Bursa Pagi: Global-Regional Melaju, IHSG Berpeluang Technical Rebound

Bursa Pagi: Global-Regional Melaju, IHSG Berpeluang Technical Rebound

Posted by Written on 26 November 2019


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Selasa (26/11) dibuka menguat, melanjutkan tren positif kenaikan indeks acuan pada penutupan bursa saham utama Eropa dan Wall Street, yang didukung optimisme kemajuan perundingan dagang AS-China. Indeks MSCI Asia ex-Jepang naik 0,19%. Investor menunggu debut saham Alibaba di bursa saham Hongkong hari ini.

Mengawali perdagangan saham hari ini, indeks ASX 200, Australia dibuka melaju 0,68%, diwarnai lompatan harga saham Westpac lebih dari 1,7%. Indeks berlanjut menanjak 0,86% (57,80 poin) ke posisi 6.789,20 pada pukul 8:25 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang juga melaju 0,86% (200,85 poin) ke level 23.493,66, setelah dibuka melompat 0,83%, dan Topix naik 0,65%, di tengah lonjakan harga saham Fanuc sebesar 2,36%. 

Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka menguat 0,22%, dan berlanjut bertambah 0,25% menjadi 2.128,90.

Melanjutkan tren kenaikan global, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melaju 0,71% (190,86 poin) ke posisi 27.183,90 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China menguat 0,22% menjadi 2.912,52.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren kenaikan indeks di bursa saham global dan regional, setelah gagal keluar dari tekanan koreksi pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup turun 0,48% ke level 6.070. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange turun 0,04% menjadi USD24,50.

Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini akan berupaya bertahan di atas level 6.000 namun masih sulit melewati level 6.100. Beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi technical rebound di area jenuh jual.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, optimisme investor terkait kesepakatan dagang fase satu AS dan China dalam waktu dekat, diprediksi akan memberikan sentimen positif di pasar. Di sisi lain, melemahnya nilai tukar rupiah serta sebagian besar harga komoditas diprediksi akan menjadi katalis negatif bagi indeks.

IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan support di level 6.040 dan  resistance  di level 6.100. Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: PTBA (Buy, Support: Rp2.450, Resist: Rp2.550), INDF (Buy, Support: Rp7.850, Resist: Rp8.025), 

    SIMP (Buy, Support: Rp368, Resist: Rp382), BTPS (Buy, Support: Rp3.800, Resist: Rp3.900).

  • ETF: XPLQ ( SELL , Support: Rp483, Resist: Rp495), XBLQ ( SELL , Support: Rp465, Resist: Rp475), 

    XIIT ( SELL , Support: Rp534, Resist: Rp548).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi ditutup menguat dengan mencatatkan rekor baru indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite, di tengah meningkatnya ekspektasi bahwa China dan AS akan mencapai kesepakatan perdagangan fase pertama. Sektor teknologi melejit 1,4%, dipimpin lompatan harga saham Nvidia sebesar 4,9%. Intel naik 2,1%, Apple meningkat 1,8%, dan Amazon bertambah 1,6%. Sepanjang tahun ini S&P 500 melambung 25% menuju kenaikan satu tahun terbesar sejak 2013, dan Nasdaq reli 30,1% terbaik dalam enam tahun. Dow Jones meningka 20,3% kenaikan tahunan terbaik sejak 2017.

China mengumumkan akan menaikkan hukuman untuk pelanggaran hak kekayaan intelektual, dan akan berpikir tentang menurunkan batas hukuman bagi pencurian IP. The Global Times, surat kabar milik pemerintah China, menyebutkan AS dan China semakin "dekat" untuk mencapai kesepakatan. Sebelumnya, Penasihat Keamanan Nasional AS, Robert O'Brien, mengatakan kesepakatan perdagangan fase pertama dengan China dapat terjadi sebelum akhir tahun, dan memperingatkan bahwa Trump tidak akan mengabaikan aksi unjuk rasa yang sedang berlangsung di Hong Kong.

  • S&P 500 melaju 0,75% (23,35 poin) ke posisi 3.133,64

  • Nasdaq Composite melonjak 1,32% (113,60 poin) ke level 8.632,49.

  • Dow Jones Industrial Average naik 0,5% (190,85 poin) menjadi 28.066,47.
Bursa saham utama Eropa tadi malam ditutup menguat, pelaku pasar mengharapkan ada kemajuan dalam perundingan sengketa dagang AS-China. Indeks STOXX 600 melonjak 1,02% (4,11 poin) menjadi 408,09, dipimpin lonjakan harga saham sektor perjalanan dan wisata sebesar 1,96%. Rilis indeks iklim bisnis Ifo menunjukkan, sentimen bisnis Jerman meningkat pada November, di posisi 95,0 naik dari 94,7 pada Oktober lalu. Penilaian perusahaan terhadap situasi saat ini naik dari 97,8 pada Oktober menjadi 97,9. Ifo Institute memperkirakan pertumbuhan PDB Jerman akan mencapai 0,2% pada kuartal keempat.

Saham LVMH , Prancis melesat 12% setelah mengonfirmasi telah mencapai kesepakatan untuk membeli Tiffany & Co, senilai USD16,2 miliar. Saham Siemens Gamesa melonjak 9% setelah memberikan kontrak pasokan kabel turbin global dua tahun ke Nexans. Raksasa industri Jerman Thyssenkrupp anjlok 5% setelah analis Exane BNP Paribas menurunkan peringkat saham perusahaan itu menjadi "netral" dari " outperform " dan memangkas target harga sahamnya.

  • FTSE 100 London melompat 0,95% (69,48 poin) ke level 7.396,29.

  • DAX 30 Frankfurt meningkat 0,63% (82,57 poin) ke posisi 13.246,45.

  • CAC 40 Paris naik 0,54% (31,73 poin) menjadi 5.924,86.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup menguat, berita positif perundingan dagang AS-China mengangkat sentimen pasar dan mengurangi permintaan untuk obligasi. China dan Amerika Serikat sangat dekat dengan kesepakatan perdagangan "fase pertama", tutur Global Times, tabloid yang dikelola People's Daily, milik Partai Komunis. Sentimen pasar juga terangkat oleh berita bahwa China berusaha menaikkan batas untuk denda atas pelanggaran kekayaan hak intelektual.

Poundsterling menguat karena jajak pendapat pemilu akhir pekan lalu terus menunjukkan keunggulan cukup besar bagi Partai Konservatif yang menjanjikan akan mengimplementasikan Brexit dan menghentikan ketidakpastian politik selama tiga setengah tahun. Pasar menunggu pidato kepala ekonom Bank Sentral Eropa Philip Lane dan Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell hari ini. Indeks dolar, yang mengukur kurs  greenback  terhadap enam mata uang negara maju naik 0,05% menjadi 98,32.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.1011-0.0003-0.03%6:43 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.290.000.00%6:43 PM
Yen (USD-JPY)108.980.05+0.05%6:43 PM
Yuan (USD-CNY)7.0363-0.0028-0.04%10:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,085.50-6.00-0.04%3:57 AM

Sumber : Bloomberg.com, 25/11/2019 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi bergerak naik, setelah membukukan kenaikan tiga pekan beruntun. Komentar positif dari AS dan China yang menghidupkan kembali harapan akan segera menandatangani kesepakatan sementara penyelesaian perang dagang. Pasar menilai keputusan China untuk melindungi hak kekayaan intelektual memberikan atmosfer yang mendukung bagi perundingan perdagangan.

OPEC+ akan bertemu pada 5 Desember di Wina yang secara luas diperkirakan memperpanjang pengurangan pasokan hingga pertengahan 2020. Gejolak di Iran dan Irak juga mendukung harga minyak. Pasukan keamanan menembaki demonstran di Baghdad dan beberapa kota di Irak selatan. Ribuan pendukung ulama besar Iran berdemonstrasi di Teheran, menuduh AS dan Israel menghasut unjuk rasa protes anti-pemerintah.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent naik 25 sen menjadi USD63,64 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI naik 24 sen menjadi USD58,01 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup melemah, mencapai level terendah dua pekan. Minat investor terhadap aset berisiko meningkat, didorong optimisme bahwa resolusi konflik perdagangan AS-China akan segera tercapai. Beijing dan Washington mengatakan "sangat dekat" dengan perjanjian perdagangan awal, namun investor tetap berhati-hati, karena para pejabat, anggota parlemen dan pakar perdagangan dari kedua belah pihak mengatakan kesepakatan perdagangan "tahap kedua" yang ambisius tampaknya akan lebih kecil kemungkinannya.

Komisi Perdagangan Komoditas Berjangka ( CFTC ) AS mengungkapkan spekulan meningkatkan posisi  bullish  mereka di emas dan perak COMEX dalam pekan hingga 19 November. Harga logam mulia lainnya, seprti perak turun 0,6% menjadi USD16,90 per ounce, palladium melejit 1,3% menjadi USD1.799,04, dan platinum naik 0,6% menjadi USD896,75.

  • Harga emas di pasar spot turun 0,4% menjadi USD1.455,87 per ounce.

  • Harga emas berjangka turun 0,5% menjadi USD1.456,90 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author