Bursa Siang: Jelang Rilis Kebijakan The Fed, IHSG Ikut Gerak Variatif Market Regional

Bursa Siang: Jelang Rilis Kebijakan The Fed, IHSG Ikut Gerak Variatif Market Regional

Posted by Written on 11 December 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) terkikis tipis pada perdagangan sesi pagi hari Rabu (11/12). Indeks melemah hanya -5 poin (-0,08 persen) ke level 6.178.

Indeks LQ45 -0,28% ke 989. Indeks IDX30 -0,33% ke level 539. Indeks IDX80 -0,27% ke 140. Indeks JII -0,07% ke posisi 690. Indeks Kompas100 -0,19% ke 1.248. Indeks Sri Kehati -0,24 persen ke 388. Indeks SMInfra18 -0,16 persen ke level 320.

Saham-saham teraktif: DEALTCPIIKAIJSKYADROPGASTLKM

Saham-saham top gainers LQ45: MEDCBTPSPGASMNCNINCOAKRAPTPP

Saham-saham top losers LQ45: EXCLINDFBBNIASIIUNVRTLKMLPPF

Nilai transaksi mencapai Rp2,51 triliun. Volume trading sebanyak 41,33 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp59,03 miliar.

Nilai tukar rupiah terkoreksi -0,22 persen ke level Rp14.036 terhadap USD (12.00 PM).


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak variatif di sesi pagi pada perdagangan hari Rabu (11/12). Hal ini terjadi jelang the Fed memutuskan tingkat suku bunga acuan yang akan di rilis hari ini di Amerika Serikat.

Diperkirakan the Fed membiarkan suku bunga acuan tidak berubah," kata Joseph Capurso, Analis pada Commonwealth Bank of Australia seperti dikutip CNBC . Dia menambahkan, the Fed merasa yakin kebijakan moneter saat ini berada pada tingkat yang tepat untuk mengangkat inflasi AS kembali ke target.

Market saham China mix. Indeks Shenzhen Component turun -0,55 persen. Indeks Shenzhen Composite juga bergerak negatif -0,401 persen. Di bursa saham Hong Kong, Indeks Hang Seng bergerak menguat.

Sementara itu pasar saham Jepang turun tipis. Indeks Nikkei 225 parkir ke zona negatif saat sesi siang masih berlangsung. Sementara Indeks Topix menguat tipis.
Sedangkan Bursa saham Australia melaju positif. Indeks S&P/ASX200 di bursa Australia bergerak naik 0,5 persen.
Bursa saham Korsel melawan tren pelemahan pasar regional secara umum, Indeks Kospi menguat 0,49 persen. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) menguat 0,37 persen.
Indeks dolar AS melemah ke level 97,506 dibanding sesi sebelumnya di posisi 97,6.
Nilai tukar yen melorot ke posisi 108,74 terhadap USD dibanding posisi sesi kemarin di 108,6 yen.
Dolar Australia bangkit ke level $0,681 dibanding sesi sebelumnya di level $0,683.
Indeks Nikkei (Jepang) -0,13% ke level 23.380. (11.55 AM)
Indeks Shanghai (China) +0,12% ke posisi 2.920. (break)
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,33% pada level 26.522. (break)
Indeks STI (Singapura) +0,29% ke level 3.172. (12.00 PM).

Oil
Harga minyak terkoreksi di sesi pagi pada perdagangan hari Rabu (11/12) setelah data menunjukkan persediaan minyak di AS secara tak terduga naik. Sementara di sisi lain para investor menunggu kabar apakah pelaksanaan kenaikan tarif impor produk China oleh AS akan berlaku pada hari Minggu akhir pekan ini.
Minyak Brent drop 44 sen ke harga USD63,90 per barel (03:42 GMT). Sedangkan minyak WTI melorot 33 sen ke level USD58,91 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author