Bursa Sore: Terus Melemah, IHSG Hampir Tinggalkan Level Psikologis 6000

Bursa Sore: Terus Melemah, IHSG Hampir Tinggalkan Level Psikologis 6000

Posted by Written on 25 November 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berakhir ke area pelemahan pada perdagangan hari Senin (25/11). Indeks terkoreksi -30 poin (-0,48 persen) ke level 6.070.
Indeks LQ45 -0,99% ke 967. Indeks IDX30 -1,03% ke level 528. Indeks IDX80 -0,82% ke 137. Indeks JII -0,55% ke posisi 675. Indeks Kompas100 -0,71% ke 1.223. Indeks Sri Kehati -1,28 persen ke 382. Indeks SMInfra18 -1,05 persen ke level 314.
Saham-saham teraktif: MAMIMNCNIPTVTLKMKPIGZINCSQMI

Saham-saham top gainers LQ45: BRPTPTBAERAAINKPBTPSINTPINDY

Saham-saham top losers LQ45: UNVRICBPINCOPTPPWSKT, BBCAHMSP

Nilai transaksi mencapai Rp6,32 triliun. Volume trading sebanyak 115,05 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp324,10 miliar.
Nilai tukar rupiah melaju +0,07 persen ke level Rp14.070 terhadap USD (04.00 pm).

Bursa Asia
Market saham Asia menggeliat naik pada perdagangan hari Senin (25/11). Para investor mencermati reaksi pasar terhadap pemilu Hong Kong di tengah kerusuhan sipil yang terjadi berbulan-bulan di negara kota tersebut. Rally market Asia juga karena didukung investor yang berani berharap adanya kemajuan dalam perundingan dagang AS-China.
Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) menguat 0,69 persen.
"Pertanyaan pasar adalah apakah tarif impor pada 15 Desember yang mencakup barang teknologi impor dari China senilai USD 156 miliar sebagian besar ditunda. Apakah kesepakatan dapat diteken sebelum tanggal tersebut. Pemberitaan yang berkembang menyatakan bahwa tarif ini akan ditunda untuk memberi waktu lebih banyak kepada para negosiator," kata Robert Rennie, Analis pada lembaga Westpac seperti dikutip reuters.
Pasar saham Hong Kong juga rebound mengangkat pamor pasar saham Asia. Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong ke zona hijau. Saham unggulan AIA menguat 3,62 persen. Penguatan market Hong Kong terjadi setelah kandidat pro demokrasi meraih kemenangan dalam pemilu di Hong Kong.
Market saham China mixed di akhir sesi. Indeks Shenzhen Component flat ke level 9.626. Indeks Shenzhen Composite melemah pula -0,439 persen ke 1.600. Sementara Indeks Shanghai menguat.
Di pasar saham Jepang, Indeks Nikkei 225 finis ke zone positif. Saham-saham unggulan Fast Retailing, Softbank Group dan Fanuc bergerak menghijau. Indeks Topix naik 0,69 persen ke 1.702.
Sedangkan di bursa saham Korsel, Indeks Kospi naik 1,02 persen ke level 2.123. Sementara Indeks S&P/ASX 200 (Australia) menguat 0,32 persen ke level 6.731.
Indeks dolar AS bangkit ke level 98,179 dibanding sesi sebelumnya di posisi 98,0.
Nilai tukar yen ke posisi 108,87 terhadap USD atau turun tipis dibanding posisi pekan kemarin di 108,62 yen.
Dolar Australia ke level $0,6793 atau melorot dibanding sesi sebelumnya di level $0,682.
Indeks Nikkei (Jepang) +0,78% ke level 23.292.
Indeks Shanghai (China) +0,72% ke posisi 2.906.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +1,50% pada level 26.993.
Indeks STI (Singapura) -0,15% ke level 3.220.

Bursa Eropa
Market saham Eropa menguat saat menit-menit awal pada perdagangan hari Senin (25/11) pagi waktu setempat. Para investor optimistis adanya harapan kemajuan dalam pembicaraan sengketa perdagangan AS-China.
Indeks DAX (Jerman) +0,74 persen ke level 13.263.
Indeks FTSE (Inggris) +0,53 persen di posisi 7.365.
Indeks CAC (Perancis) +0,52 persen pada level 5.923.

Oil
Harga minyak bangkit di sesi sore pada perdagangan hari Senin (25/11) awal pekan seiring kabar positif bahwa AS dan China dapat segera menandatangani kesepakatan untuk mengakhiri perang perdagangan.
Minyak Brent naik 27 sen ke harga USD63,66 per barel. Sedangkan minyak WTI naik 18 sen ke level USD57,95 per barel. (06.26 GMT).

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author