Bursa Sore: Bergerak Solid, IHSG Konsisten di Zona Penguatan

Bursa Sore: Bergerak Solid, IHSG Konsisten di Zona Penguatan

Posted by Written on 08 October 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bangkit dari zona pelemahan pada akhir perdagangan hari Selasa (08/10). Indeks menguat +39 poin (+0,65 persen) ke level 6.039.

Indeks LQ45 +0,75% ke 937. Indeks IDX30 +0,63% ke level 511. Indeks IDX80 +0,80% ke 133. Indeks JII +0,58% ke posisi 669. Indeks Kompas100 +0,86% ke 1.203. Indeks Sri Kehati +0,75 persen ke 376. Indeks SMInfra18 +0,25 persen ke level 308.

Saham-saham teraktif: MAMIPOSABAPIISSPOPMSIPTVBTPS

Saham-saham top gainers LQ45: BTPSPWONPTBACTRAEXCLLPPFITMG

Saham-saham top losers LQ45: JPFATLKMMEDCUNTRINCOPGASSCMA

Nilai transaksi mencapai Rp7,78 triliun. Volume trading sebanyak 150,52 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp185,81 miliar.

Nilai tukar rupiah naik tipis +0,04 persen ke level Rp14.150 terhadap USD (04.00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia menguat tipis pada perdagangan hari Selasa (08/10). Para investor bersikap hati-hati sehubungan negosiasi perang dagang AS vs China setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan tidak mungkin kesepakatan damai terjadi secara cepat.

Juru runding AS dan China menggelar pertemuan 2 hari sejak awal pekan ini dengan tujuan membuka jalan negosiasi konflik dagang tingkat menteri pada akhir pekan ini.

Namun optimisme redup setelah AS memasukkan sejumlah perusahaan China terlibat dalam tekanan terhadap suku minoritas Uighur yang notabene sebagai minoritas muslim.

Trump juga mengatakan dia berharap China menemukan resolusi yang manusiawi dan damai dalam mengatasi aksi unjuk rasa politik di Hong Kong dan memperingatkan situasi tersebut dapat merusak proses negosiasi damai perang dagang.

"Ada harapan tersamar pada negosiasi konflik dagang. Trump akan mengharapkan kesepakatan dengan China karena prospek keterpilihan dia dalam pilpres di AS dapat dirugikan jika ekonomi terus memburuk," kata Yukino Yamada, Analis pada Daiwa Securities seperti dikutip Reuters.

Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk market saham Jepang) naik 0,55 persen.

Di bursa Jepang, Indeks Nikkei 225 menghijau saat akhir perdagangan. Indeks Topix naik 0,87 persen ke level 1.586.

Indeks Kospi di bursa Korea Selatan menguat 1,21 persen ke 2.046 ditopang saham blue chips. Harga saham Samsung menguat 2,41 persen. Manajemen Samsung menyatakan laba operasi kuartal III diperkirakan setengah lebih tinggi dibandingkan tahun lalu namun masih di bawah perkiraan para analis.
Market saham China ke zona hijau pasca libur panjang selam 7 hari memperingati hari jadi Tiongkok. Indeks Shenzhen Composite naik 0,21 persen ke 1.598. Indeks Shenzhen Component naik 0,3 persen ke level 9.474.
Penguatan juga terjadi di pasar saham Hong Kong seiring kenaikan Indeks Hang Seng. Sedangkan Indeks ASX 200 di bursa Australia bergerak naik 0,45 persen ke posisi 6.593 seiring penguatan seluruh sektor saham.
Indeks dolar AS melorot ke level 98,927 dibandingkan sesi pekan sebelumnya pada posisi 99,600.
Nilai tukar yen menguat ke posisi 107,29 terhadap USD dibanding posisi di awal pekan lalu di level 107,50 yen.
Dolar Australia melaju ke posisi $0,6751 dibanding sesi sebelumnya pada level $0,6726.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,99% ke level 21.587.
Indeks Shanghai (China) +0,29% ke posisi 2.913.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,28% pada level 25.893.
Indeks Straits Times (Singapura) +0,30% pada level 3.108.

Bursa Eropa
Market saham Eropa naik tipis saat menit-menit awal pada perdagangan hari Selasa (8/10) pagi waktu setempat. Para pemodal menunggu perkembangan berita negosiasi tingkat pejabat tinggi antara AS dan China untuk menyelesaikan perang dagang yang akan dimulai pada hari Kamis mendatang.
Indeks DAX (Jerman) -0,16% ke level 12.077.
Indeks FTSE (Inggris) +0,21% di posisi 7.213.
Indeks CAC (Perancis) +0,02% pada level 5.522.

Oil
Harga minyak menguat pada perdagangan hari Selasa (08/10), dilambungkan oleh penguatan industri komoditas. Di sisi lain, ketidakpastian produksi minyak di Irak dan Ekuador meningkatkan kekhawatiran gangguan suplai. Hal ini menjadi sentimen penopang.
Minyak Brent naik 38 sen ke harga USD 58,73 per barel (03.44 GMT). Minyak WTI melaju 33 sen ke harga USD 53,08 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin
#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author