Bursa Sore: Pergerakan IHSG Berakhir Mendatar

Bursa Sore: Pergerakan IHSG Berakhir Mendatar

Posted by Written on 20 August 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berakhir flat di akhir sesi pada perdagangan hari Selasa (20/8). Indeks melandai ke level 6.295 setelah fluktuatif sepanjang sesi.

Indeks LQ45 -0,15% ke 982. Indeks IDX30 -0,07% ke level 537. IDX80 -0,13% ke 139. Indeks JII +0,75% ke posisi 680. Indeks Kompas100 -0,04% ke 1.273. Indeks Sri Kehati -0,04 persen ke 391 dan Indeks SMInfra18 -0,53 persen ke level 337.

Pelaku pasar saham domestik masih bersikap hati-hati menyusul aksi rusuh yang melanda Papua dan Papua Barat. Sementara pasar saham regional berakhir mixed setelah sempat menguat di sesi pagi.

Saham-saham teraktif: BBRI, MDKA, MCORPGASTLKMMNCNERAA

Saham-saham top gainers LQ45: TPIAICBPTLKM

CTRAWIKAUNVRINDF

Saham-saham top losers LQ45: SMGRITMGINTPINDYBBCAPTPPWSKT

Nilai transaksi mencapai Rp8,55 triliun. Volume trading sebanyak 152,34 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp286,70 miliar.

Nilai tukar rupiah drop -1,18% di level Rp14.255 terhadap USD (04.00 pm).


Bursa Asia

Pasar saham Asia mixed pada perdagangan hari Selasa (20/8) seiring harapan banyak stimulus ekonomi meredam ketakutan akan resesi ekonomi global. Hal ini mendorong aset lebih berisiko serta menarik aliran dana dari safe haven.

Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang) bergerak naik sebesar 0,35 persen.

"Ada harapan pelonggaran moneter banyak negara di dunia dan ini melindungi pasar terhadap ketidakpastian belakangan ini," ujar Masayuki Kichikawa, Analis Sumitomo Mitsui Asset Management Co seperti dikutip Reuters.

Kata dia, China telah bersiap dengan banyak hal untuk ekonominya. Jerman terdengar mendorong lebih banyak belanja fiskal. "Bank sentral tidak punya pilihan selain melonggarkan moneter. Pertanyaan tersisa adalah apakah yang akan muncul dari kebijakan fiskal," tambah Masayuki.

Bursa saham China variatif pada akhir sesi. Indeks Shenzhen Component flat ke posisi 9.328. Indeks Shenzhen Composite juga menguat sebesar 0,137 persen di level 1.574.

Di bursa saham Jepang, Indeks Nikkei 225 di zona hijau saat sesi akhir. Indeks Topix naik 0,83 persen menuju ke 1.506.

Pergerakan positif juga terjadi di bursa Australia. Indeks S&P/ASX200 menguat 1,2 persen di 6.545 dengan dukungan penguatan seluruh sektor saham. Indeks Kospi di pasar saham Korsel menguat 1,05 persen berujung pada 1.960.
Sedangkan Indeks Hang Seng berubah arah ke zona merah pada perdagangan sesi sore. Saham HSBC melorot 1,21 persen.
Di pasar finansial, Indeks dolar AS melaju ke level 98,385 dibandingkan sesi pekan kemarin pada posisi 97,5. 
Nilai tukar yen naik tipis ke posisi 106,46 terhadap USD dibanding posisi awal sesi di level 106,68. Dolar Australia meningkat ke posisi $0,6779 dibanding sesi awal di level $0,6751.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,55% ke level 20.677.
Indeks Shanghai (China) -0,11% ke level 2.880.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,23% pada level 26.231.
Indeks Straits Times (Singapura) +0,31% pada level 3.138.

Bursa Eropa
Market saham Eropa mixed saat menit-menit awal pada perdagangan hari Selasa (20/8) pagi waktu setempat seiring harapan terhadap kebijakan stimulus moneter meredam kecemasan investor atas resesi yang muncul segera.
Indeks DAX (Jerman) +0,16 persen ke posisi 11.733.
Indeks FTSE (Inggris) +0,40 persen pada level 7.218.
Indeks CAC (Perancis) +0,19 persen di posisi 5.318.

Minyak
Harga minyak variatif saat sesi sore pada perdagangan hari Selasa (20/8) di tengah optimisme bahwa konflik dagang AS vs China akan reda serta harapan negara-negara besar dalam perekonomian akan merilis kebijakan stimulus guna menangkal perlambatan ekonomi. Kelesuan ekonomi memungkinkan demand terhadap oil menjadi tertekan.
Minyak Brent naik 8 sen ke harga USD 59,82 per barel (06:52 GMT). Minyak WTI naik 9 sen ke harga USD 56,30 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author