Bursa Pagi: Global-Regional Variatif, IHSG Tertekan Berpeluang Technical Rebound

Bursa Pagi: Global-Regional Variatif, IHSG Tertekan Berpeluang Technical Rebound

Posted by Written on 12 November 2019


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Selasa (12/11) dibuka bervariasi relatif menguat. Investor berhati-hati mencermati perkembangan perundingan AS-China dan meningkatnya kekerasan dalam aksi protes di Hongkong. Indeks MSCI Asia ex-Jepang sedikit melemah.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan penurunan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,45%. Penurunan indeks berlanjut 0,41% (-28,00 poin) ke level 6.744,50 pada pukul 8:05 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang naik 0,20% (46,55 poin) menjadi 23.378,39, setelah dibuka menguat 0,1% di tengah pelemahan harga saham Nisaaan Motor 0,1% jelang rilis laporan keuangan. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka naik 0,32%, dan berlanjut meningkat 0,39% ke posisi 2.133,32.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melaju 0,51% (137,71 poin) ke level 27.064,26 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China menguat 0,10% menjadi 2.913,00.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada pergerakan indeks acuan di bursa saham global dan regional yang bervariasi, setelah gagal keluar dari tekanan penurunan pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup turun 0,47% ke level 6.148. Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange anjlok 0,76% menjadi USD 24,95.

Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berpeluang berbalik menguat, berusaha kembali ke pola  uptrend  jangka panjang. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi pelemahan lanjutan mendekati area jenuh jual sehingga berpeluang  technical rebound.

Tim Riset Indo Premier berpendapat kekhawatiran investor seputar perang dagang antara AS-China, setelahbantahan dari Presiden AS Donald Trump terkait klaim China tentang pembatalan beberapa tarif yang sudah dikenakan sebelumnya secara bertahap, diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.

Sementara itu turunnya sejumlah harga komoditas yaitu minyak mentah, nikel, timah dan emas juga diprediksi akan menambah katalis negatif bagi indeks. IHSG diprediksi akan melanjutkan pelemahannya dengan  support  di level 6.115 dan  resistance  di level 6.180.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: BBRI (Buy, Support: Rp3.950, Resist: Rp4.050), ASII (Buy, Support: Rp6.575, Resist: Rp6.725), 

    SMRA (Buy, Support: Rp1.150, Resist: Rp1.180), BBCA (Buy, Support: Rp31.275, Resist: Rp31.675).

  • ETF: XISC ( SELL , Support: Rp700, Resist: Rp710), XIPI (Buy, Support: Rp170, Resist: Rp172), 

    XIIF ( SELL , Support: Rp618, Resist: Rp628).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir  mixed  cenderung melemah, di tengah kekhawatiran perdagangan AS-China yang masih berlangsung serta aksi demonstrasi di Hong Kong yang semakin memanas. Namun indeks Dow Jones mencatatkan rekor penutupan tertinggi baru didukung lonjakan harga saham Boeing 4,5% yang diberitakan akan melanjutkan pengiriman pesawat 737 Max bulan depan.

Indeks S&P 500 turun dipimpin kejatuhan sektor utilitas dan energi. Saham Cisco Systems dan Qualcomm merosot masing-masing 1,5% dan 2,3%, setelah  downgrade  analis, mengimbangi lompatan saham Walgreens Boots Alliance sebesar 5,1%. Selanjutnya investor akan mencermati komentar perdagangan dari Presiden AS Donald Trump, yang akan berbicara di The Economic Club of New York, Selasa ini.

  • Dow Jones Industrial Average menguat tipis 0,4% (10,25 poin) menjadi 27.691,49.
  • S&P 500 turun 0,20% (-6,07 poin) ke level 3.087,01.

  • Nasdaq Composite berkurang 0,13% (-11,04 poin) ke posisi 8.464,28.
Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup variatif, di tengah memudarnya optimisme perundingan perdagangan AS-China. Ketegangan yang memanas di Hong Kong juga membebani sentimen investor. Indeks STOXX 600 sedikit berkurang 0,02% di posisi 405,34, dipimpin kejatuhan harga saham sektor sumber daya dasar -dengan eksposur yang tinggi ke China - lebih dari 1%. produsen roti asal Inggris, Greggs, melonjak 16,8% untuk memimpin Stoxx 600 setelah membukukan pertumbuhan penjualan yang kuat dan meningkatkan perkiraan laba 2019.

Rilis data PDB Inggris tumbuh sebesar 0,3% pada kuartal ketiga, yang berarti ekonomi negara itu terhindar dari jurang resesi secara teknikal setelah mengalami kontraksi 0,2% pada kuartal kedua. Produksi manufaktur Inggris turun 0,4% pada September dibandingkan Agustus, anjlok 1,6% dari September 2018, dan output industri Italia menyusut 0,4% pada September.

  • FTSE 100 London turun 0,42% (-30,84 poin) ke level 7.328,54.

  • DAX 30Frankfurt menyusut 0,23% (-30,19 poin) ke posisi 13.198,37.

  • CAC 40 Paris menguat 0,07% (4,12 poin) menjadi 5.893,82.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir melemah, setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa perundingan perdagangan dengan China berjalan "sangat baik" tetapi hanya akan membuat kesepakatan dengan Beijing jika itu tepat bagi AS. Trump menyebutkan ada laporan yang salah tentang kesediaan AS untuk menurunkan tarif impor barang China.

Dolar melemah terhadap yen Jepang, franc Swiss dan euro. Poundsterling menguat 0,63% menjadi USD1,285 karena ekonomi Inggris mampu menghindari resesi, meski pertumbuhan dalam tiga bulan hingga September lebih lambat dari ekspektasi. Indeks dolar, ukuran  greenback  terhadap enam mata uang negara maju turun 0,16% menjadi 98,200.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.10330.000.00%6:24 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.2854-0.0001-0.01%6:25 PM
Yen (USD-JPY)109.04-0.01-0.01%6:25 PM
Yuan (USD-CNY)7.01030.0175+0.25%10:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,067.0053.00+0.38%3:53 AM

Sumber : Bloomberg.com, 11/11/2019 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak turun, setelah Trump menepis laporan tentang penurunan tarif impor China dalam waktu dekat. Merefleksikan dampak perang dagang, data akhir pekan lalu menunjukkan indeks harga produsen China turun paling tajam dalam lebih dari tiga tahun pada Oktober. Penjualan mobil di China melorot selama 16 bulan berturut-turut pada Oktober.

Investor juga khawatir tentang kelebihan pasokan minyak mentah. Sekjen OPEC Mohammad Barkindo mengatakan, prospek pasar minyak tahun depan mungkin memiliki potensi kenaikan, mengindikasikan berkurangya keperluan untuk memangkas produksi lebih lanjut. Pipa minyak Keystone berkapasitas 590.000 barel per hari milik TC Energy, kembali beraktivitasdengan peningkatan volume secara bertahap.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent, turun 29 sen (-1,3%) menjadi USD62,22 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI turun 38 sen (-0,7%) menjadi USD56,86 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi jatuh ke level terendah dalam lebih dari tiga bulan, karena indeks saham Wall Street dekat dengan level rekor yang dicapai pada pekan sebelumnya, di tengah ketidakpastian baru perundingan dagang AS-China.

Emas merosot 3,6% pekan lalu, penurunan mingguan terbesar dalam tiga tahun terakhir di tengah penguatan ekuitas dan optimisme perundingan dagang AS-China. Harga logam lainnya; palladium anjlok 3,2% menjadi USD1.686,93 per ounce, platinum tergelincir 1%, menjadi USD877,43, dan perak naik 0,3% menjadi USD16,84.

  • Harga emas di pasar spot turun 0,1% menjadi USD1.456,98 per ounce.

  • Harga emas berjangka turun 0,4% menjadi USD1.457,10 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF

#IPOTKaryaAnakBangsa

#BanggaPakeIPOT

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author