Riset Iconomics dan RRI: IndoPremier Jadi Sekuritas Pilihan Milenial

Riset Iconomics dan RRI: IndoPremier Jadi Sekuritas Pilihan Milenial

Posted by Written on 06 December 2019


Ipotnews- Berdasarkan hasil riset survei persepsi milenial terhadap industri jasa keuangan Indonesia yang dilakukan Iconomics Research dan RRI, PT Indo Premier Sekuritas (IndoPremier) menjadi salah satu perusahaan jasa keuangan dengan tingkat Brand Usage yang tinggi dan persepsi Brand Awarenss maupun Brand Image yang baik.

Pada penyelenggaraan Financial Award 2019 bertajuk Millennials Choice di Jakarta, Kamis (5/12) malam, Iconomics menilai bahwa saat ini populasi Indonesia didominasi oleh kelompok usia milenial (generasi Y). 

"Penduduk tersebut akan menjadi kelompok usia produktif pada tahun 2020 dengan rentang usia 20-40 tahun," kata Research of Director Iconomics, Alexander Mulya dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (6/12).

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2017 jumlah populasi milenial mencapai 88 juta jiwa atau 33,75 persen dari total populasi Indonesia. Saat ini hingga beberapa tahun ke depan, generasi milenial menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia, karena jumlahnya yang besar dan berada dalam kelompok usia produktif.

Pada riset yang dilakukan Iconomics dan RRI mengenai persepsi milenial terhadap industri jasa keuangan, IndoPremier masuk ke dalam kategori sekuritas yang menjadi pilihan milenial. Riset ini melibatkan 10.000 responden di sepuluh kota besar pada Oktober 2019.

Riset brand equity ini menggunakan lima atribut dasar dalam penilaiannya, yakni brand usage, brand awareness, brand image, customer service quality dan social economy contribution.

Iconomics dan RRI menemukan hal menarik pada riset tersebut, seperti penetrasi jasa keuangan (dilihat dari brand usage perusahaan jasa keuangan di kalangan milenial) yang relatif kecil, yaitu 13,04 persen. "Hal ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi para pelaku industri jasa keuangan untuk meningkatkan penetrasi di kalangan milenial," ujar Alexander.

Meski penetrasi relatif rendah, namun menurut Alexander, hasil riset menunjukkan bahwa pengetahuan milenial (dilihat dari brand awareness) atas perusahaan jasa keuangan relatif tinggi, yaitu rata-rata 41,32 persen. 

"Generasi milenial cenderung memberikan penilaian relatif baik terhadap brand-brand perusahaan jasa keuangan yang terlihat dari persentase brand image, persepsi terhadap customer service quality dan social economy contribution," ucapnya.

Iconomics menilai, brand awareness yang relatif tinggi dan penilaian relatif baik terhadap brand-brand jasa keuangan merupakan modal untuk memudahkan perusahaan jasa keuangan dalam meningkatkan penetrasi. 

Artinya, generasi milenial Indonesia sudah memiliki kesadaraan tinggi dan penilaian yang baik terhadap perusahaan jasa keuangan, selanjutnya hanya melakukan action untuk menggunakan produk jasa keuangan.

Pada hasil survei tersebut, Iconomics dan RRI memberikan apresiasi kepada 72 perusahaan jasa keuangan yang terdiri atas delapan perusahaan sekuritas, 13 bank, 13 perusahaan asuransi jiwa, sepuluh perusahaan asuransi umum, 12 perusahaan pembiayaan, empat perusahaan asuransi sosial dan wajib serta 12 perusahaan teknologi finansial (fintech).

Adapun apresiasi yang diberikan kepada perusahan jasa keuangan dalam acara Financial Award 2019 yang dibuka oleh pengusaha nasional, Sandiaga Uno tersebut adalah sebagai berikut:


Sekuritas

1. PT Indo Premier Sekuritas
2. PT Mandiri Sekuritas
3. PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia
4. PT Morgan Stanley Sekuritas Indonesia
5. PT Bank Negara Indonesia Sekuritas
6. PT Valbury Sekuritas Indonesia
7. PT Sinarmas Sekuritas
8. PT Trimegah Sekuritas Indonesia


Bank BUKU IV

9. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)
10. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)
11. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
12. PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN)


Bank BUKU III

13. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN)
14. PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR)
15. PT Bank Syariah Mandiri
16. PT Bank Bukopin Tbk (BBKP)
17. PT Bank Permata Tbk (BNLI)


Bank BUKU II

18. PT Bank Multiarta Sentosa
19. PT Bank BNI Syariah
20. PT Bank BRIsyariah Tbk (BRIS)
21. PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPS)


Asuransi Jiwa (Aset > 10 T)

22. PT Prudential Life Assurance
23. PT AIA Financial
24. PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia
25. PT Allianz Life Indonesia


Asuransi Jiwa (Aset < 10 T)

26. PT Asuransi BRI Life
27. PT Panin Dai-ichi Life
28. PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya
29. PT Axa Financial Indonesia
30. PT Great Eastern Life Indonesia


Asuransi Jiwa ( Aset < 5 T)

31. PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia
32. PT Asuransi Jiwa Inhealth
33. PT Asuransi CIGNA Indonesia
34. PT Asuransi Jiwa Indosurya Sukses


Asuransi Umum (Aset > 5 T)

35. PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) (Askrindo)
36. PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) (Jasindo)
37. PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU)
38. PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance)


Asuransi Umum (Aset < 5 T)

39. PT Asuransi Wahana Tata
40. PT BRINS General Insurance
41. PT Asuransi Bina Dana Artha Tbk (ABDA)
42. PT Asuransi Allianz Utama Indonesia
43. PT Asuransi ASEI Indonesia
44. PT American International Group (AIG Insurance)


Pembiayaan (Aset > 15 T)

45. PT Federal International Finance (FIF)
46. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF)
47. PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN)
48. PT Mandiri Tunas Finance


Pembiayaan (Aset < 15 T)

49. PT Mitra Pinasthika Mustika
50. PT Bussan Auto Finance
51. PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN)
52. PT BCA Finance
53. PT Bank Negara Indonesia Multifinance


Pembiayaan Khusus

54. PT Pegadaian (Persero)
55. PT Permodalan Nasional Madani (Persero)
56. PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)


Asuransi Sosial

57. Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial Kesehatan ( BPJS Kesehatan)
58. Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenegakerjaan ( BPJS Ketenagakerjaan)


Asuransi Wajib

59. PT Jasa Raharja (Persero)
60. PT Taspen (Persero)


Teknologi Finansial

61. PT Investree Radhika Jaya (Investree)
62. PT Amartha Mikro Fintek (Amartha)
63. PT Digital Alpha Indonesia (Uang Teman)
64. PT Mitrausaha Indonesia Grup (Modalku)
65. PT Oriente Mas Sejahtera (Finmas)
66. PT Finaccel Digital Indonesia (Kredivo)
67. PT Akulaku Silvrr Indonesia (Akulaku)
68. PT Digital Tunai Kita (TunaiKita)
69. PT Bank Amar Indonesia (Tunaiku)
70. PT Layanan Keuangan Berbagi (Dana Rupiah)
71. PT Kredit Utama Fintech Indonesia (Rupiah Cepat)
72. PT Pinjaman Kemakmuran Rakyat (Klik UMKM )


(Budi)

Sumber : admin

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author