Bursa Pagi: Global-Regional Menguat, IHSG Jenuh Jual Merangkak ke Zona Hijau

Bursa Pagi: Global-Regional Menguat, IHSG Jenuh Jual Merangkak ke Zona Hijau

Posted by Written on 20 September 2019


Ipotnews - Jelang akhir pekan, Jumat (20/9), bursa saham Asia dibuka menguat, berusaha melanjutkan tren kenaikan indeks acuan di bursa saham utama Eropa, namun melandai di bursaWall Street. Investor mencermati kelanjutan rencana perundingan dagang AS-China. Indeks MSCI Asia ex-Jepang naik 0,12%.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan laju indeks ASX 200, Australia sebesar 0,76%, di tengah lonjakan harga minyak pada pembukaan pasar Asia. Indeks berlanjut naik 0,75% (50,10 poin) ke level 6.767,60 pada pukul 8:05 WIB. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka menguat 0,11%, dan berlanjut bertambah 0,13% menjadi 2.083,14.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak meningkat 0,39% (865,79 poin) ke posisi 22.130,24, setelah dibuka naik 0,23%, dan Topix menguat 0,18%, di tengah lompatan saham Softbank Group 1,32%. Rilis data indeks harga konsumen Jepang periode Agustus menguat 0,5% (yoy), namun turun dibanding Juli sebesar 0,6%.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka naik 0,24% (63,93 poin) menjadi 26.532,88 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China dibuka menguat 0,18% di posisi 3.004,81.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada pergerakan indeks di bursa saham global dan regional yang cenderung menguat, setelah gagal mempertahankan manuvernya di zona hijau pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup merosot 0,51% ke level 6.244. Investor asing membukukan penjualan bersih Rp596,66 miliar.

Sejumlah analis memperkirakan pergerakan IHSG hari ini masih memiliki potensi penguatan menuju teritori positif, melanjutkan tren kenaikan jangka pendek. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi penguatan di area jenuh jual.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, kekhawatiran investor terkait pernyataan Michael Pillsbury yang mengatakan bahwa AS dapat meningkatkan intensitas perang dagang jika kesepakatan tidak segera tercapai kesepakatan dengan, China diprediksi akan memberikan sentimen negatif di pasar.

Selain itu melemahnya nilai tukar rupiah serta turunnya beberapa harga komoditas seperti CPO dan timah juga diprediksi akan menambah katalis negatif untuk indeks. IHSG diprediksi akan melanjutkan pelemahannya dengan  support  di level 6.210 dan  resistance  di level 6.280.

Beberapa ekuitas yng direkomendasikan:

  • Saham: BRPT (Buy on Weakness, Support: Rp1.005, Resist: Rp1.050), SILO (Buy, Support: Rp6.875, Resist: Rp7.350), JPFA (Buy, Support: Rp1.590, Resist: Rp1.630), UNVR (Buy on Weakness, Support: Rp46.225, Resist : Rp46.925).

  • ETF: XBLQ ( SELL , Support: Rp482, Resist: Rp491), XIIT ( SELL , Support: Rp547, Resist: Rp558), 

    XIIC ( SELL , Support: Rp1.134, Resist: Rp1.150).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir cenderung mendatar. Investor kehilangan minat bertransaksi sehari setelah The Fed menurunkan suku bunga, dan minimnya sentimen positif. Investor juga mencermati kelanjutan perundingan dagang AS-China setelah The South China Morning Post, mengutip penasihat informal Presiden Donald Trump yang mengatakan bahwa Washington siap untuk meningkatkan perang dagang dengan China jika tidak ada kesepakatan yang dicapai dalam waktu dekat. Sedangkan surat kabar resmi Partai Komunis China men- tweet  bahwa Beijing tidak terburu-buru untuk membuat kesepakatan perdagangan dengan Washington.

Saham Microsoft melonjak 1,8% setelah mengumumkan otorisasi  buyback  senilai USD40 miliar dan akan menaikkan dividen kuartalannya sebesar 5 sen menjadi 51 sen per lembar.Kenaikan saham Microsoft dan UnitedHealth tidak cukup kuat untuk mengimbangi kejatuhan Boeing dan Walt Disney. Sementara itu, penguatan saham perawatan kesehatan mengimbangi pelemahan sektor industri dan energi.

  • Dow Jones Industrial Average melemah 0,19% (-52,29 poin) di level 27.094,79.

  • S&P 500 berakhir datar di posisi 3.006,79.

  • Nasdaq Composite menguat 0,07% (5,49 poin ) menjadi 8.182,88.
Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange turun 1,06% menjadi USD25,09.

Bursa saham utama Eropa tadi malam ditutup menguat, merespon pemangkasan suku bunga The Fed yang mengisyaratkan ambang batas yang lebih tinggi untuk pelonggaran kebijakan lebih lanjut. Perundingan perdagangan AS-China juga menjadi fokus. Indeks STOXX 600 naik 0,61% menjadi 391,80, dipimpin lonjakan harga saham platform perdagangan online, IG Group Inggris lebih dari 10%. Sebaliknya, saham Next turun hingga 5%.

Bank of England (BoE) mempertahankan suku bunga acuan, karena ketidakpastian Brexit terus menggantung. Dengan kurang dari 45 hari sebelum ditetapkan untuk meninggalkan Uni Eropa, sembilan anggota Komite Kebijakan Moneter (MPC) BoE, dengan suara bulat memilih untuk mempertahankan suku bunga di posisi 0,75%.

  • FTSE 100 London meningkat 0,58% (42,37 poin) ke posisi 7.356,42.

  • DAX 30 Frankfurt naik 0,55% (68,08 poin) menjadi 12.457,70.

  • CAC 40 Paris melaju 0,68% (38,43 poin) ke level 5.659,08.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup melemah, karena Swiss National Bank, Bank of England dan Bank of Japan menahan diri dari pemotongan suku bunga. Di sisi lain, OECD memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi global untuk 2019 dan 2020. Produk domestik bruto AS diperkirakan naik 2,4% pada tahun ini, turun dari proyeksi ekspansi 2,8% yang dirilis Mei lalu.

Beberapa analis juga mengaitkan permintaan yang lebih rendah untuk  greenback  karena tekanan di pasar uang AS telah mereda dengan The Fed menyuntikkan lebih dari USD200 miliar dalam bentuk tunai ke dalam sistem perbankan sejak Selasa. Indeks Dolar AS turun 0,29% menjadi 98,272.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.10450.0004+0.04%7:37 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.2524-0.0002-0.02%7:37 PM
Yen (USD-JPY)108.01-0.01-0.01%7:37 PM
Yuan (USD-CNY)7.09650.0105+0.15%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14060-6.5-0.05%4:58 AM

Sumber : Bloomberg.com, 19/8/2019 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak menguat,didukung oleh risiko pasokan akibat serangan  drone  terhadap infrastruktur minyak Saudi dan pemangkasan suku bunga Amerika. Analis UBS mengatakan, kapasitas cadangan global yang tersedia saat ini sangat rendah setelah serangan akhir pekan lalu yang memukul lebih dari setengah produksi minyak mentah Arab Saudi
Sementara itu, data mingguan persediaan minyak AS dari Badan Informasi Energi memberikan gambaran yang variatif.

Stok minyak mentah AS, naik 1,1 juta barel pekan lalu bertolak belakang dengan ekspektasi penurunan 2,5 juta barel.

Namun, stok di Cushing, Oklahoma, titik pengiriman untuk WTI, jatuh ke level terendah sejak Oktober 2018 .

  • Harga minyak mentah berjangka Brent naik 72 sen menjadi USD64,33 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI naik 2 sen menjadi USD58,13 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi juga berakhir mixed, di tengah pelemahan dolar. Investor mencari kejelasan tentang suku bunga AS setelah The Fed memberikan sinyal yang variatif untuk pelonggaran moneter lebih lanjut. Bank sentral dari seluruh dunia menghadapi tekanan untuk menawarkan dukungan moneter ketika perang perdagangan AS-China merusak pertumbuhan global. Emas mengalami beberapa permintaan safe-haven setelah Iran memperingatkan AS terkait tudingan sebagai pelaku serangan terhadap fasilitas minyak Saudi.

Namun rilis data penjualan rumah, klaim pengangguran dan laporan The Fed Philladelphia yang lebih cerah dari perkiraan para ekonom, menahan kenaikan harga emas. Harga logam lain, seperti palladium melonjak 2,1% menjadi USD1.623,94 per ounce, perak naik 0,5% menjadi USD17,83, dan platinum melonjak 1,2% menjadi USD941,45.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,5% menjadi USD1.500,55 per ounce.

  • Harga emas berjangka melemah USD9 (-0,6%) menjadi USD1.506,20 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa 

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

  • jack890 Avatar

    We are really grateful for your blog post. You will find a lot of approaches after visiting your post. I was exactly searching for. Thanks for such post and please keep it up. Great work. [url=https://parisbola.co.id/]judi online [/url]

  • jack890 Avatar

    You make so many great points here that I read your article a couple of times. Your views are in accordance with my own for the most part. This is great content for your readers. Opalite Dice

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author