Bursa Pagi: Wall Street dan Asia Bergerak Naik, Dukung Penguatan IHSG

Bursa Pagi: Wall Street dan Asia Bergerak Naik, Dukung Penguatan IHSG

Posted by Written on 26 September 2019


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Kamis (26/9) dibuka cenderung menguat, berusaha melanjutkan tren positif pergerakan indeks acuan di bursa saham Wall Street, seteah Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan kemungkinan perundingan dagang dengan China yang lebih cepat dari perkiraan. Gedung Putih merilis rekaman percakapan Trump dengan Presiden Ukraina yang menjadi dasar pemakzulan oleh kubu Demokrat di DPR. Indeks MSCI Asia ex-Jepang naik 0,1%

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,13%, diwarnai kenaikan harga inyak pada pembukaan pasar Asia. Namun indeks berlanjut turun 0,18% (-11,90 poin) menjadi 6.698,30 pada pukul 8:35 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang naik 0,44% (97,6 poin) ke level 22.117,7, setelah dibuka menguat 0,45% di tengah pelemahan yen. Indeks Kospi, Korea Selatan juga dibuka naik 0,40% dan berlanjut melaju 0,61% ke posisi 2.086,09.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka melonjak 0,50% (129,80 poin) ke level 26.075,15. Indeks Shanghai Composite, China naik 0,31% menjadi 2.964,48.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren pergerakan indeks global dan regional yang bervarisasi, setelah berhasil keluar dari tekanan aksi jual di pasar regional pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup menguat 0,14% menjadi 6.146.

Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini masih berpotensi melanjutkan kenaikan didukung momentum  bullish reversal.  Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi penguatan lanjutan, dengan didukung momentum kebangkitan dari area jenuh jual.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, optimisme investor akan meredanya perang dagang AS-China seiringpernyataanTrumpbahwa kesepakatan dagang dengan China bisa datang lebih cepat dari yang diperkiraan diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.

Selain itu menguatnya nilai tukar rupiah dan naiknya sejumlah harga komoditas seperti CPO, nikel, timah dan batu bara juga diprediksi akan menambah katalis positif di pasar. IHSG diprediksi akan bergerak menguat dengan  support  di level 6.100 dan  resistance  di level 6.185.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: BBCA (Buy, Support: Rp29.350, Resist: Rp29.925), BJBR (Buy, Support: Rp1.565, Resist: Rp1.630), CPIN (Buy, Support: Rp4.900, Resist: Rp5.450), AALI (Buy, Support: Rp10.400, Resist : Rp11.000).

  • ETF: XPFT (Buy, Support: Rp518, Resist: Rp534), XIHD (Buy, Support: Rp481, Resist: Rp484), 

    XISR (Buy, Support: Rp390, Resist: Rp393).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir menguat, merespon komentar Trump yang mengatakan kesepakatan dengan China bisa datang lebih cepat dari perkiraan. Dia juga mengatakan Jepang dan AS telah mencapai kesepakatan perdagangan awal. Sebagian besar investor mengabaikan penyelidikan pemakzulan terhadap Presiden AS, setelah transkrip percakapan Trump dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, dirilis oleh Gedung Putih

Saham sektor teknologi dan jasa konsumen melejit lebih dari 1%. Facebook, Amazon, Netflix dan Alphabet berakhir di zona hijau. Nike, melonjak 4,2% setelah melaporkan laba kuartalan lebih baik dari perkiraan. Boeing naik 1,2% setelah mengumumkan sejumlah reformasi struktur perusahaan terkait keamanan pesawat. Philip Morris International melejit 5,2% karena membatalkan potensi merger dengan Altria yang turun 0,4%.

  • Dow Jones Industrial Average ditutup meningkat 0,61% (162,94 poin) menjadi 26.970,71.

  • S&P 500 melaju 0,62% (18,27 poin) ke posisi 2.984,87.

  • Nasdaq Composite melonjak 1,05% (83,76 poin) ke level 8.077,38.
Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange naik 0,16% menjadi USD24,51.

Bursa saham utama Eropa tadi malam ditutup melemah, terbebani kondisi geopolitik di kedua sisi Atlantik. 

Fokus pasar sebagian besar tertuju pada pemberitaan tentang upaya kubu Demokrat di DPR AS untuk memakzulkan Presiden Trump. Sementara itu, menjawab pidato Trump di Majelis Umum PBB, Selasa lalu, China mengatakan tidak mau diancam atau membiarkan campur tangan pihak lain dalam urusan domestiknya.

Isu Brexit kembali membayangi pasar. PM Boris Johnson menghadapi desakan untuk mengundurkan diri setelah keputusan Mahkamah Agung yang menyatakan bahwa tindakannya menunda parlemen sebelum Brexit merupakan pelanggaran hukum. Indeks STOXX 600 turun 0,58% menjadi 387,59, dipimpin kejatuhan harga saham sektor teknologi sebesar 1,2%. Raksasa utilitas Prancis, EDF, jatuh 6,5% karena menaikkan perkiraan biaya untuk pabrik baru di Inggris. Operator travel Anglo-Jerman, Tui, anjlok 3,6% karena melaporkan penurunan laba. British American Tobacco melejit 3%, Imperial Brands melonjak 2% setelah Philip Morris dan Altria mengakhiri diskusi merger.

  • FTSE 100 London turun tipis 0,02% (-1,44 poin) di posisi 7.289,99.

  • DAX 30 Frankfurt turun 0,59% (-72,97 poin) menjadi 12.234,18.

  • CAC 40 Paris melorot 0,79% (-44,53 poin) ke level 5.583,80.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi  rebound  dari penurunan sesi sebelumnya karena penyelidikan pemakzulan terhadap Trump. Ringkasan percakapan telepon yang dikeluarkan oleh Gedung Putih mengungkapkan Trump mendesak Presiden Ukraina untuk menyelidiki salah satu saingannya dari Partai Demokrat, mantan Wakil Presiden Joe Biden, untuk berkoordinasi dengan Jaksa Agung AS dan pengacara pribadi Trump.

Analis mengatakan meningkatnya risiko politik telah mendorong daya tarik dolar sebagai  safe-haven  karena posisinya sebagai mata uang cadangan dunia. Poundsterling anjlok lebih dari 1% versus dolar, setelah keputusan Mahkamah Agung Inggris terhadap langkah PM Boris Johnson menunda parlemen. Sementara euro turun 0,58% dibayangi oleh kekhawatiran tentang muramnya ekonomi zona euro. Indeks dolar, yang mengukur kurs  greenback  terhadap enam mata uang negara maju naik 0,71% menjadi 98,037.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.09520.0009+0.08%7:34 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.23610.0008+0.06%7:34 PM
Yen (USD-JPY)107.69-0.08-0.07%7:34 PM
Yuan (USD-CNY)7.13150.0151+0.21%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,151.5038.00+0.27%4:39 AM

Sumber : Bloomberg.com, 25/9/2019 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak turun, merosot lebih dari 1%, karena persediaan minyak mentah AS meningkat di luar dugaan. Harga minyak berjangka juga tertekan oleh kekhawatiran penurunan permintaan setelah komentar Presiden Donald Trump tentang perundingan perdagangan dengan China. Penguatan dolar ikut membebani minyak.

Badan Informasi Energi mengungkapkan, persediaan minyak mentah AS secara tak terduga meningkat 2,4 juta barel, pekan lalu, jauh dari prediksi penurunan 249.000 barel. Harga minyak tidak terlalu merespon pernyataan Trump bahwa kesepakatan untuk mengakhiri perang dagang dengan China dapat terjadi lebih cepat dari yang dipikirkan banyak kalangan. Ia juga mengatakan, melihat jalan menuju perdamaian dengan Iran.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent turun 1,03%, menjadi USD62,45 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI turun1,4%, menjadi USD56,49 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi anjlok hampir 2%, karena ketidakpastian politik di AS terkait penyelidikan pemakzulan terhadap Trump yang mendongkrak dolar, sehingga membatasi daya tarik emas. Banyak investor melakukan lindung nilai ( hedging ) terhadap risiko yang muncul dari penyelidikan terhadap Trump, yang dituduh mencari bantuan asing untuk mengganggu salah satu rivalnya dari kubu Partai Demokrat, Joe Biden, menjelang pemilihan presiden 2020.

Harga logam lainnya, palladium merosot 1,7% menjadi USD1.644,37 per ounce, perak menyusut 3,5% menjadi USD17,93, sementara platinum turun 2,8% menjadi USD926,67.

  • Harga emas di pasar spot turun 1,8% menjadi USD1.504,61 per ounce

  • Harga emas berjangka ditutup turun 1,8% menjadi USD1.512,3 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author