Bursa Sore: Perlambatan Ekonomi Batasi Laju Market Regional, IHSG Stagnan

Bursa Sore: Perlambatan Ekonomi Batasi Laju Market Regional, IHSG Stagnan

Posted by Written on 09 December 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) naik tipis pada perdagangan hari Senin (9/12) setelah bergerak melandai. Indeks melaju +6 poin (+0,11 persen) ke level 6.193.
Indeks LQ45 +0,07% ke 993. Indeks IDX30 -0,05% ke level 542. Indeks IDX80 +0,16% ke 140. Indeks JII -0,17% ke posisi 691. Indeks Kompas100 +0,19% ke 1.252. Indeks Sri Kehati +0,01 persen ke 390. Indeks SMInfra18 -0,29 persen ke level 323.
Saham-saham teraktif: MNCNIPTVTOWRTCPIBKSLWSKTTLKM

Saham-saham top gainers LQ45: MNCNSCMAPTPPCTRAPWONWSKTERAA

Saham-saham top losers LQ45: BTPSINCOKLBFADROBRPTICBPTPIA

Nilai transaksi mencapai Rp6,41 triliun. Volume trading sebanyak 90,80 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp56,21 miliar.
Nilai tukar rupiah menguat +0,18 persen ke level Rp14.010 terhadap USD (04.00 PM).

Bursa Asia
Market saham Asia naik tipis pada perdagangan hari Senin (9/12) merespon momentum penguatan Wall Street setelah data lapangan kerja di AS kuat. Namun kenaikan pasar regional dibatasi kekhawatiran perlambatan ekonomi China akibat perang dagang dengan AS.
Market saham China stagnan. Indeks Shenzhen Component berakhir di posisi 9.876. Indeks Shenzhen Composite ke level 1.640. Ekspor China turun 1,1 persen (YoY) di periode November, lebih jelek dari perkiraan para analis yang memperkirakan turun 1,0 persen. Sedangkan impor naik 0,3 persen, jauh lebih baik dari perkiraan, turun sebesar 1,8 persen.
"Meskipun data perdagangan tidak berdampak banyak, kekhawatiran kepada lambatnya pertumbuhan dan kurangnya stimulus pemerintah membatasi kenaikan pasar saham China," ujar Naoki Tashiro, Analis pada TS China Research.
"Namun saham terkait Chip berjalan baik, menunjukkan investor masih positif pada prospek negosiasi perdagangan AS-China secara keseluruhan," tambahnya.
Bursa saham Hong Kong menghijau. Indeks Hang Seng menguat meski terdapat peringatan aksi demo masa di Hong Kong yang telah berlangsung selama 6 bulan.
Pasar saham Jepang menguat. Indeks Nikkei 225 parkir ke zona hijau. Sementara Indeks Topix melaju naik 0,51 persen ke 1.722. Pertumbuhan ekonomi Jepang nak 1,8 persen di periode kuartal III. Angka tersebut jauh di atas perkiraan sebesar naik 0,2 persen.
Sedangkan Bursa saham Australia bangkit kembali. Indeks S&P/ASX200 di bursa Australia bergerak positif, naik 0,34 persen ke 6.730.
Di bursa saham Korsel, Indeks Kospi menguat 0,33 persen ke 2.088. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) menguat 0,3 persen.
Indeks dolar AS melemah ke level 97,644 dibanding sesi sebelumnya di posisi 98,1.
Nilai tukar yen mendaki ke posisi 108,59 terhadap USD dibanding posisi sesi kemarin di 109,6 yen.
Dolar Australia bangkit ke level $0,6831 dibanding sesi sebelumnya di level $0,678.
Indeks Nikkei (Jepang) +0,33% ke level 23.430.
Indeks Shanghai (China) +0,08% ke posisi 2.914.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,01% pada level 26.494.
Indeks STI (Singapura) -0,42% ke level 3.181.

Bursa Eropa
Market saham Eropa melemah saat menit-menit awal pada perdagangan hari Senin (9/12) pagi waktu setempat karena data ekspor China yang lemah disoroti akibat perang dagang AS-China berkepanjangan yang merugikan.
Indeks DAX (Jerman) -0,16% ke posisi 13.145.
Indeks FTSE (Inggris) -0,21% di level 7.224.
Indeks CAC (Perancis) -0,25% pada posisi 5.857.

Oil
Harga minyak terkoreksi di sesi sore pada perdagangan hari Senin (9/12) seiring data indikator perekomian yang dirilis pemerintah China. Ekspor barang dan jasa China melemah 4 bulan beruntun, menakutkan pasar yang telah prihatin dengan pelemahan demand global akibat perang dagang AS-China.
Minyak Brent drop 21 sen ke harga USD64,18 per barel (07:31 GMT). Sedangkan minyak WTI melorot 30 sen ke level USD58,90 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author