Bursa Sore: Aksi Jual Menipis, IHSG Dan Rupiah Menguat Bareng

Bursa Sore: Aksi Jual Menipis, IHSG Dan Rupiah Menguat Bareng

Posted by Written on 09 September 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bertahan di zona hijau pada perdagangan awal pekan, Senin (9/9). Indeks melaju +17 poin (+0,27 persen) ke level 6.326.

Indeks LQ45 +0,12% ke 989. Indeks IDX30 +0,11% ke level 541. IDX80 +0,35% ke 141. Indeks JII +0,92% ke posisi 703. Indeks Kompas100 +0,36% ke 1.279. Indeks Sri Kehati -0,04 persen ke 393 dan Indeks SMInfra18 +0,62 persen ke level 333.

Saham-saham teraktif: IPTVMNCNADROMAMIPTBADOIDANTM

Saham-saham top gainers LQ45: UNTRADRO

JPFACPINANTMPTBAITMG

Saham-saham top losers LQ45: SMGRBSDEMNCNICBPBBNI,JSMRBBTN

Nilai transaksi mencapai Rp7,92 triliun. Volume trading sebanyak 156,61 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp84,06 miliar.

Nilai tukar rupiah naik +0,46% di level Rp14.025 terhadap USD (04.00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia menguat pada perdagangan hari Senin (9/9) di tengah suasana pelaku pasar yang bersikap hati-hati karena berharap stimulus untuk menopang perekonomian di negara besar.

Market saham global terdongkrak setelah bank sentral China pada Jumat pekan lalu mengurangi jumlah dana tunai perbankan yang harus disimpan sebagai cadangan. Melepas likuiditas untuk menopang ekonomi yang melambat akibat perang dagang AS vs China.

"Pasar saham biasanya merespon negatif data perekonomian yang lemah. Tetapi fakta bahwa lapangan kerja di AS memperlihatkan harapan the Fed untuk merespon pelemahan ekonomi dengan penurunan suku bunga," kata Masahiro Ichikawa, Analis Sumitomo Mitsui DS Asset Management seperti dikutip Reuters.

Ichikawa menambahkan, pasar saham akan terus mendapat penguatan dan mengkonsolidasi kenaikan akhir-akhir ini jika mereka dapat mengkonfirmasi sikap dovish bank sentral Eropa.

Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang) naik sebesar 0,27 persen.

Pasar saham China menguat. Indeks Shenzhen Component naik 1,82 persen ke 10.001. Indeks Shenzhen Composite menguat 1,913 persen di posisi 1.689.

Sementara itu indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong juga bergerak flat menyusul gerakan protes akhir pekan lalu.

Di bursa saham Jepang, Indeks Nikkei 225 menghijau.Indeks Topix naik sebesar 0,91 persen ke level 1.551.
Pertumbuhan ekonomi Jepang di kuartal kedua tumbuh 1,3 persen, demikian data yang dirilis kantor pemerintah Jepang, Senin. Namun angka tersebut lebih rendah dari perkiraan para analis.
Sementara Indeks Kospi di pasar saham Korsel bergeser naik 0,52 persen ke level 2.019. Saham unggulan di bursa Korsel, SK Hynix menguat 2,93 persen. Sedangkan Indeks ASX 200 di bursa Australia melaju flat ke posisi 6.648.
Indeks dolar AS melemah ke level 98,451 dibandingkan sesi pekan kemarin pada posisi 99,2.
Nilai tukar yen terkoreksi ke posisi 106,93 terhadap USD dibanding posisi sesi pekan sebelumnya di level 106,0 yen.
Dolar Australia menguat ke posisi $0,6856 dibanding posisi sesi pekan kemarin di level $0,672.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,56% ke level 21.318.
Indeks Shanghai (China) +0,84% ke level 3.024.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,04% pada level 26.681.
Indeks Straits Times (Singapura) -0,01% pada level 3.144.

Bursa Eropa
Market saham Eropa menguat saat menit-menit awal pada perdagangan hari Senin (9/9) pagi waktu setempat. Para pemodal memantau perkembangan kekacauan politik Inggris yang sedang berlangsung.
Indeks DAX (Jerman) +0,21% ke posisi 12.216.
Indeks FTSE (Inggris) +0,49% pada level 7.317.
Indeks CAC (Perancis) +0,03% di posisi 5.605.

Minyak
Harga minyak menguat saat sesi pagi pada perdagangan hari Senin (9/9) di tengah ekspektasi Arab Saudi (eksportir minyak terbesar) akan terus mendukung OPEC memangkas produksi.
Minyak Brent naik 61 sen ke harga USD 62,15 per barel (06.49 GMT). Minyak WTI melaju 65 sen ke harga USD 57,17 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author