Bursa Pagi: Global-Regional Melaju Kecang, IHSG Berpotensi Naik

Bursa Pagi: Global-Regional Melaju Kecang, IHSG Berpotensi Naik

Posted by Written on 14 October 2019


Ipotnews - Awali pekan ini, Senin (14/10), bursa saham Asia dibuka ceria merespon kesepakatan dagang parsial China-AS yang mendongkrak indeks saham acuan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street. Bursa saham Jepang hari ini ini libur, dan investor menunggu rilis data perdagangan China yang akan dirilis siang ini.

AS menunda rencana kenaikan tarif impor barang China senilai USD250 miliar, yang semula akan diterapkan pada 15 Oktober nanti. China bersedia membeli produk pertanian AS senilai USD40-50 miliar.

Perdagangan saham dibuka dengan mencatatkan laju kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,83% yang didukung kenaikan harga saham sektor keuangan sebesar 1,06%. Indeks tetap melaju 0,80% (52,70 poin) ke posisi 6.659,50 pada pukul 8:25 WIB.

Pada jam yang sama indeks Kospi, Korea Selatan, bergerak meningkat 1,24% (25,31 poin) ke level 2.069,92, setelah dibuka melonjak 1,27% di tengah kenaikan harga saham Samsung dan SK Hynix masing-masing sebesar 2,14% dan 1,5%.

Lanjutkan tren kenaikan global, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melaju 0,81% (212,49 poin) ke level 26.520,93 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China meningkat 0,68% ke posisi 2.993,96.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren kenaikan indeks di bursa saham global dan regional, setelah ditutup melaju 1,36% pada akhir pekan lalu ke level 6.105. Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih senilai Rp477,8 miliar.

Sejumlah analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini akan berusaha dari fase konsolidasi, didukung potensi  capital inflow.  Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan di area positif.

Tim Riset IndoPremier berpendapat, optimisme investor menyambut positifnya perundingan dagang AS-China akhir pekan lalu, diprediksi akan memberikan sentimen positif.

Sementara itu menguatnya nilai tukar rupiah dan sejumlah harga komoditas yaitu minyak mentah dan timah juga diprediksi akan menambah katalis positif di pasar. IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan  support  di level 6.040 dan  resistance  di level 6.175.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: LSIP (Buy, Support: Rp1.210, Resist: Rp1.260), ICBP (Buy, Support: Rp11.425, Resist: Rp11.800), ASII (Buy, Support: Rp6.275, Resist: Rp6.675), TLKM (Buy, Support: Rp4.100, Resist : Rp4.240).

  • ETF: XISC (Buy, Support: Rp695, Resist: Rp728), XIJI (Buy, Support: Rp671, Resist: Rp695), 

    XPES (Buy, Support: Rp415, Resist: Rp430).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street akhir pekan lalu ditutup di zona hijau, setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa AS dan China mencapai fase pertama kesepakatan dagang, dengan menunda kenaikan tarif impor yang akan dimulai pekan depan. China akan membeli produk pertanian AS senilai antara USD 40 miliar sampai USD 50 miliar. Trump juga mengatakan deal tersebut mencakup masalah pertukaran mata uang asing dengan China. Sebelumnya Trump bertemu dengan Wakil PM China Liu He. Fase kedua kesepakatan dagang akan segera dimulai setelah yang pertama ditandatangani, tiga pekan mendatang.

Secara mingguan, indeks Dow Jones dan Nasdaq melaju 0,9%, S&P 500 meningkat 0,6%. Saham raksasa teknologi menguat. Facebook, dan Amazon naik sekitar 0,5%, Apple melesat 3%. Saham perbankan juga naik; Bank of America dan JP Morgan Chase melompat 1,6%. Harga saham. Produsen chips, seperti Technology Micron dan Xilinx melonjak sekitar 4%.

  • Dow Jones Industrial Average melaju 1,21% (319,92 poin) ke posisi 26.816,59.

  • S&P 500 meningkat 1,09% (23,14 poin) menjadi 2.970,27.

  • Nasdaq Composite melejit 1,34% ke level 8.057,04.
Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange naik 1,29% menjadi USD24,27.

Bursa saham utama Eropa juga mengakhiri akhir pekan lalu dengan menguat, karena munculnya terobosan mengejutkan dalam negosiasi Brexit. Indeks STOXX 600 melonjak 2,31% ke level 391,61, dimotori lompatan harga saham sektor perbankan hingga 5%, tertinggi sejak April 2016. Perdana Menteri Inggris dan Irlandia secara tak terduga mengatakan bahwa mereka telah menemukan jalan menuju kemungkinan kesepakatan Brexit. Inggris dan Uni Eropa sepakat mengadakan pembicaraan intensif selama beberapa hari ke depan. Kesepakatan parsial dalam perundingan AS-China ikut mendongkrak indeks.

Saham SAP, perusahaan teknologi Jerman melambung hingga 10% setelah merilis hasil kinerja kuartal II. Saham Publicis longsor 14,5%, ke level terendah dalam 7 tahun terakhir setelah menurunkan target penjualan. 

Perusahaan pesaingnya, WPP ikut turun 3,4%. Hugo Boss juga rontok 13,5% ke posisi terendah dalam 9 tahun terakhir, karena memangkas target pendapatan tahun 2019, dan merilis kinerja kuartal III yang mengecewakan. Saham Renault melesat 5% setelah pemecatan CEO -nya.

  • DAX 30 Frankfurt melesat 2,86% (347,45 poin) ke level 12.511,65.
  • FTSE 100 London melaju 0,84% (60,72 poin) menjadi 7.247,08.

  • CAC 40 Paris melonjak 1,73% (96,43 poin) ke posisi 5.665,48.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York akhir pekan lalu ditutup melemah ke level terendah tiga bulan karena sentimen risiko meningkat terpengaruh optimisme negosiasi perdagangan AS-China, serta peningkatan peluang Brexit dengan kesepakatan. Uni Eropa sepakat untuk mengadakan putaran negosiasi in  tens dengan   London untuk mengamankan kesepakatan.

Poundsterling naik ke level tertinggi lebih dari tiga bulan terhadap dolar, sementara euro naik ke level tertinggi tiga pekan karena selera risiko meningkat. Pada saat yang sama, mata uang  safe-haven  seperti yen dan franc Swiss melemah. Dolar melemah setelah The Fed mengumumkan akan mulai membeli surat utang pemerintah sekitar USD60 miliar per bulan untuk memastikan "cadangan yang cukup" dalam sistem perbankan. Indeks dolar turun 0,41% menjadi 98,301.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% Change
Euro (EUR-USD)1.10420.0037+0.34%
Poundsterling (GBP-USD)1.26680.0225+1.81%
Yen (USD-JPY)108.290.31+0.29%
Yuan (USD-CNY)7.0892-0.0271-0.38%
Rupiah (USD-IDR)14,137.50-12.50-0.09%

Sumber : Bloomberg.com, 11/10/2019 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges akhir pekan lalu ditutup menguat tajam, setelah media lokal Iran memberitakan bahwa dua roket menghantam sebuah kapal tanker Iran yang sedang berlayar di Laut Merah di lepas pantai Arab Saudi, 60 mil dari kota Jeddah. Kantor berita pemerintah Iran, IRNA memberitakan kapal tanker itu diidentifikasi sebagai Sabity.

Para pejabat Arab Saudi tidak tersedia untuk menanggapi berita tersebut. Peristiwa tersebut semakin meningkatkan ketegangan geopolitik di Timur Tengah, namun sejumlah analis berpendapat, kanikan harga minyak relatif moderat, di tengah ancaman perlambatan ekonomi global.

  • Harga minyak berjangka Brent naik 2,4% menjadi USD 60,51 per barel.

  • Harga minyak berjangka WTI nak 2,2% menjadi USD54,70 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange akhir pekan lalu ditutup turun, mencatatkan pelemahan mingguan terburuk kedua tahun ini. Tercapainya kesepakatan dagang parsial AS-China, dan terobosan Brexit mendorong investor untuk kembali melirik aset lebih berisiko. Namun para analis mengatakan bahwa emas masih terlihat  bullish  baik secara teknikal maupun fundamental dalam jangka panjang. Mereka meyakini, jika China dan AS membuat kesepakatan dagang, permintaan emas oleh China sebagai konsumen emas terbesar di dunia, akan naik. Sementara itu harga logam berharga lainnya, seperti paladium turun 0,4% menjadi USD1.693,25 per ounce.

  • Harga emas di pasar spot turun 0,7% menjadi USD1.483,59 per ounce.

  • Harga emas berjangka turun 0,9%menjadi USD1.488,20 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author