saham-saham top gainers LQ45: PWONCTRABBCAPGASPTPPINKPBSDE

Saham-saham top losers LQ45: GGRMUNVRINTPEXCLKLBFBBNICPIN

Nilai transaksi mencapai Rp4,53 triliun. Volume trading sebanyak 49,93 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp1,55 triliun.

Nilai tukar rupiah melemah tipis -0,11 persen ke level Rp14.000 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak melemah di sesi pagi pada perdagangan hari Rabu (18/12). Hal ini terjadi seiring risiko Brexit tanpa kesepakatan meningkat lagi.

Reuters memberitakan bahwa PM Inggris Boris Johnson yang baru saja menang pemilu akan menggunakan jalan keras pada 2020 untuk menuntut Uni Eropa memberikan kepadanya kesepakatan perdagangan bebas komprehensif dalam waktu kurang dari 11 bulan.

"Manuver Johnson's bertujuan menunda kemungkinan perpanjangan, secara esensi meningkatkan kemungkinan ketidaksepakatan Brexit," kata Rodrigo Catril, Analis pada National Australia Bank seperti dikutip Reuters.

Pasar saham China flat di sesi pagi. Indeks Shenzhen Component naik 0,17 persen. Indeks Shenzhen Composite menguat tipis. Pergerakan positif juga terjadi di bursa Hong Kong setelah Indeks Hang Seng ke zona hijau.

Pasar saham Jepang bergerak ke zona merah. Indeks Nikkei 225 parkir melorot saat sesi siang masih berlangsung. Sementara Indeks Topix juga melemah, turun -0,32 persen.
Ekspor Jepang turun 7,9 persen di periode November, terus melemah 12 bulan secara langsung. Namun angka tersebut masih lebih dari perkiraan turun sebesar 8,6 persen. Penurunan tersebut juga lebih baik bila dibanding periode Oktober yang turun 9,2 persen. Namun impor Jepang lebih buruk dari ekspektasi, turun 15,7 persen dibanding perkiraan turun sebesar 12,7 persen.
Bursa saham Korsel juga melandai. Indeks Kospi datar. Sedangkan Bursa saham Australia ke zona merah. Indeks S&P/ASX200 di bursa Australia melemah seiring tekanan yang terjadi pada saham perbankan dan tambang. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) flat.
Indeks dolar AS naik tipis ke level 97,281 dibanding sesi sebelumnya di posisi 97,0.
Nilai tukar yen melorot ke posisi 109,45 terhadap USD dibanding posisi sesi kemarin di 109,2 yen.
Dolar Australia melaju ke level $0,6844 dibanding sesi sebelumnya di level $0,6835.
Indeks Nikkei (Jepang) -0,40% ke level 23.970. (11.45 AM)
Indeks Shanghai (China) -0,08% ke posisi 3.020. (break)
Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,08% pada level 27.822. (break)
Indeks STI (Singapura) +0,27% ke level 3.209. (12.00 PM).

Oil
Harga minyak melemah di sesi pagi pada perdagangan hari Rabu (18/12). Data yang dirilis menunjukkan stok minyak AS meningkat. Tetapi harapan bahwa demand akan naik secara kuat tahun depan membatasi harga turun lebih dalam.
Minyak Brent drop 21 sen ke harga USD65,89 per barel (01:10 GMT). Sedangkan minyak WTI terkoreksi 31 sen ke level USD60,63 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author