Bursa Siang: Market Regional Tertekan Data Tiongkok, IHSG Naik Tipis

Bursa Siang: Market Regional Tertekan Data Tiongkok, IHSG Naik Tipis

Posted by Written on 10 September 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) hanya naik tipis pada perdagangan sesi pagi, Selasa (10/9). Indeks melaju +2 poin (+0,05 persen) ke level 6.329.

Indeks LQ45 -0,09% ke 989. Indeks IDX30 -0,20% ke level 540. IDX80 -0,08% ke 140. Indeks JII -0,04% ke posisi 703. Indeks Kompas100 +0,02% ke 1.279. Indeks Sri Kehati -0,31 persen ke 391 dan Indeks SMInfra18 -0,10 persen ke level 333.

Saham-saham teraktif: KPIGADROFIREAPLNJPFABBCASMGR

Saham-saham top gainers LQ45: EXCLBTPSPGASCTRAANTMBRPTPWON

Saham-saham top losers LQ45: JPFAASIIBBRIAKRABBCAGGRMUNVR

Nilai transaksi mencapai Rp4,19 triliun. Volume trading sebanyak 104,11 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp327,58 miliar.

Nilai tukar rupiah stagnan di level Rp14.025 terhadap USD (12.00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia mixed di sesi pagi pada perdagangan hari Selasa (10/9). Market regional terbebani oleh pasar saham China setelah data menunjukkan indeks harga produsen melemah terburuk dalam 3 tahun terakhir.

Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang) melemah sebesar 0,28 persen.

"Tekanan inflasi global tetap lemah, dalam hal ini China bukan merupakan hal yang asing," kata Sean Darby, Analis pada Jefferies (Hong Kong) seperti dikutip Reuters.

Pasar saham China melemah di sesi pagi. Indeks Shenzhen Component drop 0,64 persen. Indeks Shenzhen Composite melorot 0,434 persen.

Indeks harga produsen (indikator profitabilitas korporasi di China) melemah 0,8 persen, demikian data yang dirilis Badan Statistik China. Namun pelemahan itu lebih baik dari perkiraan, turun sebesar 0,9 persen (YoY).

Indeks harga konsumen (inflasi) naik 2,8 persen (YoY), di atas perkiraan para analis sebesar 2,6 persen. Harga pangan naik 10 persen (YoY) di periode Agustus, lebih tinggi dibanding bulan Juli yang naik sebesar 9,1 persen.

Sementara itu indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong sebagian menguat.

Di bursa saham Jepang, Indeks Nikkei 225 menghijau saat sesi perdagangan siang masih berlangsung. Indeks Topi naik sebesar 0,46 persen.
Adapun Indeks Kospi di pasar saham Korsel bergeser naik 0,41 persen. Sedangkan Indeks ASX 200 di bursa Australia melemah sebesar 0,76 persen.
Di pasar finansial, Indeks dolar AS melemah ke level 98,377 dibandingkan sesi kemarin pada posisi 98,4.
Nilai tukar yen terkoreksi ke posisi 107,39 terhadap USD dibanding posisi sesi sebelumnya di level 107,0 yen.
Dolar Australia melemah ke posisi $0,6856 dibanding posisi sesi pekan kemarin di level $0,672.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,24% ke level 21.368. (11.42 am)
Indeks Shanghai (China) -0,36% ke level 3.013. (break)
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,08% pada level 26.703. (break)
Indeks Straits Times (Singapura) +0,35% pada level 3.157. (12.00 pm).

Minyak
Harga minyak menguat saat sesi pagi pada perdagangan hari Selasa (10/9). Penguatan ini seiring OPEC dan negara-negara eksportir minyak lain sepakat memperpanjang pengurangan produksi guna menopang harga.
Minyak Brent naik 26 sen ke harga USD 62,85 per barel (03.49 GMT). Minyak WTI melaju 27 sen ke harga USD 58,12 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin
#YukNabungETF
#IPOTKaryaAnakBangsa
#BanggaPakeIPOT
#IPOTPionner


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author