Bursa Pagi: Global-Regional Melaju, IHSG Berpeluang Balik Arah

Bursa Pagi: Global-Regional Melaju, IHSG Berpeluang Balik Arah

Posted by Written on 05 December 2019


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Kamis (5/12) dibuka menguat, mengikuti pergerakan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street yang diwarnai harapan positif perkembangan perundingan dagang AS-China. Presiden AS Donald trump mengatakan perundingan kedua negara berjalan baik, meskipun sehari sebelumnya ia mengisyaratkan akan menunda kesepakatan hingga pemilihan presiden AS pada November 2020.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan lonjakan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,9%. Indeks berlanjut melaju 1,0% (66,00poin) ke level 6.672,50 pada pukul 8:25 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak naik 0,71% (164,58 poin) ke posisi 23.299,82, setelah dibuka melompat 0,81% didorong lonjakan harga saham Fanuc sebesar 2%. Indeks Topix naik 0,6%. Indeks Kospi, Korea Selatan juga dibuka meningkat 0,61% dan berlanjut dengan bertambah 0,26% menjadi 2.074,17.

Melanjutkan tren kenaikan, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melompat 0,91% (237,95 poin) ke level 26.300,51 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China menguat 0,29% menjadi 2.886,52.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren kenaikan indeks acuan di bursa saham global dan regional setelah gagal bertahan di teritori positif pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup turun 0,34% di posisi 6.112. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange naik 0,94% menjadi USD24,66.

Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berpotensi kembali ke zona hijau berupaya melanjutkan tren kenaikan jangka panjang dengan dukungan capital inflow. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya peluang untuk berbalik menguat mendekati area jenuh beli.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, optimisme investor terkait perundingan dagang AS-China setelah adanya laporan bahwa kedua belah pihak kian dekat untuk menyepakati besaran tarif yang akan dicabut dalam kesepakatan dagang fase pertama, diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.

Selain itu menguatnya nilai tukar rupiah serta sebagian besar harga komoditas seperti minyak mentah, CPO, dan timah juga diprediksi akan menjadi tambahan katalis positif di pasar. IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan  support  di level 6.090 dan  resistance  di level 6.145.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: JSMR (Buy, Support: Rp5.100, Resist: Rp5.475), ADRO (Buy, Support: Rp1.300, Resist: Rp1.425), TLKM (Buy, Support: Rp3.920, Resist: Rp4.060), BBRI (Buy on Weakness, Support: Rp4.050, Resist: Rp4.200).

  • ETF: XPLQ ( SELL , Support: Rp488, Resist: Rp493), XBLQ ( SELL , Support: Rp469, Resist: Rp474), 

    XIIT ( SELL , Support: Rp542, Resist: Rp546).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi ditutup menguat, mengakhiri tren penurunan tiga hari berturut-turut. Pasar merespon berita Bloomberg yang menyebutkan perundingan AS dan China mendekati kesepakatan fase pertama dengan menarik kembali sejumlah tarif impor. Laporan itu menghapus sentimen negatif, mengimbangi rilis data rekrutmen sektor swasta Amerika yang lebih lemah dari perkiraan. Namun kenaikan pada sesi Rabu tersendat karena Prancis dan Uni Eropa mengancam akan membalas, jika AS memberlakukan tarif impor hingga 100% untuk barang Prancis. Negara-negara Eropa, termasuk Inggris, memiliki rencana untuk mengenakan pajak digital yang dinilai Washington akan merugikan perusahaan-perusahaan AS.

Pada saat bersamaan, Menteri Perdagangan AS, Wilbur Ross, mengatakan pemerintahan Trump tidak mengesampingkan penetapan tarif pada impor mobil-mobil Eropa, meski tidak mengumumkan keputusan itu pada November lalu. Saham Apple dan Nvidia naik 0,9%, Micron Technology melonjak 2,4%. Induk usaha Google, Alphabet, melompat 2%, dan Expedia melejit 6,2%. Harga saham minyak bumi melesat, mengantisipasi kesepakatan OPEC untuk memangkas produksi.

  • Dow Jones Industrial Average naik 0,5% (146,97 poin) menjadi 27.649,78.

  • S&P 500 meningkat 0,63% (19,56 poin) ke level 3.112,76.

  • Nasdaq Composite bertambah 0,54% (46,03 poin) ke posisi 8.566,67.
Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup menguat, karena sentimen positif investor terhadap prospek kesepakatan perdagangan tahap awal AS-China. Trump,mengatakan perundingan perdagangan dengan China berjalan "sangat baik," setelah sehari sebelumnya mengatakan kesepakatan perdagangan mungkin harus menunggu sampai setelah pilpres AS, November 2020. Indeks STOXX 600 naik 1,18% menjadi 403,19, dipimpin lonjakan harga saham sektor sumber daya dasar sebesar 1,7%. Rilis indeks PMI zona euro periode November versi IHS Markit tetap stabil di posisi 50,6.

Saham Ubisoft Entertainment Prancis melesat 6%, setelah Morgan Stanley menaikkan rekomendasi sahamnya menjadi "overweight". Saham Orange terjerembab hingga 4% setelah mengumumkan rencana untuk melepas kepemilikan menara ponsel di sebagian besar Eropa. Pertemuan para pemimpin NATO di Inggris, 'diramaikan' dengan pembatalan konferensi pers oleh Trump setelah muncul video Perdana Menteri Kanada dan para pemimpin dunia yang mengolok-olok Trump.

  • FTSE 100 Inggris naik 0,42% (29,74 poin) menjadi 7.188,50.

  • DAX 30 Jerman melonjak 1,16% (151,28 poin) ke posisi 13.140,57.

  • CAC 40 Prancis melesat 1,27% (72,46 poin) ke level 5.799,68.


Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir melemah, di tengah kemerosotan nilai mata uang safe-haven. Minat terhadap aset berisiko meningkat karena muncul harapan positif dalam negosiasi perdagangan AS-China. Rilis data ekonomi AS juga menjadi fokus investor, terutama setelah survei menunjukkan perekrutan sektor swasta AS pada November secara tak terduga melambat dengan laju terlemah dalam enam bulan, karena produsen barang dan perusahaan konstruksi memangkas jumlah tenaga kerja.

Perekrutan perusahaan AS meningkat 67.000 pada bulan lalu, lebih rendah dari perkiraan kenaikan sebesar 140.000 pekerjaan. Indikator aktivitas sektor jasa AS melambat pada November, dengan indeks non-manufaktur Institute for Supply Management turun menjadi 53,9 dari 54,7 pada Oktober. Beberapa analis menyebutkan bahwa The Fed mungkin harus mempertimbangkan kembali penetapan suku bunga jika data ekonomi AS terus melemah. Indeks dolar, ukuran kurs greenback terhadap enam mata uang negara maju turun 0,09% menjadi 97,648.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.10810.0003+0.03%6:19 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.31090.0005+0.04%6:20 PM
Yen (USD-JPY)108.85-0.01-0.01%6:20 PM
Yuan (USD-CNY)7.0499-0.0114-0.16%10:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,105.00-10.00-0.07%3:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 4/12/2019 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak naik, dengan lonjakan lebih dari 3%. Pasar mengekspektasikan bahwa OPEC + akan memperpanjang pembatasan produksi. Data pemerintah AS juga menunjukkan penurunan besar dalam stok minyak mentah domestik.

Menteri Perminyakan Irak, Thamer Ghadhban mengatakan, "pemotongan lebih dalam lebih disukai sejumlah anggota utama" dan setidaknya akan mendukung perpanjangan pemotongan yang ada hingga akhir 2020. Anggota OPEC bertemu Kamis besok dan dilanjutkan dengan pertemuan OPEC + di hari berikutnya. Badan Informasi Energi AS menyebutkan stok minyak mentah AS pada pekan lalu turun 4,9 juta barel, jauh melebihi perkiraan penurunan 1,7 juta barel, karena kilang meningkatkan produksi.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent, naik USD2,18 (3,6%) menjadi USD63 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI, naik USD2,33 (4,2%) menjadi USD58,43 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi berbalik melemah, setelah menembus USD1.484 di awal sesi, level tertinggi sejak 7 November. Pasar merespon laporan yang menyebutkan kemajuan dalam negosiasi perdagangan AS-China, dengan beralih ke aset-aset beresiko.

Harga emas sedikit tertahan oleh rilis data perekrutan tenaga kerja pengusaha swasta pada November yang mencatatkan level terendah dalam enam bulan. Harga lainnya; platinum anjlok 1,2% menjadi USD898,52 per ounce, perak merosot 1,8% menjadi USD16,85, dan palladium naik 0,7% menjadi USD1,868,66.

  • Harga emas di pasar spot turun 0,3% menjadi USD1.472,26 per ounce.

  • Harga emas berjangka turun 0,3% menjadi USD1.480,20 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author