Bursa Pagi: Global-Regional Meluncur Turun, Redam Potensi Kenaikan IHSG

Bursa Pagi: Global-Regional Meluncur Turun, Redam Potensi Kenaikan IHSG

Posted by Written on 21 November 2019


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Kamis (21/11) dibuka menurun, melanjutkan tren pelemahan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street yang tertekan oleh kabar memanasnya hubungan AS-China sehingga mengancam kelangsungan perundingan dagang kedua negara. Wsahington dan Beijing, semula diharapkan akan mencapai kesepakatan 'fase pertama' sebelum akhir tahun ini. Indeks MSCI Asia ex-Jepang turun 0,16%.

Mengawali perdagangan saham hari ini, indeks ASX 200, Australia dibuka melorot sekitar 0,5% dan berlanjut terperosok 0,92% (-61,60 poin) ke posisi 6.660,80 pada pukul 8:20 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang terjungkal 1,32% (-314,52 poin) ke level 22.834,05, setelah dibuka turun 0,24%. Saham Tokyo Electron anjlok lebih dari 2%. Indeks Kospi, Korea Selatan juga dibuka melemah 0,19%, dan berlanjut menukik 0,98% ke level 2.104,50.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka rontok, turun hingga 2,03% (-544,79 poin) ke level 26.344,82 pada pukul 8:55 WIB. Indeks Shanghai Composite, China merosot 0,59% ke posisi 2.893,74.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren penurunan indeks acuan di bursa saham global dan regional, setelah berhasil keluar dari tekanan penurunan pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup dengan sedikit menguat 0,05% di posisi 6.155. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange naik 0,61% menjadi USD24,86.

Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berpotensi melanjutkan proses kenaikan didukung sentimen positif rilis suku bunga acuan BI yang diperkirakan akan dipertahankan di level 5%, dan aksi beli investor asing. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi  bullish continuation  di rentang konsolidasi.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, kekhawatiran investor seputar negosiasi dagang AS-China setelah adanya laporan bahwa kesepakatan kemungkinan tidak akan selesai hingga akhir tahun ini, diprediksi akan memberikan sentimen negatif di pasar.

Di sisi lain, menguatnya sebagian besar harga komoditas antara lain minyak mentah, CPO, timah dan batu bara diprediksi akan menjadi katalis positif di pasar. Investor juga akan mencermati rilis suku bunga acuan oleh Bank Indonesia dengan konsensus masih akan tetap dipertahankan di level 5%.

IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan support di level 6.130 dan resistance di level 6.180. Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;


  • Saham: SSIA (Buy, Support: Rp690, Resist: Rp720), UNTR (Buy, Support: Rp22.225, Resist: Rp23.100), 

    BBNI (Buy, Support: Rp7.600, Resist: Rp7.750), MAPI (Buy, Support: Rp1.055, Resist: Rp1.080).


  • ETF: XISC ( SELL , Support: Rp708, Resist: Rp713), XIPI (Buy, Support: Rp172, Resist: Rp174), 

    XIIF ( SELL , Support: Rp628, Resist: Rp636)


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir turun dari rekor tertinggi setelah muncul berita bahwa kesepakatan perdagangan fase pertama AS-China buntu dan kemungkinan tidak akan tercapai pada akhir 2019. Ketidakpastian meningkat setelah Senat AS mengesahkan RUU yang mendukung demonstran Hongkong, dan China menuding AS mencampuri urusan dalam negerinya. Selain itu, investor mencerna risalah rapat kebijakan Federal Reserve Oktober lalu, yang menunjukkan bahwa pejabat The Fed melihat sedikit kebutuhan untuk memangkas suku bunga lebih jauh.

Saham Apple anjlok 1,2% bersama dengan Caterpillar. Saham Broadcom melorot 1,9%, Analog Devices dan Qualcomm keduanya merosot lebih dari 2%. Saham peritel Target melesat 14,3% setelah melaporkan kenaikan penjualan dan laba kuartal ketiga. Peritel perbaikan rumah, Lowe's, juga melonjak 3,9% karena melaporkan laba lebih tinggi dari estimasi.


  • Dow Jones Industrial Average turun 0,4% (-112,93 poin) ke posisi 27.821,09.

  • S&P 500 menyusut 0,38% (-11,72 poin) menjadi 3.108,46.

  • Nasdaq Composite merosot 0,51% (-43,93 poin) ke level 8.526,73.
Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup melemah, setelah Trump mengancam akan menaikkan tarif impor barang China, jika Beijing tidak menyetujui kesepakatan perdagangan. Kementerian Luar Negeri China mengecam AS setelah Senat dengan suara bulat mengeluarkan undang-undang yang mendukung para demonstran Hongkong. Pasar juga memantau proses pemakzulan terhadap Trump. Gordon Sondland, Duta Besar AS untuk Uni Eropa, memberikan kesaksian, bahwa Presiden mengarahkan pengacara pribadinya Rudy Giuliani untuk mengejar "quid pro quo" dengan Ukraina.

Laporan Financial Stability Review Bank Sentral Eropa (ECB) memperingatkan bahwa pengambilan risiko keuangan yang berlebihan dan penurunan profitabilitas bank menimbulkan beban besar bagi zona euro. Indeks STOXX 600 turun 0,41% menjadi 403,82, dipimpin penurunan harga saham sektor perjalanan dan wisata yang merosot lebih dari 1%, dan sektor sumber daya dasar menyusut 0,4%. Saham BMW, turun 0,3% setelah CFO-nya mengatakan kepada analis bahwa perusahaan sedang dalam pembicaraan dengan pekerja tentang langkah-langkah pemotongan biaya.


  • FTSE 100 London merosot 0,84% (-61,31 poin) ke level 7.262,49.

  • DAX 30 Frankfurt melorot 0,48% (-62,98 poin) ke posisi 13.158,1,4.

  • CAC Paris turun 0,25% (-15,02 poin) menjadi 5.894,03.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir lebih tinggi, di tengah meningkatnya permintaan  safe-haven  karena kesepakatan perdagangan AS-China "fase pertama" kemungkinan tidak akan selesai tahun ini, sehingga meningkatkan prospek kenaikan tarif lain. Rilis risalah rapat kebijakan terakhir The Fed, hanya menawarkan sedikit petunjuk tentang jalur pergerakan suku bunga AS di masa mendatang.

Suasana di pasar semakin buruk setelah China mengancam akan membalas langkah Senat AS, karena meloloskan undang-undang yang mensyaratkan sertifikasi tahunan otonomi Hongkong dan memperingatkan Beijing agar tidak bertindak represif terhadap demonstran. Indeks dolar, yang mengukur kurs  greenback  terhadap enam mata uang negara maju naik 0,1% menjadi 97,949.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.10780.0005+0.05%6:41 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.29260.0002+0.02%6:41 PM
Yen (USD-JPY)108.51-0.10-0.09%6:41 PM
Yuan (USD-CNY)7.03900.0114+0.16%10:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,094.504.00+0.03%3:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 20/11/2019 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi menguat, melonjak lebih dari 2%, setelah laporan persediaan minyak mentah AS yang lebih baik dari perkiraan. Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan akan melanjutkan kerja sama dengan OPEC untuk menjaga keseimbangan pasar minyak global. Laju harga minyak tertahan oleh hambatan untuk tercapainya kesepakatan perdagangan fase pertama AS-China sebelum akhir tahun ini.

Badan Informasi Energi (EIA) menyebutkan stok minyak mentah AS pekan lalu bertambah 1,4 juta barel, di bawah ekspektasi kenaikan 1,5 juta barel. Sebelumnya, American Petroleum Institute melaporkan kenaikan 6 juta barel.

Persediaan minyak mentah naik meski aktivitas kilang meningkat 519.000 barel per hari. Namun, stok minyak mentah di Cushing, Oklahoma, turun 2,3 juta barel, penurunan terbesar dalam tiga bulan. Meningkatnya ketegangan terkait Iran juga mendorong harga.


  • Harga minyak mentah berjangka Brent, naik USD1,49 (2,5%) menjadi USD62,40 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI naik USD1,90 (3,4%) menjadi USD57,11 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup melorot, mundur dari level tertinggi dua pekan USD1.478,80 di awal sesi. Departemen Perdagangan AS mengonfirmasi telah mulai menerbitkan lisensi untuk beberapa perusahaan Amerika guna memasok barang-barang yang tidak sensitif ke Huawei, sehingga memunculkan kembali harapan keberlanjutan negosiasi dagang AS-China.

Suasana pasar terkesan suram setelah Senat AS membuat marah China dengan meloloskan undang-undang yang mensyaratkan sertifikasi tahunan otonomi Hongkong dan memperingatkan Beijing atas tindakan represif terhadap demonstran. Fokus beralih ke rilis risalah rapat kebijakan terbaru The Fed yang mengisyaratkan tidak akan ada pelonggaran lebih lanjut untuk saat ini. Logam lainnya, perak turun 0,14% menjadi USD17,11 per ounce, platinum menguat 0,5% menjadi USD914,77, dan palladium naik 0,5% menjadi USD1.770,92.


  • Harga emas di pasar spot turun 0,15% menjadi USD1.469,87 per ounce.

  • Harga emas berjangka ditutup mendatar di posisi USD1.474,2 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author