Bursa Pagi: Laju Global Melemah di Asia, IHSG Berpeluang Balik Arah

Bursa Pagi: Laju Global Melemah di Asia, IHSG Berpeluang Balik Arah

Posted by Written on 28 November 2019


Ipotnews - Perdagangan saham di bursa Asia pagi ini, Kamis (28/11), dibuka mixed cenderung melemah, berusaha melanjutkan tren kenaikan indeks acuan pada penutupan bursa saham utama Eropa dan pencatatan rekor tertinggi baru di bursa Wall Street. Laju indeks saham Asia terhambat oleh kabar bahwa Presiden AS sudah menandatangani UU dukungan AS terhadap protes Hongkong yang ditentang Beijing. Indeks MSCI Asia ex-Jepang bergerak mendatar.

Mengawali perdagangan saham hari ini, indeks ASX 200, Australia dibuka menguat 0,26% dan berlanjut naik 0,33% (22,30 poin) ke posisi 6.872,90 pada pukul 8:05 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak melemah 0,17% (-40,91 poin) menjadi 23.396,86, setelah dibuka bertambah 0,15%. Indeks Kospi, Korea selatan dibuka turun 0,3% di tengah penurunan indeks Posco sebesar 1%, dan berlanjut berkurang 0,16% menjadi 2.124,42.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka anjlok 0,71% (-190,37 poin) ke level 26.763,63 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China melemah 0,03% di posisi 2.902,36.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada pergerakan indeks acuan di bursa saham global dan regional yang cenderung positif, setelah lagi-lagi gagal membukukan kenaikan pada akhir sesi perdagangan kemarin. IHSG ditutup turun tipis 0,05% menjadi 6.023. Harga ETF saham Indonesia (EIDO) di New York Stocks Exchange turun 0,45% menjadi USD24,24.

Sejumlah analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini akan berpotensi berbalik menguat di rentang konsolidasi. Beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi rebound di area jenuh jual.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, menguatnya indeks bursa global seiring dengan positifnya data ekonomi AS pada bulan Oktober, serta rebound nilai tukar rupiah dan beberapa harga komoditas seperti CPO, timah dan batu bara diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk IHSG.

Sementara itu, ditekennya undang-undang yang mendukung para demonstran pro demokrasi di Hongkong oleh Trump berpotensi menghambat perundingan dagang, dan diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.

IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan  support  di level 5.995 dan  resistance  di level 6.050.Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: BBNI (Buy on Weakness, Support: Rp7.350, Resist: Rp7.550), EXCL (Buy on Weakness, Support: Rp3.310, Resist: Rp3.460), BBCA (Buy, Support: Rp31.350, Resist: Rp31.650), INDF (Buy, Support: Rp7.900, Resist: Rp8.000).

  • ETF: XPID (Buy, Support: Rp520, Resist: Rp525), XPDV (Buy, Support: Rp460, Resist: Rp465), 

    XIJI (Buy, Support: Rp673, Resist: Rp679).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi kembali berakhir dengan mencatatkan rekor tertinggi, setelah rilis data ekonomi AS yang lebih baik dari perkiraan. Data pesanan barang tahan lama naik 0,6% pada Oktober, jauh melebihi ekspektasi penurunan 0,8%. Data klaim pengangguran mingguan turun menjadi 213.000 dari 227.000. Pertumbuhan PDB kuartal ketiga direvisi menjadi 2,1%, dari rilis sebelumnya sebesar 1,9%. Sementara itu, ringkasan kondisi ekonomi Federal Reserve - Beige Book - menunjukkan ekonomi AS berkembang secara moderat antara Oktober dan pertengahan November.

Saham Apple dan Facebook masing-masing melonjak 1,3% dan 1,5%. Amazon melejit 1,2%, Netflix melaju 1,1%. Sektor konsumer memimpin kenaikan indeks S&P 500 menjelang Black Friday, naik 0,9%. Under Armour melesat 6,2% setelah analis meng- upgrade  sahamnya menjadi "strong buy" dari "outperform". Namun saham Boeing turun 1,5% setelah 777X mengalami masalah signifikan selama pengujian. Deere & Company merosot 4,3% karena melaporkan penurunan laba kuartal keempat.

  • S&P 500 naik 0,42% (13,11 poin) ke posisi 3.153,64.

  • Nasdaq Composite meningkat 0,66% (57,24 poin) ke level 8.705,18.

  • Dow Jones Industrial Average menguat 0,2% (42,32 poin) menjadi 28.164.
Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup menguat, investor mencermati nada positif seputar perundingan perdagangan AS-China dan rilis indeks kepercayaan konsumen yang menjanjikan di Prancis. 

Pelaku pasar juga mencermati perkembangan politik Inggris menjelang pemilu 12 Desember. Data kepercayaan konsumen Prancis melampaui ekspektasi analis, mencapai 106 pada November, level tertinggi sejak Juni 2017, naik dari 104 pada Oktober.

Indeks STOXX 600 naik 0,32% menjadi 409,81, setelah sempat mencapai level tertinggi empat tahun, dipimpin kenaikan harga saham sektor telekomunikasi dengan kenaikan 1%. Namun saham minyak dan gas turun 0,3%. Saham UDG Healthcare melesat 8% setelah melaporkan hasil keuangan yang positif. Bank SEB,Swedia menguat 3,4%, setelah mengumumkan tidak menemukan bukti dugaan hubungan dengan perusahaan yang terlibat dalam penipuan pajak di Rusia.

  • FTSE 100 London naik 0,36% (26,64 poin) menjadi 7.429,78.

  • DAX 30 Frankfurt bertambah 0,38% (50,65 poin) ke level 13.287,07.

  • CAC 40 Paris turun tipis 0,05% (-2,78 poin) di posisi 5.926,84.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir menguat didukung rilis data ekonomi AS yang optimistis menjelang libur Thanksgiving. Pertumbuhan ekonomi AS sedikit meningkat pada kuartal ketiga, dan data pesanan baru barang-barang modal buatan AS meningkat paling tajam dalam sembilan bulan pada Oktober dan pengiriman rebound.

Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) naik 0,1% pada bulan lalu setelah tidak berubah pada September. Tanda-tanda kekuatan ekonomi AS memberikan kepercayaan pada para pedagang bahwa bank sentral AS akan mempertahankan suku bunga untuk saat ini. Indeks dolar, yang membandingkan greenback  dengan enam mata uang negara maju naik 0,12% menjadi 98,37.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.10040.0005+0.05%6:30 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.29350.0014+0.11%6:30 PM
Yen (USD-JPY)109.40-0.14-0.13%6:30 PM
Yuan (USD-CNY)7.0290-0.0046-0.07%10:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,095.007.00+0.05%3:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 27/11/2019 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak melemah, setelah rilis persediaan minyak mentah dan stok bensin AS pada pekan lalu meningkat di luar dugaan. Volume perdagangan WTI juga berada di jalur yang lebih rendah menjelang liburan Thanksgiving. Tetapi pelemahan tersebut dibatasi oleh optimisme bahwa kesepakatan perdagangan AS-China akan segera tercapai.

Badan Informasi Energi menyebutkan, stok minyak mentah AS membengkak 1,6 juta barel pekan lalu karena produksi mencapai rekor tertinggi 12,9 juta barel per hari dan aktivitas kilang melambat. Persediaan bensin AS melonjak 5,1 juta barel, jauh di atas ekspektasi kenaikan 1,2 juta barel. Harga bensin AS turun 3,63 sen, atau 2,1%, menjadi USD1,67 per galon.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent turun 27 sen (-0,4%), menjadi USD64,00 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI turun 30 sen (-0,5%), menjadi USD58,11 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup turun, di tengah harapan bahwa AS dan China akan segera menandatangani perjanjian perdagangan awal, dan rilis data ekonomi AS yang positif. Kepercayaan pasar menguat dan investor beralih dari aset safe-haven seperti emas.

Tidak adanya tanda-tanda pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut dalam waktu dekat oleh Federal Reserve tidak mendukung emas.

Pertumbuhan ekonomi AS sedikit meningkat pada kuartal ketiga, memastikan pasar bahwa ekonomi AS tetap sehat meski ada kekhawatiran akan dampak perang dagang. Klaim pengangguran mingguan juga menurun, sementara pesanan barang modal inti membukukan kenaikan terbesar dalam sembilan bulan. Harga palladium melonjak 1,1% menjadi USD1.830,00 per ounce, perak turun 0,6% menjadi USD16,96, dan platinum anjlok 1,5% menjadi USD893,94.

  • Harga emas di pasar spot turun 0,47% menjadi USD1.454,28 per ounce.

  • Harga emas berjangka turun 0,4% menjadi USD1.455 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF

#IPOTKaryaAnakBangsa

#BanggaPakeIPOT

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author