Bursa Siang: IHSG Flat Seiring Kekecewaan Pasar Terhadap The Fed

Bursa Siang: IHSG Flat Seiring Kekecewaan Pasar Terhadap The Fed

Posted by Written on 01 August 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) terkoreksi tipis pada akhir perdagangan sesi pagi hari Kamis (01/8). Indeks melemah -2 poin ke level 6.389.

Indeks LQ45 -0,47% ke 1.017. Indeks IDX30 -0,48% ke level 557. IDX80 -0,47% ke 144. Indeks JII +0,20% ke posisi 689. Indeks Kompas100 -0,06% ke 1.302. Indeks Sri Kehati -0,13 persen ke 405 dan Indeks SMInfra18 -0,92 persen ke level 347.

Market regional tertekan seiring kekecewaan para investor terhadap keputusan the Fed. Bank sentral AS tersebut mengisyaratkan tutup peluang pelonggaran moneter lebih lanjut. Selain itu perundingan konflik dagang AS vs China berakhir tanpa kesepakatan apapun juga menjadi katalis negatif.

Saham-saham teraktif: BTPSHOMEBBRIERAABBNIBBCAINDF

Saham-saham top gainers LQ45: BTPSUNVRTPIAHMSPEXCLINDFMNCN

Saham-saham top losers LQ45: JPFAINCOPTBAUNTRWIKAICBPANTM

Nilai transaksi mencapai Rp4,37 triliun. Volume trading sebanyak 96,57 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp159,32 miliar.

Nilai tukar rupiah melemah -0,58% di level Rp14.093 terhadap USD (12.00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia tumbang di sesi pagi pada perdagangan hari Kamis (01/8). Tekanan ini terjadi setelah the Fed membuat kecewa pasar, meredam ekspektasi pelonggaran moneter lebih lanjut pasca penurunan suku bunga 25bps. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang) melemah 0,67 persen.

"Kami percaya the Fed mencoba untuk menyeimbangkan kegelisahan pasar terkait perlambatan ekonom global dibarengi dengan belanja rumah tangga yang tangguh serta pasar lapangan kerja yang kuat di AS," kata Nick Maroutsos, Analis pada Janus Henderson seperti dikutip Reuters.

Kata dia, dengan kata lain pemangkasan suku bunga 25bps, merupakan upaya the Fed meningkatkan kepercayaan pasar untuk sementara, menyimpan cadangan jika terjadi guncangan perekonomian.

Negosiasi konflik dagang AS vs China pada pekan ini berakhir tanpa menghasilkan kesepakatan penting. Negosiasi kedua negara tersebut akan dimulai lagi pada September mendatang.

Perang dagang dengan AS merupakan penyebab perlambatan ekonomi China, demikian kata Fraser Howie, Analis Independen. "Sudah tentu dari perspektif sentimen, perang dagang ada pengaruhnya," katanya seperti dikutip CNBC.

Di bursa saham Jepang, Indeks Nikkei 225 bergerak flat pada sesi perdagangan siang yang masih berlangsung. Indeks Topix melaju sebesar 0,1 persen.

Indeks bursa saham China bergerak melemah di akhir sesi pagi. Indeks Shenzhen Component drop 0,62 persen dan Indeks Shenzhen Composite ke zona merah, turun, 0,549 persen.
Indeks manufaktur China turun atau mengalami kontraksi ke level 49,9 di periode Juli meskipun sedikit lebih baik dari perkiraan para analis sebesar 49,6.
Sedangkan Indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong terdorong ke pelemahan. Indeks Hang Seng turun seiring pelemahan saham unggulan HSBC yang melorot 0,39 persen.
Sementara Indeks Kospi di bursa Korsel berkurang meski hanya turun tipis. Saham Samsung Electronics yang merupakan emiten blue chips di bursa Korsel, turun 0,33 persen dan Saham SK Hynix naik 1,3 persen.
Indeks ASX200 di pasar saham Australia melemah 0,19 persen. Seluruh sektor di bursa Australia berada di zona pelemahan.
Di pasar finansial, Indeks dolar AS menguat ke level 98,854 dibandingkan sesi kemarin pada posisi 98,1. Nilai tukar yen melorot ke posisi 109,22 terhadap USD dibanding posisi sesi sebelumnya di level 108,5. Dolar Australia drop ke posisi $0,6848 dibanding sesi akhir pekan kemarin di level $0,690.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,16% ke level 21.487 (11.43 am).
Indeks Shanghai (China) -0,78% ke level 2.909 (break).
Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,68% pada level 27.588 (break).
Indeks Straits Times (Singapura) -0,12% ke level 3.296 (12.00 pm).

Minyak
Harga minyak melaju negatif pada sesi pagi perdagangan hari Kamis (01/8) di bursa komoditas Asia. Tekanan terhadap harga terjadi setelah the Fed meredam harapan akan adanya rangkaian pemangkasan suku bunga. Negosiasi konflik dagang AS vs China berakhir tanpa kemajuan nyata ke arah penyelesaian konflik.
Minyak WTI drop 67 sen ke harga USD 57,91 per barel. Minyak Brent turun 62 sen ke harga USD 64,43 per barel (pukul 04.05 GMT).

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author