Bursa Sore: Sempat Mampir ke Zona Merah, IHSG Finis Menguat

Bursa Sore: Sempat Mampir ke Zona Merah, IHSG Finis Menguat

Posted by Written on 19 August 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) akhir ke zona hijau pada perdagangan hari Senin (19/8). Indeks menguat turun ke level 6.296 usai naik +0,16 persen (10 poin). IHSG sempat menyentuh titik pelemahan di sela kabar kerusahaan yang melanda Papua dan Papua Barat.

Indeks LQ45 +0,39% ke 984. Indeks IDX30 +0,38% ke level 537. IDX80 +0,35% ke 139. Indeks JII +0,44% ke posisi 675. Indeks Kompas100 -0,27% ke 1.274. Indeks Sri Kehati +0,25 persen ke 391 dan Indeks SMInfra18 +1,01 persen ke level 339.

Saham-saham teraktif: BBRIERAAASIIMNCNSWATHMSPBTPS

Saham-saham top gainers LQ45: BTPSPTPPKLBFSMGRINTPTPIA

WSKT

Saham-saham top losers LQ45: BMRIBBTNTKIMSRILLPPFBBNIBBRI

Nilai transaksi mencapai Rp7,17 triliun. Volume trading sebanyak 151,12 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp104,54 miliar.

Nilai tukar rupiah flat ke level Rp14.230 terhadap USD (04.00 pm).


Bursa Asia

Pasar saham Asia naik tipis pada perdagangan hari Senin (19/8). Hal ini terjadi seiring rebound yield obligasi pemerintah AS pasca terjun bebas pada pekan terakhir lalu. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang) bergerak naik signifikan sebesar 1,24 persen.

Imbal hasil obligasi tersebut menyentuh level penguatan lagi usai berkembang pemberitaan bahwa Jerman akan mendorong spending melalui penerbitan surat utang lebih besar.

Imbal hasil tenor 10 tahun ke level 1.5792 persen. Sementara obligasi tenor 30 tahun menorehkan yield 2,0641 persen.

"Untuk saat ini harapan stimulus fiskal Jerman terkait prospek ekonomi. Namun demikian, harapan stimulus fiskal penting diperhatikan dengan ekspansi berbasis kebijakan fiskal global yang masih jadi salah satu cara untuk membuat takut pasar obligasi dengan yield yang sangat rendah," kata Tapas Strickland, Analis pada National Australia Bank.

Bursa saham China menjadi lokomotif penguatan pasar saham regional. Indeks Shenzhen Component naik 2,96 persen ke level 9.328. Indeks Shenzhen Composite juga menguat sebesar 3,048 persen ke posisi 1.571.

Sedangkan Indeks Hang Seng ke zona positif pada finis perdagangan. Saham unggulan di bursa saham tersebut, AIA melaju positif 3,22 persen. Saham Cathay Pacific juga menguat 1,32 persen menyusul pengunduran diri CEO perusahaan maskapai milik pemerintah Hong Kong tersebut pada Jumat pekan lalu. 

Lengser CEO Cathay dinilai sebagai tekanan politik yang kuat pasca 2 pilotnya yang ikut aksi demo menduduki bandara Hong Kong.

Di bursa saham Jepang, Indeks Nikkei 225 pulih dari pelemahan saat akhir sesi perdagangan. Indeks Topix naik 0,61 persen ke 1.494.
Sementara Indeks Kospi menguat 0,66 persen ke 1.939. Indeks ASX200 di pasar saham Australia bergerak ke zona hijau setelah naik 0,97 persen di level 6.467.
Di pasar finansial, Indeks dolar AS melaju ke level 98,16 dibandingkan sesi pekan kemarin pada posisi 97,5. 
Nilai tukar yen melorot ke posisi 106,37 terhadap USD dibanding posisi sesi pekan kemarin di level 105,5. Dolar Australia meningkat ke posisi $0,6782 dibanding sesi pekan lalu di level $0,675.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,71% ke level 20.563.
Indeks Shanghai (China) +2,10% ke level 2.883.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +2,17% pada level 26.291.
Indeks Straits Times (Singapura) +0,40% pada level 3.127.

Bursa Eropa
Market saham Eropa menguat di menit-menit awal pada perdagangan hari Senin (19/8) pagi waktu setempat. Hal ini seiring munculnya stimulus dari bank sentral dan kebijakan perekonomian Jerman dan China. Indeks acuan the European Stoxx 600 naik 1 persen di awal sesi.
Indeks DAX (Jerman) +0,95 persen pada level 11.672.
Indeks FTSE (Inggris) +0,89 persen di posisi 7.180.
Indeks CAC (Perancis) +0,65 persen ke level 5.335.

Minyak
Harga minyak menguat pada perdagangan hari Senin (19/8) sesi sore. Pasar komoditas minyak merespon kabar yang berkembang terjadinya serangan fasilitas minyak milik Arab Saudi oleh kelompok separatis Yaman. Para trader juga melihat sinyal konflik dagang AS vs China mengendur.
Minyak WTI naik 57 sen ke harga USD 55,44 per barel. Minyak Brent naik 55 sen ke harga USD 59,19 per barel. (pukul 08.20 GMT).

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author