Bursa Sore: Aksi Beli Pemodal Asing Dukung IHSG Menguat

Bursa Sore: Aksi Beli Pemodal Asing Dukung IHSG Menguat

Posted by Written on 06 December 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bangkit ke zona hijau pada perdagangan hari Jumat (6/12). Indeks menguat +34 poin (+0,56 persen) ke level 6.186.

Indeks LQ45 +0,63% ke 992. Indeks IDX30 +0,54% ke level 542. Indeks IDX80 +0,69% ke 140. Indeks JII +0,91% ke posisi 692. Indeks Kompas100 +0,79% ke 1.250. Indeks Sri Kehati +0,50 persen ke 390. Indeks SMInfra18 +0,72 persen ke level 324.

Saham-saham teraktif: IPTVMNCNTOWRMAMIACESWSKTBBRI

Saham-saham top gainers LQ45: WSKTPTPPWIKASCMAINKPTKIMHMSP

Saham-saham top losers LQ45: GGRMPTBAJSMRMEDCBBRIBBTNADRO

Nilai transaksi mencapai Rp7,17 triliun. Volume trading sebanyak 164,44 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp772,56 miliar.

Nilai tukar rupiah menguat +0,18 persen ke level Rp14.035 terhadap USD (04.00 PM).


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak positif pada perdagangan hari Jumat (6/12). Penguatan ini terjadi menjelang rilis data nonfarm payrolls AS periode bulan Nopember.

Para investor juga memandang positif pernyataan kembali Donald Trump bahwa negosiasi kesepakatan perdagangan AS-China bergerak terus.

"Banyak pelaku pasar mengambil sikap menunggu dan memantau karena kurangnya sinyal baru kesepakatan perdagangan AS-China jelang rilis data payrolls AS. Tapi yang jelas suasananya cukup positif," kata Yasuo Sakuma, Analis pada Libra Investment seperti dikutip Reuters.

Market saham China menguat saat akhir sesi. Indeks Shenzhen Component naik 0,81 persen ke 9.878. Indeks Shenzhen Composite bergerak naik 0,821 persen ke 1.640.

Bursa saham Hong Kong juga menguat. Indeks Hang Seng melaju positif. Saham-saham unggulan di bursa Hong Kong Alibaba dan Tencent menguat 2,65 persen dan 1,7 persen.

Pasar saham Jepang bangkit. Indeks Nikkei 225 parkir ke zona hijau saat berakhir perdagangan. Sementara Indeks Topix melaju 0,11 persen ke 1.713. Data yang dirilis pemerintah Jepang menunjukkan, belanja rumah tangga Jepang periode Oktober turun 5,1 persen (YoY). Hal ini terjadi setelah pajak penjualan naik yang berlaku pada periode bulan tersebut.
Sedangkan Bursa saham Australia bangkit kembali. Indeks S&P/ASX200 di bursa Australia bergerak positif, naik 0,36 persen ke level 6.707.
Di bursa saham Korsel, Indeks Kospi menguat 1,02 persen ke 2.081. Penguatan ini seiring laju positif saham berbobot tinggi seperti Samsung Electronics dan SK Hynix yang menguat masing-masing 1,82 persen dan 2,28 persen.
Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) menguat 0,56 persen.
Indeks dolar AS melemah ke level 97,374 dibanding sesi sebelumnya di posisi 98,0.
Nilai tukar yen mendaki ke posisi 108,64 terhadap USD dibanding posisi sesi kemarin di 108,8 yen.
Dolar Australia bangkit ke level $0,6842 dibanding sesi sebelumnya di level $0,678.
Indeks Nikkei (Jepang) +0,23% ke level 23.354.
Indeks Shanghai (China) +0,43% ke posisi 2.912.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +1,07% pada level 26.498.
Indeks STI (Singapura) +0,57% ke level 3.192.

Bursa Eropa
Market saham Eropa menguat saat menit-menit awal pada perdagangan hari Jumat (6/12) pagi waktu setempat. Laju positif pasar saham Eropa ini terjadi menjelang rilis data lapangan kerja di AS. Para investor di Eropa juga terus memantau perkembangan perundingan perdagangan AS-China.
Indeks DAX (Jerman) +0,19% pada level 13.079.
Indeks FTSE (Inggris) +0,42% di posisi 7.167.
Indeks CAC (Perancis) +0,35% ke level 5.822.

Oil
Harga minyak melemah tipis di sesi sore pada perdagangan hari Jumat (6/12). Para trader menanti hasil pertemuan OPEC dan aliansinya pada petang hari ini waktu setempat. Meeting tersebut diperkirakan menyepakati secara resmi pengendalian produksi lebih besar pada awal tahun 2020.
Minyak Brent drop 10 sen ke harga USD63,29 per barel (07:30 GMT). Sedangkan minyak WTI melorot 7 sen ke level USD58,36 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author