Bursa Pagi: Global-Regional Memerah, Menghalangi Momentum Bullish IHSG

Bursa Pagi: Global-Regional Memerah, Menghalangi Momentum Bullish IHSG

Posted by Written on 20 November 2019


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini (Rabu, 20/11) dibuka turun, melanjutkan tren pelemahan indeks acuan pada penutupan bursa saham utama Eropa dan Wall Street. Indeks tertekan oleh ancaman Presiden AS Donald Trump untuk menaikkan tarif impor barang China jika perundingan dagang kedua negara tak segera mencapai kesepakatan. Indeks MSCI Asia ex-Jepang turun 0,23%.

Perdagangan saham hari ni dibuka dengan mencatatkan penurunan tajam indeks ASX 200, Australia sebesar 0,96%. Indeks berlanjut merosot 1,10% (-74,70 poin) ke level 6.739,80 pada pukul 8:20 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang melemah 0,10% (-22,22 poin) menjadi 23.270,43, setelah dibuka sedikit melemah setelah rilis data ekspor periode Oktober yang memperlihatkan penurunan 9,2% (yoy), melebihi ekspektasi penurunan 7,6% (yoy). Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka turun 0,37% dan berlanjut melorot 0,51% ke posisi 2.142,36.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka turun, melorot 0,81% (-218,66 poin) ke level 26.875,14 pada pukul 8:50 WIB. Indeks Shanghai Composite, China turun 0,22% menjadi 2.927,42.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren penurunan indeks acuan di bursa saham global dan regional, setelah berhasil membukukan kenaikan pada sesi perdagangan kemarin sebesar 0,48% ke level 6.152. Harga ETF saham Indonesia( EIDO )di New York Stocks Exchange naik 0,08% menjadi USD24,71.

Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berpotensi melanjutkan proses kenaikan, di tengah fluktuasi harga komoditas. Secara teknikal beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi penguatan lanjutan dengan bullish movement dari area jenuh jual.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, meningkatnya kekhawatiran investor terkait perang dagang AS-China,seiring dengan ancaman Presiden AS Donald Trump akan mengenakan tarif lebih tinggi terhadap barang-barang China jika tidak ada kesepakatan dagang antar kedua negara,diprediksi akan memberikan sentimen negatif .

Sementara itu naiknya beberapa harga komoditas seperti CPO dan emas diprediksi akan menjadi katalis positif bagi indeks. IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan support di level 6.125 dan resistance di level 6.175.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: LSIP (Buy, Support: Rp1.280, Resist: Rp1.345), SIMP (Buy, Support: Rp358, Resist: Rp370), 

    CPIN (Buy, Support: Rp6.950, Resist: Rp7.350), BBNI (Buy, Support: Rp7.475, Resist: Rp7.725).

  • ETF: XIJI (Buy, Support: Rp687, Resist: Rp706), XPES (Buy, Support: Rp425, Resist: Rp435), 

    XISI (Buy, Support: Rp339, Resist: Rp347).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir variatif cenderung melemah. China pesimistis terhadap kelanjutan perundingan dagang dengan AS, setelah Washington mengatakan tidak akan ada pengembalian tarif, yang menjadi prinsip Beijing dalam perudingan tersebut. Trump menyatakan akan mengenakan tarif, bahkan lebih tinggi terhadap China, jika kesepakatan tidak tercapai sebelum 15 Desember. 

Indeks Dow turun dari rekor tertinggi di tengah kejatuhan saham Home Depot dan Boeing. Sedangkan indeks Nasdaq mencatatkan rekor tertinggi baru.

Saham Home Depot anjlok 5,4% karena laporan penjualan yang mengecewakan. Kohl rontok 19,5%, namun peritel TJX naik 2,7%. Beberapa emiten ritel akan melaporkan kinerjanya dalam beberapa hari mendatang, termasuk Target, Lowe's, Nordstrom, dan Gap. Boeing melorot 0,7% setelah Dewan Keselamatan Transportasi Nasional merekomendasikan pabrikan pesawat itu mendesain ulang penutup mesin pada ribuan jet 737. 

Sebelumnya Boeing menyatakan telah mendapatkan 50 pesanan untuk jet 737 Max di Dubai Air Show.

  • Dow Jones Industrial Average turun 0,3% (-102,2 poin) menjadi 27.934,02.
  • S&P 500 turun tipis -0,06% (-1,85 poin) di posisi 3.120,18.
  • Nasdaq Composite naik 0,22% (20,72 poin) ke level 8.570,66.

Bursa saham utama Eropa tadi malam berakhir di zona merah, di tengah ketidakpastian dan pesimisme seputar jalannya perundingan perdagangan AS-China. Indeks STOXX 600 turun 0,12% menjadi 405,50, setelah sempat mencapai level tertinggi sejak Mei 2015, di awal sesi. Saham perjalanan dan wisata naik 0,6% di tengah penurunan indeks saham hampir di semua sektor. Fokus di Inggris tetap pada kampanye politik. Kubu oposisi Inggris, Partai Buruh, Selasa, membidik para miliarder, menjanjikan redistribusi kekayaan secara radikal. Pemimpin partai itu, Jeremy Corbyn, dijadwalkan akan berhadapan dengan PM Boris Johnson dalam debat di televisi, Selasa malam di London.

Saham operator satelit SES longsor 22% setelah Chairman Komisi Komunikasi Federal AS mendukung lelang publik untuk membebaskan spektrum C-band bagi 5G. Saham emiten teknologi, Halma melambung 8,7%, Homeserve melonjak 4%, dan Easyjet naik 3,6% setelah melaporkan kinerja keuangannya.

  • FTSE 100 London naik 0,22% (16,10 poin) menjadi 7.323,80.

  • DAX 30 Frankfurt menguat 0,11% (12,14 poin) ke posisi 13.221,12.

  • CAC 40 Paris menyusut 0,35% (-20,74 poin) ke level 5.909,05.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup menguat, mengakhiri kejatuhan tiga sesi beruntun yang mencapai 0,6%. Tingginya ekspektasi bahwa Washington dan Beijing akan menandatangani kesepakatan "fase pertama" bulan ini memudar, setelah CNBC melaporkan bahwa China pesimistis terhadap kesepakatan itu. AS akan menaikkan tarif impor China jika tidak ada kesepakatan yang dicapai sebelum 15 Desember.

Investor menunggu rilis risalah rapat kebijakan terbaru Federal Reserve, yang memangkas suku bunga untuk ketiga kalinya tahun ini tetapi mengisyaratkan tidak akan ada pengurangan lebih lanjut kecuali jika ekonomi memburuk. Poundsterling melemah, tetapi mendekati level tertinggi enam bulan terhadap dolar AS. Para trader memperkirakan Partai Konservatif yang berkuasa akan mengantongi suara mayoritas di parlemen Inggris dalam pemilu bulan depan. Indeks dolar AS, ukuran kurs greenback terhadap enam mata uang negara maju, naik 0,06% menjadi 97,856.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.10780.000.00%6:16 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.29280.0002+0.02%6:16 PM
Yen (USD-JPY)108.43-0.11-0.10%6:16 PM
Yuan (USD-CNY)7.02760.0019+0.03%10:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,090.5012.00+0.09%3:58 AM

Sumber : Bloomberg.com, 19/11/2019 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi melorot, di tengah kekhawatiran kelebihan pasokan minyak mentah global dan minimnya kemajuan penyelesaian sengketa dagang AS-China. Harga minyak juga terpukul oleh kenaikan produksi minyak Norwegia yang lebih besar dari perkiraan dan prospek peningkatan lebih lanjut dalam stok minyak mentah AS. Persediaan minyak mentah AS diproyeksikan naik sekitar 1,1 juta barel pekan lalu, peningkatan mingguan keempat berturut-turut.

Minyak mendapat dukungan dari ketegangan di Timur Tengah, dimana para pengunjuk rasa di Irak memblokir pelabuhan komoditas di negara itu. Brent reli sekitar 15% tahun ini, didukung pakta OPEC + untuk memotong produksi minyak gabungan sebesar 1,2 juta barel per hari mulai 1 Januari lalu. Rusia kemungkinan tidak akan setuju untuk memperdalam pemangkasan produksi minyak pada pertemuan OPEC + di Wina bulan depan, tetapi dapat berkomitmen untuk memperpanjang pembatasan produksi.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent turun USD1,67 (-2,7%), menjadi USD60,76 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI turun USD1,84 (-3,2%), menjadi USD55,21 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi berakhir dengan menembus level tertinggi satu pekan, di tengah ketidakpastian politik AS dan laporan keuangan yang suram, Penyelidikan pemakzulan yang sedang berlangsung terhadap Trump membayangi harapan untuk kesepakatan perdagangan AS-China.

Sementara itu pasar menunggu lebih banyak isyarat dari rilis risalah rapat kebijakan moneter The Fed. Harga logam lainnya; perak naik 0,8% menjadi USD17,16 per ounce, platinum melonjak 1,8% menjadi USD910,15 dan palladium melejit 1,9% menjadi USD1.770,44.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,12% menjadi USD1.472,58 per ounce.

  • Harga emas berjangka naik 0,09% menjadi USD1.474,30 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author