Bursa Siang: Ekspektasi the Fed Angkat Market Regional, IHSG Mendatar

Bursa Siang: Ekspektasi the Fed Angkat Market Regional, IHSG Mendatar

Posted by Written on 27 November 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) menguat tipis pada perdagangan sesi pagi hari Rabu (27/11). Indeks naik 1 poin (+0,02 persen) ke level 6.027.

Indeks LQ45 +0,22% ke 960. Indeks IDX30 +0,36% ke level 525. Indeks IDX80 +0,17% ke 135. Indeks JII +0,49% ke posisi 669. Indeks Kompas100 +0,14% ke 1.213. Indeks Sri Kehati -0,05 persen ke 379. Indeks SMInfra18 +0,36 persen ke level 311.

Pasar saham regional bergerak ke zona positif setelah muncul pemberitaan yang memperkirakan the Fed akan mempertahankan suku bunga rendah. Sementara IHSG menguat tipis cenderung flat.

Saham-saham teraktif: PURETOWRTLKMDEALTCPIASIIACES

Saham-saham top gainers LQ45: BRPTCPINPGASMEDCLPPFUNTRSCMA

Saham-saham top losers LQ45: SMGRINDF,BBNIBBCAANTM,KLBFBMRI

Nilai transaksi mencapai Rp4,28 triliun. Volume trading sebanyak 58,98 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp329,59 miliar.

Nilai tukar rupiah melemah -0,07 persen ke level Rp14.090 terhadap USD (12.00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak menguat di sesi pagi pada perdagangan hari Rabu (27/11) seiring sinyal optimis terhadap negosiasi perdagangan AS-China mengendurkan perang tarif impor. Sementara ekspektasi the Fed mempertahankan suku bunga rendah mendukung sentimen.

"Kesepakatan perdagangan semakin mungkin sebagaimana pernyataan Presiden Trump," kata Tai Hui, Analis pada JP Morgan Asset Management seperti dikutip CNBC.

Menurut dia, kedua belah pihak memiliki insentif mendorong kesepakatan perdagangan fase satu. Ke arah kesepakatan fase dua, fase tiga akan semakin sulit. "Tetapi mengingat kita berada dalam siklus mikro, Saya berpikir bahwa AS pun komitmen kuat setidaknya tidak meningkatkan ketegangan lebih jauh," tambahnya.

Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) menguat 0,31 persen.

Market saham China menguat di sesi pagi setelah sempat melemah di awal sesi. Indeks Shenzhen Component menguat sebagian. Indeks Shenzhen Composite bergerak menguat 0,126 persen. Penguatan market China terjadi setelah data yang dirilis menunjukkan laba industri di China turun 9,9 persen (YoY).

Sementara di bursa saham Hong Kong, Indeks Hang Seng bergerak naik sebagian. Saham unggulan Alibaba (Asal China) yang listing di bursa Hong Kong naik tajam 3,09 persen.

Di pasar saham Jepang, Indeks Nikkei 225 menguat saat sesi siang masih berlangsung. Sementara Indeks Topix bangkit 0,44 persen.
Sedangkan di bursa saham Korsel, Indeks Kospi naik 0,44 persen. Sementara Indeks S&P/ASX 200 (Australia) menguat 0,8 persen.
Indeks dolar AS naik tipis ke level 98,313 dibanding sesi sebelumnya di posisi 98,3.
Nilai tukar yen melemah ke posisi 109,09 terhadap USD dibanding posisi sesi kemarin di 108,9 yen.
Dolar Australia mendaki ke level $0,678 dibanding sesi sebelumnya di level $0,6777.
Indeks Nikkei (Jepang) +0,51% ke level 23.492. (11.50 am)
Indeks Shanghai (China) +0,16% ke posisi 2.911. (break)
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,05% pada level 26.926. (break)
Indeks STI (Singapura) +0,01% ke level 3.208. (12.00 pm)

Oil
Harga minyak melorot di sesi pagi pada perdagangan hari Rabu (27/11) menyusul rilis data yang menunjukkan stok minyak AS secara mengejutkan naik. Namun harapan seputar sinyal kesepakatan perdagangan fase I AS-China mencegah pelemahan harga minyak lebih tajam.
Minyak Brent turun 15 sen ke harga USD64,12 per barel (04:21 GMT). Sedangkan minyak WTI drop 16 sen ke level USD58,25 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author