Bursa Sore: Laju Market Regional Terbatas, IHSG Konsisten Menghijau

Bursa Sore: Laju Market Regional Terbatas, IHSG Konsisten Menghijau

Posted by Written on 05 December 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) konsisten berada di zona hijau sepanjang sesi pada perdagangan hari Kamis (4/12). Indeks melaju +39 poin (+0,64 persen) ke level 6.152.
Indeks LQ45 +1,26% ke 986. Indeks IDX30 +1,31% ke level 539. Indeks IDX80 +1,18% ke 139. Indeks JII +1,26% ke posisi 686. Indeks Kompas100 +0,88% ke 1.240. Indeks Sri Kehati +1,11 persen ke 388. Indeks SMInfra18 +1,92 persen ke level 321.
Market saham regional berakhir menguat meski terbatas penguatannya. Hal ini terjadi seiring optimisme pelaku pasar terhadap prospek kesepakatan perdagangan AS-China tertutup oleh manuver dan pernyataan Presiden AS Donald Trump. Sementara itu pasar saham domestik konsisten di zona hijau hingga akhir sesi.
Saham-saham teraktif: MNCNIPTVMAMILUCKTOWRBHITESIP

Saham-saham top gainers LQ45: ADROSMGRWIKAPGASERAAPTBAAKRA

Saham-saham top losers LQ45: GGRMKLBFBRPTBBCACTRACPINPWON

Nilai transaksi mencapai Rp6,93 triliun. Volume trading sebanyak 113,86 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp36,71 miliar.
Nilai tukar rupiah menguat +0,28 persen ke level Rp14.060 terhadap USD (04.00 pm).

Bursa Asia
Market saham Asia rebound pada perdagangan hari Kamis (5/12) seiring harapan AS-China akan segera menandatangani kesepakatan awal untuk mengakhiri perang dagang 17 bulan. Namun sinyal berlawanan dari Presiden AS Donald Trump tetap menutup optimisme investor.
Seperti diberitakan Reuters, Presiden AS Donald Trump menyatakan pembicaraan dengan China berjalan "sangat baik" setelah sehari sebelumnya dia mengatakan mungkin perlu waktu hingga akhir 2020 untuk mencapai (kesepakatan) perdagangan.
"Skenarionya adalah kedua pihak mencapai kesepakatan. Tekanan untuk mencapai kesepakatan sangat besar karena faktor kondisi perekonomian di kedua negara," ujar Shane Oliver, Analis pada AMP Capital Investors ((Sydney) seperti dikutip Reuters.
Pasar saham Jepang bangkit. Indeks Nikkei 225 parkir ke zona hijau. Sementara Indeks Topix melaju 0,48 persen ke 1.711. Saham unggulan, Fanuc menguat 1,98 persen. Saham Fanuc berbobot kuat di bursa Tokyo.
Market saham China juga rebound. Indeks Shenzhen Component naik 1,15 persen ke 9.799. Indeks Shenzhen Composite bergerak naik 1,147 persen ke 1.626. Bursa saham Hong Kong juga menguat. Indeks Hang Seng melaju positif saat akhir sesi.
Sedangkan Bursa saham Australia bangkit kembali setelah terpendam di zona pelemahan dalam 2 hari terakhir. Indeks S&P/ASX200 di bursa Australia rebound 1,16 persen ke 6.683.
Data biro statistik Australia menunjukkan penjualan ritel bergerak flat dibanding bulan sebelumnya. Penjualan ritel Australia di bawah ekspektasi para analis yang memperkirakan naik 0,3 persen.
Di bursa saham Korsel, Indeks Kospi memperpanjang koreksi -0,39 persen ke level 2.060. Pada sesi perdagangan kemarin market saham Korsel melemah.. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) menguat 0,57 persen.
Indeks dolar AS melemah ke level 97,562 dibanding sesi sebelumnya di posisi 97,7.
Nilai tukar yen tertekan ke posisi 108,81 terhadap USD dibanding posisi sesi kemarin di 108,5 yen.
Dolar Australia bangkit ke level $0,684 dibanding sesi sebelumnya di level $0,681.
Indeks Nikkei (Jepang) +0,71% ke level 23.300.
Indeks Shanghai (China) +0,74% ke posisi 2.899.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,59% pada level 26.217.
Indeks STI (Singapura) +0,46% ke level 3.174.

Bursa Eropa
Market saham eropa menguat tipis saat menit-menit awal pada perdagangan hari Kamis (5/12) pagi waktu setempat. Para investor masih terus memonitor negosiasi perdagangan AS-China, rilis data indikator perekonomian serta meeting OPEC.
Indeks DAX (Jerman) +0,06% ke posisi 13.149
Indeks FTSE (Inggris) -0,10% pada leve 7.181
Indeks CAC (Perancis) +0,39% di posisi 5.822

Oil
Harga minyak melemah di sesi sore pada perdagangan hari Kamis (5/12) jelang dimulainya pertemuan OPEC pada petang hari ini setelah di sesi sebelumnya menguat signifikan.
Minyak Brent drop 10 sen ke harga USD62,90 per barel (05:47 GMT). Sedangkan minyak WTI melorot 22 sen ke level USD58,21 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author