Bursa Pagi: Global-Regional Menguat, Gerak IHSG Dihantui Tekanan Jual

Bursa Pagi: Global-Regional Menguat, Gerak IHSG Dihantui Tekanan Jual

Posted by Written on 13 September 2019


Ipotnews - Jelang akhir pekan, Jumat (13/9), Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) dibuka cenderung menguat 0,30%ke level 6.360. Bursa saham Asia juga dibuka menguat melanjutkan tren kenaikan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street

Penguatan indeks saham global didukung oleh pernyataan positif Washington terhadap kelangsungan perundingan dagang AS-China, dan keputusan Bank Sentral Eropa (ECB) untuk menurunkan suku bunga dan program pelonggaran kuantitatif. Indeks MSCI Asia ex-Jepang naik 0,16%.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan kenaikan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,21%. Harga minyak melemah pada pembukaan pasar Asia. Indeks berlanjut menguat 0,18% (12,20 poin) ke posisi 6.667,10 pada pukul 9:30 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak melonjak 0,95% (205,90 poin) ke level 21,965,51, setelah dibuka naik 0,42% didukung kenaikan harga saham Fast Retailing dan Softbank Group yang melonjak 2,15% dan 1,45%. Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka naik, mencapai 0,29% (78,47 poin) menjadi 27.166,10.Bursa saham Korea Selatan dan China libur hingga pekan depan.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapakan pada tren kenaikan indeks di bursa saham global dan regional, setelah gagal mempertahankan tren kenaikan pada awal sesi perdagangan kemarin dan ditutup menurun tajam 0,62 persen ke level 6.342.

Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini akan tetap berupaya keluar dari rentang konsolidasi, berpotensi koreksi. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks mengindikasikan adanya potensi koreksi lanjutan di area jenuh beli, dihantui tekana jual.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, meredanya kekhawatiran investor terkait perang dagang seiring dengan ditundanya pemberlakuan tarif impor oleh Amerika terhadap barang-barang asal China selama 2 pekan diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar.

Di sisi lain, melemahnya sebagian besar harga komoditas seperti minyak mentah, CPO, dan timah diprediksi akan menjadi katalis negatif. IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah dengan support di level 6.290 dan resistance di level 6.395.

Beberapa ekuitas yag direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: TINS (Buy, Support: Rp1.190, Resist: Rp1.260), SMGR (Buy, Support: Rp12.150, Resist: Rp12.725), MAPI (Buy, Support: Rp995, Resist: Rp1.030), EXCL (Buy, Support: Rp3.290, Resist : Rp3.410).

  • ETF: XIIT ( SELL , Support: Rp553, Resist: Rp563), XPID ( SELL , Support: Rp535, Resist: Rp546), 

    XIJI ( SELL , Support: Rp694, Resist: Rp715).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir menguat mendekati level rekor, setelah Presiden AS Donald Trump sepakat untuk menunda kenaikan tarif tambahan untuk barang-barang China selama dua pekan. 

Bank Sentral Eropa (ECB). ECB memangkas suku bunga deposito sebesar 10 basis poin dan meluncurkan program pembelian obligasi yang baru. ECB akan membeli aset senilai 20 miliar euro selama dibutuhkan.

Pabrikan  chip  seperti ON Semiconductor dan Advanced Micro Devices masing-masing naik 0,9% dan 1,5%. Sektor teknologi mencatat kinerja terbaik di S&P 500, dipimpin oleh PayPal yang melambung 3%. Microsoft juga ditutup 1% lebih tinggi. Oracle merosot 4,3 persen karena pendapatan kuartalannya di bawah estimasi.

  • Dow Jones Industrial Average bertambah 0,17% (45,41 poin) ke posisi 27.182,45.
  • S&P 500 naik 0,29% (8,64 poin) menjadi 3.009,57.

  • Nasdaq Composite meningkat 0,3% (24,79 poin) ke level 8.194,47.
Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange naik 0,19% menjadi USD25,89.

Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup menguat setelah ECB mengumumkan program pembelian obligasi besar-besaran, dan AS menyatakan akan mengurangi tarif terhadap impor China senilai USD250 miliar. 

Program pelonggaran kuantitatif ( quantitative easing ) ECB akan membutuhkan 20 miliar euro per bulan untuk pembelian aset selama dianggap perlu. Presiden Mario Draghi juga mengumumkan bahwa ECB akan memangkas suku bunga simpanan sebesar 10 basis poin menjadi -0,5%, sesuai dengan ekspektasi.

Indeks STOXX 600 menguat 0,20% menjadi 390,48. Saham WM Morrison naik 5,8% setelah jaringan supermarket Inggris itu mengumumkan kenaikan laba kotor 49% pada semester pertama dan perpanjangan kemitraan dengan Amazon. Saham distributor minyak Prancis, Rubis, melesat 2,5% setelah laba semester pertama melampaui ekspektasi. AB InBev melonjak 3,1%, sementara Kesko anjlok 2,4%, dan Alstom merosot 4,9%. Kementerian Keuangan Inggris mengatakan akan memeriksa tawaran pengambilalihan senilai USD36,6 miliar dari Hong Kong Exchanges and Clearing untuk London Stock Exchange.

  • FTSE 100 London naik tipis 0,09% (6,64 poin) di posisi 7.344,67.

  • DAX 30 Frankfurt naik 0,41% (51,18 poin) menjadi 12.410,25.

  • CAC 40 Paris meningkat 0,44% (24,80 poin) ke level 5.642,86.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup melemah di tengah penguatan euro, setelah ECB meluncurkan stimulus baru. ECB memangkas suku bunga deposito ke rekor terendah -0,5% dari -0,4% dan akan memulai kembali program pembelian obligasi sebesar 20 miliar euro per bulan mulai November. ECB juga mengatakan bahwa perbankan di zona euro akan dibebaskan dari pembayaran denda atas  idle cash  senilai enam kali cadangan wajib mereka.

Dolar menguat terhadap yen setelah Trump membahas kemungkinan menunda penerapan tarif impor pada beberapa barang China. Rilis indeks harga konsumen AS periode Agustus naik menuju kenaikan tahunan terbesar dalam setahun. Peningkatan inflasi diperkirakan tidak akan menghalangi pemotongan suku bunga Federal Reserve pekan depan untuk mendukung ekonomi yang melambat. Pasar menunggu rillis data penjualan ritel, Jumat ini. Indeks dolar, yang mengukur kurs  greenback  terhadap enam mata uang negara maju, turun 0,34 persen menjadi 98,309.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.1058-0.0007-0.06%7:29 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.2330-0.0005-0.04%7:29 PM
Yen (USD-JPY)108.180.08+0.07%7:29 PM
Yuan (USD-CNY)7.0794-0.0364-0.51%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)13,994.00-66.00-0.47%4:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 12/9/2019 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak turun, anjlok sekitar 1%, setelah laporan media meragukan kemungkinan kesepakatan perdagangan AS-China. Pertemuan aliansi OPEC + yang tidak menghasilkan keputusan tentang pengurangan pasokan minyak mentah, dan keputusan ECB untuk menurunkan suku bunga ikut menekan harga minyak.

Harga minyak juga tersandung oleh komentar Menteri Energi Arab Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Salman, yang mengatakan pemotongan lebih dalam tidak akan diputuskan sebelum pertemuan OPEC, Desember nanti. 

OPEC + akan mempertahankan kuota produksi setiap negara. Stok minyak di negara-negara industri tetap di atas rata-rata lima tahun. Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan output AS akan membuat keseimbangan pasar terganggu pada 2020, dan mempertahankan proyeksi pertumbuhan permintaan minyak untuk tahun ini dan 2020 masing-masing sebesar 1,1 juta barel dan 1,3 juta barel per hari.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent turun 43 sen (-0,71%) menjadi USD60,38 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI turun 66 sen (-1,18%) menjadi USD55,09 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup menguat, di tengah kenaikan harga paladium yang mencapai level tertinggi sepanjang masa. Kenaikan harga emas dibatasi oleh kenaikan Indeks pasar saham global, di tengah harapan kemajuan dalam sengketa perdagangan AS-China. 

Emas melesat sebanyak 1,7% di awal sesi setelah ECB memangkas suku bunga dan meluncurkan program pelonggaran kuantitatif, mendorong ekspektasi untuk sikap dovish dari Federal Reserve pada pertemuan pekan depan.

Harga palladium melonjak 3% menjadi USD1.617 per ounce setelah mencetak level tertinggi sepanjang masa, USD1.621,55 di awal sesi, di tengah kekhawatiran tentang ketatnya pasokan karena kemungkinan masalah tenaga kerja di tambang Afrika Selatan. Harga platinum juga naik 0,6% menjadi USD950 per ounce, namun harga perak turun 0,3% menjadi USD18,02.

  • Harga emas di pasar spot naik 0,1% menjadi USD1.498,66 per ounce.

  • Harga emas berjangka menguat 0,3% menjadi USD1.507,40 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)

#YukNabungETF 

#IPOTKaryaAnakBangsa

#BanggaPakeIPOT 

#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author