Bursa Sore: Aksi Beli Berlanjut, Gerak IHSG Makin Mulus

Bursa Sore: Aksi Beli Berlanjut, Gerak IHSG Makin Mulus

Posted by Written on 16 December 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bertahan di zona hijau hingga akhir perdagangan hari Senin (16/12). Indeks melaju +14 poin (+0,23 persen) ke level 6.211.

Indeks LQ45 +0,34% ke 1.000. Indeks IDX30 +0,35% ke level 545. Indeks IDX80 +0,31% ke 141. Indeks JII +0,12% ke posisi 693. Indeks Kompas100 +0,30% ke 1.259. Indeks Sri Kehati +0,30 persen ke 392. Indeks SMInfra18 +0,64 persen ke level 325.

Saham-saham teraktif: MNCNIPTVIFIIPTBAMEDCADROBBRI

Saham-saham top gainers LQ45: MEDCINDYERAA

PTBAUNTRINCOADRO

Saham-saham top losers LQ45: BTPSBMRISCMASMGRBBTNCTRATLKM

Nilai transaksi mencapai Rp8,07 triliun. Volume trading sebanyak 92,44 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp189,28 miliar.

Nilai tukar rupiah stagnan ke level Rp14.000 terhadap USD (04.00 PM).


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak menguat pada finis perdagangan hari Senin (16/12) setelah AS-China mencapai kesepakatan perjanjian perdagangan fase awal. Tetapi aksi ambil untung dan kehati-hatian atas detil kesepakatan tersebut menyebabkan penguatan pasar terbatasi.

Tim Negosiasi Pemerintah AS, Robert Lighthizer pada Ahad kemarin mengatakan kesepakatan perjanjian perdagangan AS-China fase I yang disepakati hari Jumat secara total telah rampung. Hal itu kata dia akan meningkatkan ekspor AS ke China dua kali lipat dalam 2 tahun ke depan.

Kesepakatan perjanjian perdagangan AS-China fase I menangguhkan tarif impor barang asal China senilai USD 160 miliar yang dijadwalkan berlaku pada hari Minggu kemarin. AS juga sepakat menurunkan tarif impor menjadi 7,5 persen terhadap produk China senilai USD 120 miliar.

"AS dan China mencapai kesepakatan perdagangan tetapi pasar dengan cepat mempertanyakan dampak positif pengumuman tersebut," kata Analis pada ANZ Research, John Bromhead seperti dikutip CNBC.

John menilai, pengumuman itu langkah ke arah yang benar bagi kedua negara tetapi tidak sepenuhnya mengurangi kemungkinan perselisihan perdagangan kedua negara di tahun ini. Dia menambahkan, belum ada indikasi AS akan terus mundur dalam penentuan tarif impor ke depan.

Pasar saham China ke area positif. Indeks Shenzhen Component naik 1,54 persen ke 10.158. Demikian pula Indeks Shenzhen Composite menguat 1,56 persen di level 1.686.

Data produksi industri periode November di Hong Kong yang naik 6,2 persen (YoY). Angka tersebut di atas perkiraan para analis. Penjualan ritel naik 8,0 persen, melampaui ekspektasi sebesar 7,6 persen.

Di bursa saham Hong Kong, Indeks Hang Seng bergerak melemah.

Sedangkan Bursa saham Australia melaju positif menjadi lokomotif penguatan market saham regional. Indeks S&P/ASX200 di bursa Australia bergerak naik 1,63 persen ke level 6.849.
Pasar saham Jepang bergerak terkoreksi tipis setelah mencetak rally kuat pada akhir pekan kemarin. Indeks Nikkei 225 parkir di zona negatif. Sementara Indeks Topix melemah 0,18 persen ke 1.736.
Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) menguat 0,21 persen. Bursa saham Korsel tertekan. Indeks Kospi melemah 0,10 persen ke level 2.168.
Indeks dolar AS melemah ke level 96,964 dibanding sesi sebelumnya di posisi 97,158.
Nilai tukar yen melorot ke posisi 109,38 terhadap USD dibanding posisi sesi kemarin di 109,27 yen.
Dolar Australia melemah ke level $0,6874 dibanding sesi sebelumnya di level $0,693.
Indeks Nikkei (Jepang) -0,29% ke level 23.952.
Indeks Shanghai (China) +0,56% ke posisi 2.984.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,65% pada level 27.508.
Indeks STI (Singapura) -0,12% ke level 3.210.

Bursa Eropa
Market saham Eropa menguat saat menit-menit awal pada perdagangan hari Senin (16/12) pagi waktu setempat. Deal perjanjian perdagangan AS-China fase awal jadi sentimen pendorong.
Indeks DAX (Jerman) +0,56% ke level 13.356.
Indeks FTSE (Inggris) +0,62% pada posisi 7.398.
Indeks CAC (Perancis) +0,53% di level 5.959.

Oil
Harga minyak melorot di sesi sore pada perdagangan hari Senin (16/12). Para investor memburu kejelasan di luar dampak kesepakatan perdagangan fase I AS-China yang diperkirakan mendorong arus (ekspor) di antara kedua negara tersebut.
Minyak Brent drop 10 sen ke harga USD65,12 per barel (07:29 GMT). Sedangkan minyak WTI terkoreksi 10 sen ke level USD59,97 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin
#YukNabungETF 
#IPOTKaryaAnakBangsa 
#BanggaPakeIPOT 
#IPOTPionner


comments

  • bartrea90 Avatar

    This is the information I am looking for. This article is clear and easy to understand. I'm learning more about this. Hope you bring more things related to it. Thanks a lot! 2 player games

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author