Bursa Pagi: Global-Regional Menguat, IHSG Berkutat di Area Jenuh Jual

Bursa Pagi: Global-Regional Menguat, IHSG Berkutat di Area Jenuh Jual

Posted by Written on 27 November 2019


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Rabu (27/11), dibuka menguat, melanjutkan tren positif kenaikan indeks acuan pada penutupan bursa saham utama Eropa dan Wall Street yang mencatatkan rekor baru. Investor merespon positif kabar berlanjutnya negosiasi AS-China untuk menyelesaikan masalah inti menuju kesepakataan dagang fase pertama. Indeks MSCI Asia ex-Jepang menguat 0,15%.

Mengawali perdagangan saham hari ini,indeks ASX 200, Australia dibuka naik 0,42%, dan berlanjut meningkat 0,52% (34,90 poin) ke posisi 6.822,40 pada pukul 8:20 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak menguat 0,39% (90,53 poin) menjadi 23.463,85, setelah dibuka naik 0,46%, dan Topix bertambah 0,42%. Indeks Kospi, Korea Selatan juga dibuka di kisaran 0,4%, berlanjut menguat 0,35% di level 2.128,80.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka sedikit bertambah 0,11% (29,60 poin) menjadi 26.943,52 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China turun tipis 0,06% menjadi 2.905,40.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren kenaikan indeks acuan di bursa saham global dan regional, setelah gagal mengikuti tren positif di bursa saham Asia pada sesi perdagangan kemarin. IHSG ditutup menurun tajam 0,73% ke level 6.026 digempur aksi jual. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange juga melorot 0,61% menjadi USD 24,35.

Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini akan kembali berada dalam tekanan, berkutat di fase konsolidasi. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya tekanan meskipun sudah sampai di area jenuh jual.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, optimisme investor terkait perundingan dagang AS-China dimana kedua belah sedang membahas kesepakatan dagang fase satu, diprediksi akan memberikan sentimen positif di pasar. Sementara itu melemahnya nilai tukar rupiah serta beberapa harga komoditas seperti CPO dan timah diprediksi akan menjadi katalis negatif.

IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan  support  di level 5.975 dan  resistance  di level 6.075. Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: MNCN (Buy, Support: Rp1.340, Resist: Rp1.420), BBTN (Buy, Support: Rp2.080, Resist: Rp2.250), BBRI (Buy, Support: Rp4.120, Resist: Rp4.180), WIKA (Buy, Support: Rp1.935, Resist: Rp1.985).

  • ETF: XIIC ( SELL , Support: Rp1.084, Resist: Rp1.103), XDIF ( SELL , Support: Rp476, Resist: Rp485), 

    XPLC ( SELL , Support: Rp474, Resist: Rp484).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir dengan mencatatkan rekor penutupan kedua berturut-turut, karena optimisme seputar perundingan perdagangan AS-China. Kementerian Perdagangan China mengatakan, negosiator kedua negara mencapai konsensus terkait penyelesaian masalah inti dan sepakat untuk tetap berhubungan untuk menyelesaikan perjanjian fase pertama. Presiden Donald Trump mengatakan AS dan China berada dalam pergolakan untuk mencapai kesepakatan. Data Conference Board AS memperkirakan kepercayaan konsumen periode November di posisi 125,5, di bawah level Oktober dan di bawah ekspektasi. Indeks S&P Case-Shiller memperlihatkan peningkatan kenaikan harga rumah pada September lalu.

Emiten ritel menggeliat setelah Best Buy dan Dick's Sporting Goods melaporkan kinerja keuangan yang mengalahkan ekspektasi, harga saham masing-masing melejit lebih dari 9%, dan lebih dari 18%. Namun Dollar Tree rontok 15,2% karena laba kuartal ketiga di bawah ekspektasi. SPDR S&P Retail ETF menguat 0,6% sementara saham Amazon ditutup 1,3% lebih tinggi. Kinerja ritel yang kuat datang menjelang Black Friday, yang secara tidak resmi menandai dimulainya musim belanja liburan. National Retail Federation memperkirakan penjualan akan meningkat sekitar 4%.

  • Dow Jones Industrial Average naik 0,20% (55,21 poin) menjadi 28.121,68.

  • S&P 500 meningkat 0,22% (6,88 poin) ke level 3.140,52.

  • Nasdaq Composite bertambah 0,18% (15,44 poin) ke posisi 8.647,93.
Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup cenderung menguat, karena investor tetap optimistis.terhadap konflik perdagangan AS-China. Indeks STOXX 600 menguat 0,10% menjadi 408,49, dipimpin kenaikan harga saham sektor konstruksi dan material sekitar 1%. Tapi harga saham perjalanan dan wisata anjlok 2%. Jajak pendapat ICM menyebutkan popularitas Partai Konservatif atas Partai Buruh, menyempit menjadi 7 poin pada pekan lalu, menjelang pemilu Inggris pada 12 Desember.

Perusahaan pengiriman makanan Just Eat mendesak pemegang sahamnya untuk menolak tawaran pengambilalihan senilai USD6,3 miliar dari Prosus, dan mengatakan dari Takeaway.com lebih sesuai untuk mereka. Saham Takeaway turun 0,5% sementara Just Eat tepat di bawah garis datar. Saham Vifor Pharma melesat 7% setelah melaporkan hasil positif untuk studi obat yang baru. Saham Compass Group merosot 7,5% setelah melaporkan kinerja setahun penuh.

  • FTSE 100 Inggris naik tipis 0,09% (6,85 poin) menjadi 7.403,14.

  • CAC 40 Paris bertambah 0,08% (4,76 poin) ke posisi 5.929,62.

  • DAX 30 Frankfurt turun 0,08% (-10,03 poin) ke level 13.236,42.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup melemah, para  trader  mencermati perkembangan perundingan dagang AS-China. AS dan China dikabarkan hampir mencapai kesepakatan perdagangan fase pertama dan setuju untuk terus menyelesaikan sejumlah permasalahan yang tersisa. Washington menjadwalkan untuk mengenakan tarif lebih besar pada barang-barang China pada 15 Desember nanti. Pekan yang pendek menyambut perayaaan Thankgiving, Kamis besok, membuat pergerakan mata uang relatif stagnan.

Rilis data defisit perdagangan barang AS menunjukkan penurunan tajam pada Oktober karena ekspor dan impor menurun. Tingkat kepercayaan konsumen AS turun untuk bulan keempat berturut-turut pada November di tengah kekhawatiran tentang kondisi bisnis saat ini dan prospek lapangan pekerjaan, tetapi dinilai cukup untuk mendukung laju pengeluaran konsumen yang stabil. Indeks dolar, ukuran kurs  greenback  terhadap enam mata uang negara maju turun 0,07% menjadi 98,252.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.10230.0002+0.02%6:27 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.2863-0.0003-0.02%6:27 PM
Yen (USD-JPY)109.060.01+0.01%6:27 PM
Yuan (USD-CNY)7.0336-0.0027-0.04%10:29 A
Rupiah (USD-IDR)14,088.002.50+0.02%3:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 26/11/2019 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi bergerak menguat, setelah berita bahwa negosiator AS dan China bersepakat untuk melanjutkan perundingan. Negosiasi berlangsung di tengah pernyataan Beijing, bahwa telah memanggil Duta Besar AS untuk memprotes pasal dalam UU Hak Asasi Manusia dan Demokrasi Hongkong yang disetujui Kongres AS.

Prediksi penarikan mingguan stok minyak mentah AS juga mendukung harga minyak. Jajak pendapat Reuters memperkirakan stok minyak mentah AS turun 400.000 barel pekan lalu, jelang rilis laporan dari American Petroleum Institute (API), dan Badan Informasi Energi (EIA). Kepala EIA mengatakan, OPEC harus membuat keputusan yang tepat untuk ekonomi global yang "sangat rapuh". OPEC + akan bertemu di Wina pada 5 Desember, untuk membahas pemangkasan produksi.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent, naik 60 sen (0,9%) menjadi USD64,25 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI naik 40 sen (0,7%), menjadi USD58,41 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi berakhir lebih tinggi, setelah data menunjukkan kepercayaan konsumen AS menyusut selama empat bulan berturut-turut pada November. Investor mencermati rincian lebih lanjut perjanjian perdagangan AS-China. Banyak kalangan meyakini akan ada kesepakatan AS-China tetapi sangat sedikit substansi di dalamnya, dan meyakini bahwa emas akan tetap  bullish  dalam jangka panjang.

Emas sebagai aset  safe-haven sudah  melambung lebih dari 13% sepanjang tahun ini. Haga logam lainnya juga naik; perak melonjak 1,1% menjadi USD17,09 per ounce, palladium naik 0,7% menjadi USD1.810,44, dan platinum melejit 1,3% menjadi USD908,70.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,5% menjadi USD1.461,51 per ounce.

  • Harga emas untuk pengiriman Desember menguat 0,2% menjadi USD1.460,30 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF

#IPOTKaryaAnakBangsa

#BanggaPakeIPOT

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author