Bursa Sore: Apresiasi Rupiah Ikut Angkat Penguatan IHSG

Bursa Sore: Apresiasi Rupiah Ikut Angkat Penguatan IHSG

Posted by Written on 11 October 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berlanjut menguat ke zona hijau pada perdagangan hari Jumat (11/10). Indeks melaju 82 poin (+1,36 persen) ke level 6.105.

Indeks LQ45 +1,57% ke 948. Indeks IDX30 +1,62% ke level 516. Indeks IDX80 +1,67% ke 135. Indeks JII +1,83% ke posisi 672. Indeks Kompas100 +1,62% ke 1.216. Indeks Sri Kehati +1,17 persen ke 379. Indeks SMInfra18 +2,33 persen ke level 314.

Saham-saham teraktif: MAMIIPTVMNCNTELETCPIABBA,OPMS

Saham-saham top gainers LQ45: PGAs, MEDCBRPTGGRMBBTNJSMR,TPIA

Saham-saham top losers LQ45: TKIMPWON

Tim Analis Indo Premier Sekuritas menilai, IHSG konsisten menguat seiring optimisme investor terhadap kemajuan negosiasi damai perang dagang AS vs China. Selain itu penguatan rupiah dan kenaikan harga komoditas minyak, nikel dan timah turut menjadi katalis positif bagi IHSG .

Nilai transaksi mencapai Rp8,30 triliun. Volume trading sebanyak 153,85 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp477,80 miliar.
Nilai tukar rupiah naik tipis +0,16 persen ke level Rp14.123 terhadap USD (04.00 pm).

Bursa Asia
Market saham Asia menguat pada perdagangan hari Jumat (11/10). Hal ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan dia akan bertemu dengan negosiator utama China dalam negosiasi konflik dagang kedua negara. Pernyataan ini menggerakkan harapan lahirnya kesepakatan damai perang dagang AS vs China.
Bullish market muncul setelah proses negosiasi antara pejabat tinggi AS dan China digambarkan Trump sebagai sangat-sangat baik. Seorang pejabat gedung putih mengatakan pembicaraan menuju ke arah lebih baik dari perkiraan.
"Skenario terbaik mungkin hanya sebagian kesepakatan. Saya tidak berpikir akan melihat hasil (negosiasi) yang sangat kuat hari ini," kata Alex Wong, Analis pada Ample Capital seperti dikutip CNBC.
Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk market saham Jepang) menguat 1,28 persen.
Market saham China ke zona hijau saat akhir sesi. Indeks Shenzhen Composite menguat 0,314 persen ke 1.636. Indeks Shenzhen Component naik 0,3 persen pada level 9.666.
Di pasar saham Hong Kong Indeks Hang Seng juga bergerak ke zona hijau, naik signifikan. Saham unggulan CNOOC naik signifikan 4.52 persen.
Sementara di bursa Jepang, Indeks Nikkei 225 pun bergerak positif saat akhir perdagangan. Indeks Topix melaju 0,88 persen ke 1.595. Saham unggulan di bursa saham Jepang seperti Fast Retailing menguat 2,63 persen setelah mencapai laba yang mencapai rekor.
Sedangkan Indeks ASX 200 di bursa Australia melaju 0,91 persen ke level 6.606. Indeks Kospi (Korsel) juga ke zona penguatan setelah naik 0,81 persen ke level 2.044.
Indeks dolar AS melorot ke level 98,683 dibandingkan sesi kemarin pada posisi 99,0.
Nilai tukar yen melemah ke posisi 107,97 terhadap USD dibanding posisi sesi sebelumnya di level 107,6 yen.
Dolar Australia melaju ke posisi $0,6767 dibanding sesi kemarin pada level $0,672.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) +1,15% ke level 21.798.
Indeks Shanghai (China) +0,88% ke posisi 2.973.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +2,34% pada level 26.308.
Indeks Straits Times (Singapura) +0,74% pada level 3.112.

Bursa Eropa
Market saham Eropa bergerak menguat saat menit-menit awal pada perdagangan hari Jumat (11/10) pagi waktu setempat karena sinyal yang muncul dari negosiasi perang dagang AS vs China serta pertemuan antara pemimpin Inggris dan Irlandia membahas Brexit.
Indeks DAX (Jerman) +1,03% ke level 12.288.
Indeks FTSE (Inggris) -0,22% di posisi 7.170.
Indeks CAC (Perancis) +0,34% pada level 5.588.

Oil
Harga minyak menguat pada perdagangan hari Jumat (11/10) setelah OPEC mengisyaratkan pemangkasan suplai lebih besar. Di sisi lain muncul optimisme terkait negosiasi damai perang dagang AS dan China untuk mengakhiri konflik dagang.
Minyak Brent naik 16 sen ke harga USD 59,26 per barel (02.51 GMT). Minyak WTI melaju 16 sen ke harga USD 53,71 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author