Bursa Pagi: Global-Regional Berguguran, Halangi Peluang Laju IHSG

Bursa Pagi: Global-Regional Berguguran, Halangi Peluang Laju IHSG

Posted by Written on 09 October 2019


Ipotnews - Perdagangan saham di bursa Asia pagi ini, Rabu (9/10) dibuka melemah, melanjutkan tekanan penurunan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street, akibat ketidakpastian perundingan perdagangan AS-China yang akan digelar mulai Kamis besok. Indeks MSCI Asia ex-Jepang turun 0,28%. Harga minyak turun pada pembukaan pasar Asia.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kemerosotan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,9% dengan menempatkan sebagian besar sektor di zona merah. Indeks berlanjut turun 0,78% (-51,70mpoin) ke posisi 6.541,70 pada pukul 8:25 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak merosot 0,84% (-182,46 poin) ke level 21.405,32, setelah dibuka melorot 0,84%, dan Topix tergelincir 0,7%. Bursa saham Korea Selatan hari ini libur.

Melanjutkan tren penurunan global, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka turun 0,60% (-156,52 poin) ke level 25.736,88 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China dibuka menyusut 0,39% menjadi 2.902,08.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren penurunan tajam indeks acuan di bursa saham global dan regional, setelah berhasil bermanuver di zona hijau pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup menguat 0,65% ke level 6.039.

Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini berpotensi melanjutkan pola kenaikan jangka panjang didukung capital inflow. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan potensi penguatan lanjutan di area jenuh jual.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, memanasnya hubungan dagang AS-China, seiring dengan diumumkannya daftar perusahaan China yang masuk dalam blacklist dan pembatasan visa terhadap para pejabat China, diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar.

Selain itu melemahnya nilai tukar rupiah serta beberapa harga komoditas seperti minyak mentah dan nikel juga diprediksi akan menjadi tambahan katalis negatif. IHSG diprediksi akan bergerak melemah dengan support  di level 6.005 dan  resistance  di level 6.070.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: CTRA (Buy, Support: Rp1.075, Resist: Rp1.130), BSDE (Buy, Support: Rp1.290, Resist: Rp1.365), MYOR (Buy, Support: Rp2.290, Resist: Rp2.390), MAPI (Buy, Support: Rp975, Resist : Rp1.015).

  • ETF: XMTS (Buy, Support: Rp474, Resist: Rp484), XPLQ (Buy, Support: Rp482, Resist: Rp490), XBLQ (Buy, Support: Rp462, Resist: Rp468).

Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir anjlok, setelah Washington mengumumkan pembatasan terhadap 28 entitas China dan pembatasan visa bagi pejabat pemerintah China dan Partai Komunis terkait penganiayaan etnis Uighur di Provinsi Xinjiang. Kejatuhan harga saham sedikit tertahan oleh pernyataan Chairman Federal Reserve Jerome Powell yang akan segera memperluas balance sheet bank sentral merespon masalah pendanaan yang dihadapi pasar obligasi. Rilis data harga produsen AS mencatat penurunan terbesar dalam delapan bulan pada September, terseret oleh biaya barang dan jasa yang lebih rendah.

Wakil PM China Liu He diberitakan tidak akan membawa titel "utusan khusus," ke AS, yang menandakan dia belum menerima instruksi khusus dari Presiden Xi Jinping. Gedung Putih dikabarkan berupaya membatasi saham China dalam portofolio dana pensiun pemerintah. Saham perbankan memimpin pelemahan; Citigroup, Bank of America dan JP Morgan Chase merosot lebih dari 1%. Sektor industri S&P 500 anjlok 1,6%, dipimpin kejatuhan Caterpillar dan Deere. Saham Facebook, Amazon dan Alphabet juga berguguran. Saham emiten China di bursa AS; Alibaba dan JD.com, masing-masing terpenggal lebih dari 3,5%.

  • Dow Jones Industrial Average merosot 1,19% (-313,98 poin) menjadi 26.164,04.

  • S&P 500 terperosok 1,56% (-45,73 poin) ke posisi 2.893,06.

  • Nasdaq Composite terjungka 1,67% (-132,52 poin) ke level 7.823,78.
Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange turun 0,08% menjadi USD23,62.

Bursa saham utama Eropa tadi malam juga berakhir lebih rendah, karena meredupnya harapan untuk hasil positif perundingan perdagangan AS-China. Ketegangan semakin meningkat oleh kontroversi akibat  tweet  general manager Houston Rockets yang mendukung protes pro-demokrasi di Hong Kong, yang menyebabkan reaksi keras dari Beijing. Media pemerintah China dan Tencent menangguhkan siaran pertandingan pramusim NBA di China, sementara situs belanja Alibaba menghapus  merchandise  Houston Rockets dalam daftar perdagangan di China.

Indeks STOXX 600 merosot 1,10% menjadi 378,71, saham konstruksi, ritel dan perjalanan tergerus lebih dari 1,7%. Saham Electro components melonjak hampir 2% setelah melaporkan perdagangan yang kuat. Qiagen Jerman longsor hampir 21% setelah melaporkan penjualan kuartal ketiga meleset dari ekspektasi. Saham London Stock Exchange Group (LSE) merosot hampir 6% karena bursa saham Hong Kong, membatalkan tawaran pembelian saham senilai USD39 miliar. Data  produksi  industri Jerman untuk Agustus, naik 0,3% melebihi ekspektasi kenaikan 0,1%, sehingga menurunkan kekhawatiran resesi.

  • FTSE 100 London melorot 0,76% (-54,73 poin) menjadi 7.143,15.

  • DAX 30 Frankfurt terpangkas 1,05% (-127,23 poin) ke posisi 11.970,20.

  • CAC 40 Paris terperosok 1,18% (-64,99 poin) ke level 5.456,62.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup menguat terhadap mata uang lainnya setelah Chairman The Fed, Jerome Powell menyatakan bahwa bank sentral tidak berkomitmen untuk penurunan suku bunga lebih lanjut yang mengindikasikan bahwa penurunan suku bunga Oktober jauh dari ekspektasi pasar. Laju indeks harga produsen AS di luar dugaan melemah pada September, naik terendah dalam hampir tiga tahun.

Dolar berada di bawah tekanan setelah Departemen Luar Negeri AS memberlakukan pembatasan visa pada sejumlah pejabat pemerintah China dan Partai Komunis China, dan Departemen Perdagangan AS mem-blacklist sejumlah perusahaan China. Yen menguat karena cenderung diuntungkan selama terjadi tekanan geopolitik atau finansial karena Jepang adalah negara kreditor terbesar di dunia. Indeks dolar, ukuran kurs  greenback  terhadap enam mata uang negara maju naik 0,17% menjadi 99,133.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.09610.0004+0.04%7:24 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.22220.0003+0.02%07:24:00 PM
Yen (USD-JPY)106.94-0.15-0.14%7:24 PM
Yuan (USD-CNY)7.1444-0.0039-0.05%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14161.5-1-0.01%4:50 AM

Sumber : Bloomberg.com, 8/10/2019 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak melemah, karena meredupnya harapan akan hasil positif negosiasi dagang AS-China, meskipun gejolak di Irak dan Ekuador memberikan dukungan pada harga minyak mentah. Harga minyak mentah Brent dan WTI sempat melonjak lebih dari 1% di awal sesi, namun ditutup melemah. Harga minyak semakin tertekan setelah data American Petroleum Institute menunjukkan persediaan minyak mentah AS hingga akhir pekan lalu naik 4,1 juta barel, jauh melampaui ekspektasi kenaikan 1,4 juta barel.

Badan Informasi Energi (EIA) AS memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan minyak dunia untuk 2020 sebesar 100.000 barel per hari (bph) menjadi 1,30 juta. Produksi minyak mentah AS diperkirakan naik 1,27 juta barel per hari pada 2019 ke rekor 12,26 juta bph, sedikit di atas proyeksi kenaikan sebelumnya 1,25 juta bph. 

Harga minyak juga tertekan oleh penurunan indeks harga produsen AS pada September, yang memberi ruang bagi Federal Reserve untuk memangkas suku bunga pada bulan ini. Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva, memperingatkan, tanpa tindakan penyelesaian konflik perdagangan, perlambatan ekonomi global dapat berubah menjadi "pelambatan yang lebih masif"

  • Harga minyak mentah berjangka Brent turun 11 sen (-0,2%) menjadi USD58,24 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI turun 12 sen (-0,2%) menjadi USD52,63 per bare.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi berakhir menguat dari level terendah satu pekan, melejit hingga 1% pada awal sesi menjadi USD1.508,31. Ketidakpastian perundingan perdagangan AS-China dan Brexit mendorong investor untuk mencari emas sebagai  safe-haven . Prospek kesepakatan Brexit tampak suram ketika Reuters memberitakan bahwa Kanselir Jerman Angela Merkel melalui telepon mengatakan kepada PM Inggris Boris Johnson bahwa proposal kesepakatan yang diajukan London, "sangat tidak mungkin."

Kenaikan harga emas tertahan oleh penguatan dolar AS. Investor masih menunggu risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal September lalu untuk mendapatkan gambaran kemungkinan kenaikan suku bunga. Harga perak melompat 1,2% menjadi USD17,64 per ounce, platinum melaju 1,1% menjadi USD886,50, dan palladium naik 0,8% menjadi USD1.673,25.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,7% menjadi USD1.503,43 per ounce.

  • Harga emas berjangka naik 0,3% menjadi USD1.503,9 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author