Bursa Pagi: Global-Regional Menghijau, IHSG Berpeluang Berbalik Naik

Bursa Pagi: Global-Regional Menghijau, IHSG Berpeluang Berbalik Naik

Posted by Written on 11 October 2019


Ipotnews - Jelang akhir pekan, Jumat (11/10), bursa saham Asia dibuka ceria, merespon tren pergerakan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street yang menguat, setelah pernyataan bernada positif dari Presiden AS Donald Trump dan Wakil Perdana Menteri Liu He tentang perundingan dagang AS-China di Washington. Indeks MSCI Asia ex-Jepang naik 0,43%.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan lompatan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,79%, diwarnai kenaikan harga minyak pada pembukaan pasar Asia. Indeks berlanjut melaju 0,81% (52,80 poin) ke level 6.599,90 pada pukul 8:25 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak naik 0,83% (177,97 poin) ke level 21.729,95, setelah dibuka meningkat 0,69% dan Topix naik 0,47%, didukung lonjakan harga saham Fast Retailing hampir 4,0%. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melaju 1,01%, saham LG Chem melejit 1,18%, dan berlanjut naik 0,74% menjadi 2.043,19.

Memperkuat tren kenaikan global, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melonjak 1,28% (328,96 poin) ke level 26.036,89 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China naik 0,27% menjadi 2.955,66.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren kenaikan indeks di bursa saham global dan regional, setelah kemarin gagal berlabuh di teritori positif dan ditutup sedikit melemah 0,09% menjadi 6.023. Investor asing membukukan penjualan bersih Rp565,34 miliar.

Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berpeluang berbalik menguat, berusaha menjauh dari level psikologis 6.000, didukung capital inflow.  Beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi penguatan di area jenuh jual.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, ekspektasi investor akan adanya kemajuan dalam negosiasi dagang AS-China - setelah Presiden AS Donald Trump bersediabertemu Wakil PM China Liu He Jumat ini -diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.

Sementara itu menguatnya nilai tukar rupiah, serta sebagian besar harga komoditas seperti minyak mentah, CPO, nikel, dan timah, diprediksi akan menjadi tambahan katalis positif di pasar. IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan  support  di level 5.985 dan  resistance  di level 6.055.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: PWON (Buy, Support: Rp620, Resist: Rp665), ERAA (Buy, Support: Rp1.545, Resist: Rp1.695), 

    SMGR (Buy, Support: Rp11.425, Resist: Rp11.675), BMRI (Buy, Support: Rp6.425, Resist : Rp6.625).

  • ETF: XPLC ( SELL , Support: Rp471, Resist: Rp474), XPID ( SELL , Support: Rp505, Resist: Rp507), 
  • XPDV (Buy, Support: Rp445, Resist: Rp448).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir menguat, setelah Presiden AS Donald Trump men-tweet akan akan bertemu dengan Wakil PM China Liu He, sehingga meningkatkan harapan kedua negara dapat membuat kemajuan di bidang perdagangan. Indeks Dow Jones sempat melesat 257,30 poin, atau 0,98%. 

Seorang pejabat senior pemerintah mengatakan bahwa Liu masih dijadwalkan meninggalkan AS Jumat malam, dan makan malam akan berlangsung Kamis malam di Washington. Liu menyatakan China datang untuk bernegosiasi dengan "ketulusan" dan niat baik untuk bekerja sama dengan AS.

Media mengabarkan AS mempertimbangkan untuk menunda rencana kenaikan tarif impor pekan depan dengan imbalan pakta mata uang, AS memberikan lisensi kepada sejumlah perusahaan AS untuk menjual komponen non sensitif ke Huawei. Saham Caterpillar melonjak 2,7%, Apple melaju 1,4%, Morgan Stanley, Goldman Sachs dan JP Morgan Chase masing-masing meningkat lebih dari 1%. Rilis data inflasi konsumen AS periode September menunjukkan angka yang stabil, biaya energi yang lebih rendah mengimbangi tekanan kenaikan harga perumahan dan perawatan medis.

  • Dow Jones Industrial Average naik 0,57% (150,66 poin) menjadi 26.496,67.

  • S&P 500 meningkat 0,64% (18,73 poin) ke posisi 2.938,13.

  • Nasdaq Composite bertambah 0,6% (47,04 poin) ke level 7.950,78.
Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange naik 0,63% menjadi USD23,96.

Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup menguat, investor terus mencermati perundingan dagang AS-China. "Hari besar negosiasi dengan China," kata Trump dalam cuitannya. "Mereka ingin membuat kesepakatan, tetapi apakah saya mau? Saya bertemu dengan Wakil Perdana Menteri besok (Jumat) di Gedung Putih." Uni Eropa memperingatkan bahwa konsesi besar diperlukan jika harus mencapai kesepakatan Brexit di menit-menit terakhir sebelum batas waktu 31 Oktober. Optimisme terhadap Brexit sedikit meningkat ketika PM Inggris Boris Johnson dan mitranya dari Irlandia, Leo Varadkar, menyatakan bahwa mereka melihat "jalan menuju kemungkinan kesepakatan."

Rilis data PDB Inggris naik 0,3% dalam tiga bulan hingga Agustus setelah pertumbuhan Juli direvisi dari 0,3% menjadi 0,4%, terhindar dari ancaman resesi di kuartal ketiga. Indeks STOXX 600 naik 0,65% menjadi 382,76, setelah berfluktuasi untuk sebagian besar sesi. Sektor otomotif dan  basic resources  memimpin kenaikan, melonjak lebih dari 2% dan 3%. Saham produsen barang mewah LVMH melambung lebih dari 5% karena kinerja yang kuat, menarik Christian Dior lebih dari 4%. Bank Clydesdale, Inggris, melesat 6%. Namun Philips rontok sekitar 9% setelah memperingatkan akan gagal memenuhi target margin 2019-nya.

  • FTSE 100 London menguat 0,28% (19,86 poin) ke posisi 7.186,36.

  • DAX 30 Frankfurt naik 0,58% (69,94 poin) menjadi 12.164,20.

  • CAC 40 Paris melonjak 1,27% (69,91 poin) ke level 5.569,05.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup di posisi terendah dua pekan, karena investor semakin optimistis tentang kemajuan dalam kesepakatan perdagangan AS-China. Wakil PM China Liu He mengatakan, Beijing bersedia untuk mencapai kesepakatan dengan Washington mengenai sejumlah masalah guna mencegah eskalasi ketegangan lebih lanjut. Rilis angka inflasi konsumen AS periode September tidak banyak berubah. Spekulasi pasar untuk penurunan suku bunga The Fed melambung jadi 85% dari 53% di bulan sebelumnya

Poundsterling membukukan kenaikan harian terbesar dalam tujuh bulan karena harapan resolusi Brexit. PM Irlandia Leo Varadkar mengatakan, kesepakatan Brexit dapat diselesaikan pada akhir Oktober untuk memungkinkan Inggris meninggalkan Uni Eropa dengan tertib. Irlandia adalah faktor utama kebuntuan Brexit yang berkepanjangan. Indeks dolar yang mengukur kurs  greenback  terhadap enam mata uang negara maju turun 0,42% menjadi 98,70, penurunan harian terbesar dalam lima pekan.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.10070.0002+0.02%7:19 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.2428-0.0015-0.12%7:19 PM
Yen (USD-JPY)107.91-0.07-0.06%7:19 PM
Yuan (USD-CNY)7.1163-0.0165-0.23%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,150.00-22.50-0.16%4:32 AM

Sumber : Bloomberg.com, 10/10/2019 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi bergerak menguat. OPEC akan menggelar pertemuan pada Desember nanti dan akan mengambil, "keputusan yang akan menempatkan kita pada jalur peningkatan dan stabilitas berkelanjutan untuk 2020", kata Sekjen OPEC Mohammad Barkindo. Meski tidak menyebut tentang perpanjangan perjanjian pengendalian produksi, tetapi mampu mendorong pasar keluar dari pesimisme perundingan perdagangan AS-China.

Arab Saudi mengatakan bahwa produksi minyak bulanannya turun sebesar 660.000 barel per hari setelah serangan terhadap fasilitas energinya, September lalu. OPEC menurunkan perkiraan 2020 untuk pertumbuhan pasokan non- OPEC. Anggota OPEC Nigeria berhasil mengamankan target produksi yang lebih tinggi dan Venezuela akan meningkatkan ekspornya karena pengilangan India, Reliance Industries, berencana untuk mulai memuat minyak mentah Venezuela setelah jeda empat bulan.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent naik 90 sen (1,5%) menjadi USD59,21 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI naik 96 sen (1,8%) menjadi USD53,55 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup turun dari level tertinggi satu pekan, sementara palladium menembus harga tertinggi sepanjang masa. China dikabarkan ingin mencapai kesepakatan dengan AS untuk menghindari eskalasi perang dagang. Harga palladium melonjak 1,1% menjadi USD1.700,19 per ounce, setelah mencapai rekor USD1.704,59. Harga platinum melompat 1,1% menjadi USD901,55 per ounce, sementara perak turun 0,7% menjadi USD17,57.

  • Harga emas di pasar spot turun 0,7% menjadi USD1.494,51 per ounce.

  • Harga emas berjangka turun 0,9% menjadi USD1.499,20 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author