Bursa Sore: IHSG Sesi Sore Solid Meski Aksi Jual Makin Meningkat

Bursa Sore: IHSG Sesi Sore Solid Meski Aksi Jual Makin Meningkat

Posted by Written on 23 October 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) menanjak pada perdagangan hari Rabu (22/10) setelah bergerak datar di akhir sesi pagi. Indeks menguat +32 poin (+0,52 persen) ke level 6.257.

Indeks LQ45 +0,94% ke 992. Indeks IDX30 +0,93% ke level 540. Indeks IDX80 +0,92% ke 141. Indeks JII +0,85% ke posisi 697. Indeks Kompas100 +0,62% ke 1.258. Indeks Sri Kehati +0,91 persen ke 393. Indeks SMInfra18 +1,15 persen ke level 331.

IHSG bergerak menguat setelah sempat flat di ujung perdagangan sesi pagi. Sementara pasar regional tertekan seiring sentimen Brexit setelah parlemen Inggris menolak untuk mempercepat RUU hengkangnya Inggris dari Uni Eropa.

Saham-saham teraktif: MAMIMKNTABBATCPIHMSPFRENJPFA

Saham-saham top gainers LQ45: BTPSITMGJPFAWIKAPGASPTBABMRI

Saham-saham top losers LQ45: BSDEBBCASRILADROERAAGGRMMNCN

Nilai transaksi mencapai Rp9,66 triliun. Volume trading sebanyak 177,46 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp231,73 miliar.

Nilai tukar rupiah naik +0,09 persen ke level Rp14.025 terhadap USD (04.00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia melemah pada perdagangan hari Rabu (23/10). Pelemahan ini seiring perkembangan isu Brexit yang memungkinkan tenggat waktu bagi Inggris untuk hengkang dari keanggotaan UE tertunda lagi.

Pada hari Selasa pekan ini, Parlemen Inggris setuju dengan rencana Brexit PM Boris Johnson tetapi menolak jadwal untuk mempercepat RUU untuk membawa Inggris hengkang dari Uni Eropa. Ini berarti Inggris tidak akan dapat menyelesaikan tenggat waktu keluar dari Uni Eropa pada 31 Oktober.

"Secara garis besar ada 2 skenario. Akan ada perpanjangan singkat sebelum parlemen akan menyetujui rencana Johnson. Atau mungkin ada pemilihan umum yang akan membutuhkan perpanjangan lebih lama," kata Kyosuke Suzuki, Analis Societe Generale seperti dikutip Reuters.

Menurut dia, sekarang tidak mungkin Inggris keluar dari UE sesuai tenggat waktu pada 31 Oktober.
Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) melemah -0,49 persen.

Market saham China ke zona merah saat akhir sesi. Indeks Shenzhen Composite lost -0,79 persen ke 1.618. 

Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong terkoreksi.

Pasar saham Australia flat. Indeks ASX200 stagnan di level 6.673. Pasar saham Jepang kembali beraktifitas dan berada di zona hijau saat akhir sesi. Harga saham unggulan di bursa Tokyo, Softbank melemah 2,51 persen.

Adapun Indeks Kospi di bursa Korsel bergerak dalam tekanan, turun -0,39 persen ke level 2.080.
Indeks dolar AS melemah ke level 97,54 dibandingkan sesi sebelumnya pada posisi 97,599.

Nilai tukar yen menguat ke posisi 108,36 terhadap USD dibanding posisi sesi sebelumnya di level 108,51 yen.
Dolar Australia menguat ke posisi $0,6.844 dari sebelumnya di posisi $0,6831.

Indeks Nikkei (Jepang) +0,34% ke level 22.625.

Indeks Shanghai (China) -0,43% ke posisi 2.941.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,82% pada level 26.566.

Indeks Straits Times (Singapura) -0,57% pada level 3.142.


Bursa Eropa

Market saham Eropa melemah saat menit-menit awal pada perdagangan hari Rabu (23/10) pagi waktu setempat. Parlemen Inggris memaksa PM Boris Johnson menghentikan sementara progres kesepakatan Brexit-nya.

Indeks DAX (Jerman) -0,22% pada posisi 12.726.

Indeks FTSE (Inggris) +0,18% ke level 7.225.

Indeks CAC (Perancis) -0,56% di posisi 5.626.


Oil

Harga minyak bergerak melemah pada perdagangan sesi sore, hari Rabu (23/10) karena stok minyak di AS lebih tinggi dari perkiraan tetapi kemungkinan OPEC memangkas produksi lebih besar menahan pelemahan minyak lebih dalam.

Minyak Brent turun 25 sen ke harga USD 59,45 per barel (08:34 GMT). Sedangkan minyak WTI turun 32 sen ke level USD 54,16 per barel.


(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author