Bursa Siang: AS-China Tunda Kesepakatan Perdagangan, IHSG Dan Market Regional Melemah

Bursa Siang: AS-China Tunda Kesepakatan Perdagangan, IHSG Dan Market Regional Melemah

Posted by Written on 04 December 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) melemah pada perdagangan sesi pagi hari Rabu (4/12). Indeks melorot -28 poin (-0,45 persen) ke level 6.106.

Indeks LQ45 -0,41% ke 973. Indeks IDX30 -0,36% ke level 532. Indeks IDX80 -0,37% ke 137. Indeks JII -0,41% ke posisi 677. Indeks Kompas100 -0,45% ke 1.230. Indeks Sri Kehati -0,41 persen ke 384. Indeks SMInfra18 -0,28 persen ke level 314.

Saham-saham teraktif: MAMIPGASBRPTFORZPUREASIITBIG

Saham-saham top gainers LQ45: ADROMNCNPGASSRILANTM,TLKM

Saham-saham top losers LQ45: INTPBBCAITMGWIKAGGRMPTPPCPIN

Nilai transaksi mencapai Rp2,65 triliun. Volume trading sebanyak 41,30 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp125,91 miliar.

Nilai tukar rupiah drop -0,14 persen ke level Rp14.120 terhadap USD (12.00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia melemah di sesi pagi pada perdagangan hari Rabu (4/12), memperpanjang koreksi yang terjadi sejak kemarin. Presiden AS Donald Trump menyatakan kesepakatan perdagangan AS-China mungkin tertunda sampai setelah Pilpres AS tahun 2020. Pernyataan Trump ini menghancurkan harapan adanya kesepakatan awal lebih cepat.

"Dalam beberapa hal, Saya lebih suka menunggu setelah Pilpres untuk kesepakatan perdagangan dengan China," kata Trump seperti dikutip Reuters.

Sementara Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross menyatakan jika tidak segera ada kemajuan perundingan perdagangan, maka tarif impor bagi produk China di antaranya ponsel, laptop dan mainan akan berlaku efektif 15 Desember.

Bursa saham Australia kembali menjadi lokomotif pelemahan market Asia. Indeks S&P/ASX200 di bursa Australia turun -1,4 persen. Saham unggulan bursa Australia, BHP melemah -2,5 persen. Badan Statistik Australia menyatakan ekonomi Australia kuartal III secara tahunan tumbuh 1,7 persen.

Sedangkan di pasar saham Jepang, Indeks Nikkei 225 tergelincir ke zona merah saat sesi siang masih berlangsung. Sementara Indeks Topix melemah -0,37 persen. Saham unggulan, Fast Retailing melemah -4 persen.

Market saham China mixed di sesi pagi. Indeks Shenzhen Component naik 0,18 persen. Indeks Shenzhen Composite bergerak naik sebagian. Sedangkan Indeks Shanghai Composite ke zona merah.
Bursa saham Hong Kong juga melemah. Indeks Hang Seng tergerus signifikan.
Di bursa saham Korsel, Indeks Kospi melorot -0,94 persen. Saham unggulan SK Hynix turun -1,78 persen. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) melemah -0,9 persen.
Indeks dolar AS melemah ke level 97,736 dibanding sesi sebelumnya di posisi 97,9.
Nilai tukar yen melaju ke posisi 108,54 terhadap USD dibanding posisi sesi kemarin di 109,2 yen.
Dolar Australia melemah ke level $0,6826 dibanding sesi sebelumnya di level $0,6853.
Indeks Nikkei (Jepang) -1,08% ke level 23.126. (11.50 am)
Indeks Shanghai (China) -0,34% ke posisi 2.872. (break)
Indeks Hang Seng (Hong Kong) -1,19% pada level 26.405. (break)
Indeks STI (Singapura) -0,64% ke level 3.152. (12.00 pm).

Oil
Harga minyak menguat di sesi pagi pada perdagangan hari Rabu (4/12) menjelang pertemuan OPEC dan aliansinya untuk mendiskusikan apakah akan memperpanjang kesepakatan pengendalian produksi guna menopang pasar. Sementara data industri menunjkkan bahwa stok minyak AS turun lebih besar dari perkiraan sehingga mendukung harga.
Minyak Brent menguat 35 sen ke harga USD61,17 per barel (02:46 GMT). Sedangkan minyak WTI naik 31 sen ke level USD56,41 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin
#YukNabungETF 
#IPOTKaryaAnakBangsa 
#BanggaPakeIPOT 
#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author