Bursa Sore: Aksi Beli Belum Mampu Jauhkan IHSG Dari Zona Pelemahan

Bursa Sore: Aksi Beli Belum Mampu Jauhkan IHSG Dari Zona Pelemahan

Posted by Written on 12 December 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) tergerus pada ujung perdagangan hari Kamis (12/12). Indeks melemah -41 poin (-0,66 persen) ke level 6.139.

Indeks LQ45 -0,80% ke 982. Indeks IDX30 -0,80% ke level 535. Indeks IDX80 -0,77% ke 138. Indeks JII -1,37% ke posisi 679. Indeks Kompas100 -0,68% ke 1.240. Indeks Sri Kehati -0,75 persen ke 386. Indeks SMInfra18 -0,55 persen ke level 318.

Saham-saham teraktif: REAL-W, IPTVMNCNTLKMTCPIBBRIFILM

Saham-saham top gainers LQ45: INCOSRILLPPFWIKAANTMCTRABBRI

Saham-saham top losers LQ45: INTPBRPTBBCAICBPGGRMBBRIBSDE

Nilai transaksi mencapai Rp9,17 triliun. Volume trading sebanyak 139,14 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp166,16 miliar.

Nilai tukar rupiah naik tipis +0,07% ke level Rp14.020 terhadap USD (04.00 PM).


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak naik tipis pada perdagangan hari Kamis (12/12). Pergerakan ini setelah the Fed mengisyaratkan bahwa pihaknya tidak akan menaikkan suku bunga pada 2020.

"Sikap akomodatif the Fed memang mendukung pasar ekuitas, tetapi peluang hasil pemilu yang mengganggu di Inggris sangat nyata," Michael McCarthy, Analis pada CMC Market yang berbasis di Sydney seperti dikutip reuters.

Menurut McCarthy, pelaku pasar juga menghadapi masalah perdagangan AS-China. Kata dia kemungkinan akan terlihat sentimen perdagangan yang sangat tenang dan beberapa investor dapat mengunci keuntungan seiring berjalannya hari.

Pasar saham Jepang bergerak menguat. Indeks Nikkei 225 parkir ke zona positif saat akhir sesi. Sementara Indeks Topix berakhir ke level 1.712.

Di bursa saham Hong Kong, Indeks Hang Seng bergerak menguat signifikan. Hal ini terjadi seiring penguatan saham unggulan Tencent sebesar 3,06 persen. AIA naik 2,31 persen.
Sementara market saham China melemah. Indeks Shenzhen Component terkoreksi -0,17 persen ke 9.836. Indeks Shenzhen Composite juga bergerak turun -0,193 persen ke 1.636.
Sedangkan Bursa saham Australia melorot ke zona negatif. Indeks S&P/ASX200 di bursa Australia bergerak melorot, turun -0,65 persen ke level 6.708. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) menguat 0,96 persen.
Bursa saham Korsel mendaki positif. Indeks Kospi menguat 1,51 persen ke 2.137. Saham unggulan di bursa Korsel seperti Samsung Electronics dan SK Hynix menguat masing-masing lebih dari 2,5 persen.
Indeks dolar AS melemah ke level 97,096 dibanding sesi sebelumnya di posisi 97,5.
Nilai tukar yen melorot ke posisi 108,61 terhadap USD dibanding posisi sesi kemarin di 108,44 yen.
Dolar Australia bangkit ke level $0,6882 dibanding sesi sebelumnya di level $0,681.
Indeks Nikkei (Jepang) +0,14% ke level 23.424.
Indeks Shanghai (China) -0,30% ke posisi 2.915.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +1,31% pada level 26.994.
Indeks STI (Singapura) +0,80% ke level 3.198.

Bursa Eropa
Market saham Eropa menguat saat awal-awal sesi pada perdagangan hari Kamis (12/12) pagi waktu setempat. Pasar saham Eropa merespon positif sinyal dovish kebijakan the Fed.
Indeks DAX (Jerman) +0,14% pada posisi 13.164.
Indeks FTSE (Inggris) +0,28% ke level 7.236.
Indeks CAC (Perancis) +0,16% di posisi 5.870.

Oil
Harga minyak menguat di sesi sore pada perdagangan hari Kamis (12/12) mood market bergeser ke arah bantuan OPEC yang memperkirakan defisit pasokan tahun depan. Terhindar dari malapetaka dan kesuraman karena data memperlihatkan persediaan minyak di AS secara mengejutkan naik.
Minyak Brent naik 28 sen ke harga USD64,00 per barel (02:42 GMT). Sedangkan minyak WTI naik 12 sen ke level USD58,88 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author