Bursa Siang: Regional Tertekan Ketidakpastian Brexit, IHSG Datar

Bursa Siang: Regional Tertekan Ketidakpastian Brexit, IHSG Datar

Posted by Written on 23 October 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) terkoreksi tipis perdagangan sesi pagi hari Rabu (22/10). Indeks merosot -3 poin (-0,04 persen) ke level 6.222.

Indeks LQ45 +0,09% ke 983. Indeks IDX30 +0,02% ke level 535. Indeks IDX80 +0,07% ke 139. Indeks JII +0,05% ke posisi 691. Indeks Kompas100 -0,03% ke 1.250. Indeks Sri Kehati +0,05 persen ke 390. Indeks SMInfra18 +0,09 persen ke level 328.

IHSG berakhir flat di ujung perdagangan sesi pagi. Analis pasar modal Hans Kwee menilai pergerakan IHSG ini bukan karena pasar merespon negatif pengumuman kabinet. Gerak IHSG ini lebih karena faktor jenuh beli. 

Sementara pasar regional tertekan seiring sentimen Brexit setelah parlemen Inggris menolak untuk mempercepat RUU hengkangnya Inggris dari Uni Eropa.

Saham-saham teraktif: MKNTABBATCPIFRENJPFABBRIMSIN

Saham-saham top gainers LQ45: BTPS,JPFAPGASCTRAINCOWIKAITMG

Saham-saham top losers LQ45: BBRITPIABBCAINKPASIISCMASMGR

Nilai transaksi mencapai Rp4,56 triliun. Volume trading sebanyak 116,36 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp184,84 miliar.

Nilai tukar rupiah turun -0,02 persen ke level Rp14.040 terhadap USD (12.00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia melemah di sesi pagi pada perdagangan hari Rabu (23/10). Pelemahan ini seiring perkembangan isu Brexit yang memungkinkan tenggat waktu bagi Inggris untuk hengkang dari keanggotaan UE tertunda lagi.

Pada hari Selasa pekan ini, Parlemen Inggris setuju dengan rencana Brexit PM Boris Johnson tetapi menolak jadwal untuk mempercepat RUU untuk membawa Inggris hengkang dari Uni Eropa. Ini berarti Inggris tidak akan dapat menyelesaikan tenggat waktu keluar dari Uni Eropa pada 31 Oktober.

"Secara garis besar ada 2 skenario. Akan ada perpanjangan singkat sebelum parlemen akan menyetujui rencana Johnson. Atau mungkin ada pemilihan umum yang akan membutuhkan perpanjangan lebih lama," kata Kyosuke Suzuki, Analis Societe Generale seperti dikutip Reuters.

Menurut dia, sekarang tidak mungkin Inggris keluar dari UE sesuai tenggat waktu pada 31 Oktober.

Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk pasar saham Jepang) melemah -0,26 persen.

Market saham China flat saat sesi pagi. Indeks Shenzhen Composite naik 1 persen. Indeks Hang Seng di bursa Hong Kong juga bergerak flat.

Pasar saham Australia ke zona merah, Indeks ASX200 drop -0,35 persen. Pasar saham Jepang kembali beraktifitas dan berada di zona hijau saat sesi siang sedang berlangsung. Harga saham unggulan di bursa Tokyo, Softbank melemah 2,56 persen.
Adapun Indeks Kospi di bursa Korsel bergerak dalam tekanan, turun -0,19 persen.
Indeks dolar AS melemah ke level 97,528 dibandingkan sesi sebelumnya pada posisi 97,573.
Nilai tukar yen menguat ke posisi 108,34 terhadap USD dibanding posisi sesi sebelumnya di level 108,51 yen.
Dolar Australia menguat ke posisi $0,6.853 dari sebelumnya di posisi $0,6849.
Indeks Nikkei (Jepang) +0,04% ke level 22.556. (11.51 am)
Indeks Shanghai (China) -0,31% ke posisi 2.945. (break).
Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,94% pada level 26.535. (break)
Indeks Straits Times (Singapura) -0,65% pada level 3.140. (12.00 pm).

Oil
Harga minyak bergerak melemah pada perdagangan sesi pagi, hari Rabu (23/10) karena stok minyak di AS lebih tinggi dari perkiraan tetapi kemungkinan OPEC memangkas produksi lebih besar menahan pelemahan minyak lebih dalam.
Minyak Brent turun 31 sen ke harga USD 59,39 per barel (04:05 GMT). Sedangkan minyak WTI turun 43 sen ke level USD 54,05 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author