Bursa Sore: Pemodal Regional Kehilangan Animo, IHSG Berbalik Menguat

Bursa Sore: Pemodal Regional Kehilangan Animo, IHSG Berbalik Menguat

Posted by Written on 16 October 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bertengger di zona hijau pada perdagangan hari Rabu (16/10) setelah variatif sepanjang sesi. Indeks menguat +11 poin (+0,19 persen) ke level 6.169.

Indeks LQ45 +0,30% ke 962. Indeks IDX30 +0,35% ke level 524. Indeks IDX80 +0,24% ke 137. Indeks JII +0,01% ke posisi 679. Indeks Kompas100 +0,29% ke 1.236. Indeks Sri Kehati +0,61 persen ke 384. Indeks SMInfra18 +0,28 persen ke level 323.

Saham-saham teraktif: FRENESTITCPIMAMIPURE

BHITKPIG

Saham-saham top gainers LQ45: SRILSMGRUNVRBSDEINTP, BNI, CTRA

Saham-saham top losers LQ45: KLBFINDFINKPINDYASIIJSMR

ICBP

Nilai transaksi mencapai Rp8,89 triliun. Volume trading sebanyak 153,58 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp195,27 miliar.

Nilai tukar rupiah turun -0,03 persen ke level Rp14.164 terhadap USD (04.00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia kehilangan gairah pada perdagangan hari Rabu (16/10) karena para investor masih tidak yakin pembicaraan Brexit di Brussels akan mengarah pada kesepakatan untuk menghindari kekacauan keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk market saham Jepang) menguat 0,4 persen.

Kalangan analis menilai pasar terlalu optimistis tidak mencermati peringatan IMF yang melihat perang dagang AS vs China akan memangkas pertumbuhan global tahun 2019 ke level terendah terhitung sejak krisis finansial tahun 2008-2009.

"Tampaknya pasar mengesampingkan peringatan mengerikan dari IMF. Alih-alih fokus pada sisi yang relatif cerah yaitu sentimen Brexit, sanksi Turki yang lebih ringan dan hanya menghindari kekacauan AS-China," kata Analis Mizuho Bank, Visnhu Varathan seperti dikutip CNBC.

"Market saham menguat di mana-mana didukung serangkain berita utama Brexit dan saat periode rilis kinerja emiten dimulai di Amerika Serikat," kata Tim Analis JP Morgan dalam note-nya kepada para klien seperti dikutip Reuters.

Indeks Nikkei 225 di bursa Jepang menguat saat akhir sesi perdagangan. Penguatan signifikan sektor saham otomotif, teknologi dan ritel menopang laju pasar saham Jepang. Sementara itu Indeks Kospi (Korsel) juga ke zona penguatan setelah naik 0,71 persen ke level 2.082.

Market saham China tertekan saat akhir sesi. Indeks Shenzhen Component drop -0,40 persen ke 1.635. Indeks Shenzhen Composite melorot -0,41 persen ke posisi 2.978.
Di pasar saham Hong Kong, Indeks Hang Seng bergerak menguat ke zona hijau meskipun terjadi ketidakpastian politik seiring aksi protes terhadap pemimpin Hong Kong, Carrie Lam. Anggota parlemen Hong Kong pro demokrasi mencela Carrie Lam.
Carrie Lam akan menyampaikan pidato tahunannya lewat video setelah diinterupsi dua kali. Fokus pidatonya adalah tentang usulan tanah dan perumahan. Hal ini dipandang sebagai tawaran untuk memulihkan kepercayaan di Hong Kong pasca berbulan-bulan diwarnai aksi unjuk rasa anti pemerintah yang telah mengurangi kepercayaan bisnis di negara tersebut.
Sedangkan Indeks ASX 200 di bursa Australia menguat 1,27 persen ke 6.736. Sektor finansial melaju 1,51 persen dimotori saham-saham banking.
Indeks dolar AS naik tipis ke level 98,230 dibandingkan sesi sebelumnya pada posisi 98,364.
Nilai tukar yen melemah ke posisi 108,66 terhadap USD dibanding posisi sesi awal pekan ini di level 108,37 yen.
Dolar Australia menguat ke posisi $0,6738 dibanding sesi sebelumnya pada level $0,6724.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) +1,20% ke level 22.472.
Indeks Shanghai (China) -0,41% ke posisi 2.978.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,61% pada level 26.664.
Indeks Straits Times (Singapura) +0,62% pada level 3.135.

Bursa Eropa
Pasar saham Eropa ke zona merah saat awal-awal sesi pada perdagangan hari Rabu (16/10) pagi waktu setempat karena para investor berhenti untuk menargetkan kemungkinan kesepakatan Brexit yang akan terjadi antara Inggris dan Uni Eropa.
Indeks DAX (Jerman) -0,13% pada level 12.613.
Indeks FTSE (Inggris) +0,06% di posisi 7,215.
Indeks CAC (Perancis) -0,30% ke level 5.685.

Oil
Harga minyak bangkit di sesi sore pada perdagangan hari Rabu (16/10) mengekor penguatan pasar saham karena para investor menyematkan harapan pada kemungkinan kesepakatan Brexit antara Inggris dan Uni Eropa. Selain itu seiring sinyal OPEC dan aliansinya bahwa pembatasan suplai lebih lanjut memungkinkan.
Minyak Brent naik 21 sen ke harga USD 58,95 per barel (03:10 GMT). Minyak WTI melaju 16 sen ke harga USD 52,97 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author