Bursa Sore: IHSG Jauhi Zona Merah Jelang Finis Perdagangan

Bursa Sore: IHSG Jauhi Zona Merah Jelang Finis Perdagangan

Posted by Written on 10 September 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) finis menguat pada perdagangan hari Selasa (10/9). Indeks melaju +10 poin (+0,17 persen) ke level 6.336. Penguatan IHSG terjadi di menit-menit akhir jelang penutupan perdagangan setelah sempat menyentuh zona merah di pertengahan sesi sore.

Indeks LQ45 +0,29% ke 992. Indeks IDX30 +0,26% ke level 543. IDX80 +0,18% ke 141. Indeks JII +0,07% ke posisi 704. Indeks Kompas100 +0,29% ke 1.282. Indeks Sri Kehati +0,29 persen ke 394 dan Indeks SMInfra18 -0,57 persen ke level 331.

Saham-saham teraktif: IPTVMSINFRENMNCNERAAMAMIKPIG

Saham-saham top gainers LQ45: ERAABTPSCTRAPWONBRPTPGASBBNI

Saham-saham top losers LQ45: UNVRADROWIKAAKRAGGRMINDFLPPF

Nilai transaksi mencapai Rp8,13 triliun. Volume trading sebanyak 142,58 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp438,86 miliar.

Nilai tukar rupiah melemah -0,14% di level Rp14.045 terhadap USD (04.00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia mixed pada perdagangan hari Selasa (10/9). Market regional terbebani oleh pasar saham China setelah data menunjukkan indeks harga produsen melemah terburuk dalam 3 tahun terakhir.

Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang) melemah sebesar 0,14 persen.

Pasar saham China melemah di sesi pagi. Indeks Shenzhen Component drop 0,37 persen ke 9.964. Indeks Shenzhen Composite melorot 0,112 persen ke 1.687.

Indeks harga produsen (indikator profitabilitas korporasi di China) melemah 0,8 persen, demikian data yang dirilis Badan Statistik China. Namun pelemahan itu lebih baik dari perkiraan, turun sebesar 0,9 persen (YoY).

Indeks harga konsumen (inflasi) naik 2,8 persen (YoY), di atas perkiraan para analis sebesar 2,6 persen. Harga pangan naik 10 persen (YoY) di periode Agustus, lebih tinggi dibanding bulan Juli yang naik sebesar 9,1 persen.

"Tekanan inflasi global tetap lemah, dalam hal ini China bukan merupakan hal yang asing," kata Sean Darby, Analis pada Jefferies (Hong Kong) seperti dikutip Reuters.

Sementara itu indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong bergerak flat.

Di bursa saham Jepang, Indeks Nikkei 225 menghijau saat akhir sesi. Indeks Topix naik sebesar 0,44 persen ke leve 1.557.

Adapun Indeks Kospi di pasar saham Korsel bergeser naik 0,62 persen di level 2.032. Sedangkan Indeks ASX 200 di bursa Australia melemah sebesar 0,51 persen berakhir di 6.614.

Di pasar finansial, Indeks dolar AS melemah ke level 98,302 dibandingkan sesi kemarin pada posisi 98,4.

Nilai tukar yen terkoreksi ke posisi 107,33 terhadap USD dibanding posisi sesi sebelumnya di level 107,0 yen.
Dolar Australia melaju ke posisi $0,6865 dibanding posisi sesi pekan kemarin di level $0,672.

Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,35% ke level 21.392.

Indeks Shanghai (China) -0,12% ke level 3.021.

Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,01% pada level 26.683.

Indeks Straits Times (Singapura) +0,31% pada level 3.155.


Bursa Eropa

Market saham Eropa melemah saat menit-menit awal pada perdagangan hari Selasa (10/9) pagi waktu setempat. Pelemahan tersebut terjadi setelah PM Inggris Boris Johnson kehilangan tawaran kedua untuk menggelar pemilu awal tetapi menegaskan kembali janjinya untuk meninggalkan Uni Eropa pada 31 Oktober.

Indeks DAX (Jerman) -0,37% pada level 12.180.

Indeks FTSE (Inggris) -0,28 ke posisi 7.215.

Indeks CAC (Perancis) -0,42 di level 5.565.


Minyak

Harga minyak menguat saat sesi sore pada perdagangan hari Selasa (10/9).Penguatan ini seiring OPEC dan negara-negara eksportir minyak lain sepakat memperpanjang pengurangan produksi guna menopang harga.

Minyak Brent naik 31 sen ke harga USD 62,90 per barel (05.44 GMT). Minyak WTI melaju 32 sen ke harga USD 58,17 per barel.


(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin

#YukNabungETF
#IPOTKaryaAnakBangsa
#BanggaPakeIPOT
#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author