Bursa Sore: Transaksi Tembus Rp11 T, IHSG Berbalik Arah Menguat

Bursa Sore: Transaksi Tembus Rp11 T, IHSG Berbalik Arah Menguat

Posted by Written on 31 July 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berakhir di zona hijau pada perdagangan hari Rabu (31/7) setelah bergerak fluktuatif. Indeks menguat +0,21 persen (+13 poin) ke level 6.390.

Indeks LQ45 +0,21% ke 1.022. Indeks IDX30 +0,19% ke level 559. IDX80 -0,00% ke 145. Indeks JII +0,16% ke posisi 687. Indeks Kompas100 +0,23% ke 1.303. Indeks Sri Kehati -0,20 persen ke 405 dan Indeks SMInfra18 -0,14 persen ke level 350.

Bursa saham domestik berbalik arah ke zona hijau setelah bergerak fluktuatif di sepanjang sesi. Pasar saham domestik merespon positif kecenderungan penurunan suku bunga setelah Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menurunkan suku bunga penjaminan sebesar 25 basis poin. Sementara sentimen negatif menekan kawasan regional. Pasar saham regional merespon negatif kekhawatiran baru konflik dagang AS vs China.

Saham-saham teraktif: POSAIPTVHMSP

FRENERAAASIITLKM

Saham-saham top gainers LQ45: SCMABRPTERAATKIMELSAHMSPINDF

Saham-saham top losers LQ45: INKPBBRIPTPPBBCAINDYADHIMEDC

Nilai transaksi mencapai Rp11,65 triliun. Volume trading sebanyak 180,69 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp46,02 miliar.

Nilai tukar rupiah naik tipis +0,02% di level Rp14.012 terhadap USD (04.00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia melemah pada perdagangan hari Rabu (31/7), tertekan oleh kekhawatiran perang dagang lagi menyusul ancaman dari Presiden AS Donald Trump terhadap China. Di sisi lain para investor menunggu keputusan penetapan suku bunga acuan the Fed yang akan dirilis pada hari Rabu petang waktu AS.
Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang) melemah 0,68 persen.

Ketika proses perundingan perang dagang AS vs China baru saja dimulai awal pekan ini, Donald Trump melalui akun twitternya mengatakan jika dia menang pilpres pada November 2020, hasilnya bisa tidak ada kesepakatan (damai) dalam perang dagang dengan China atau kebijakan lebih keras.

"The Fed diperkirakan menurunkan suku bunga 25 basis poin dan terus membuka pintu peluang penurunan suku bunga yang akan cukup menjaga kepuasan pasar," kata Mayank Mishra, Analis Standard Chartered Singapura.

Di sisi lain, negosiasi damai konflik dagang AS vs China yang baru saja mulai setelah buntu sekian lama. "Tidak ada ekspektasi yang terlalu tinggi untuk itu," katanya seperti dikutip Reuters.

Di bursa saham Jepang, Indeks Nikkei 225 berakhir ke zona negatif. Indeks Topix melemah sebesar 0,66 persen ke level 1.565. Emiten unggulan bursa saham Jepang, Fast Retailing melemah 1,96 persen. Saham Sony menguat 5,31 persen setelah pada kuartal pertama tahun ini membukukan laba tertinggi.

Indeks bursa saham China juga bergerak lesu di ujung perdagangan. Indeks Shenzhen Component drop 0,77 persen di 9.326. Indeks Shenzhen Composite ke zona merah, turun, 0,681 persen ke 1.571.
Sedangkan Indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong bergerak dalam tekanan. Indeks Hang Seng turun signifikan dan tutup lebih awal mengantisipasi sinyal badai tropis yang menunjukkan level tertinggi. Saham unggulan AIA melorot 2 persen.
Sementara Indeks Kospi di bursa Korsel berkurang 0,69 persen ke 2.024. Saham Samsung Electronics yang merupakan emiten blue chips di bursa Korsel, turun 2,58 persen. Pada kuartal kedua 2019, Samsung menyatakan laba bersihnya turun 56 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Indeks ASX200 di pasar saham Australia melemah 0,47 persen. Inflasi di Australia pada kuartal kedua naik 0,6 persen. Angka tersebut di atas ekspektasi sebesar 0,5 persen.
Di pasar finansial, Indeks dolar AS melemah tipis ke level 98,034 dibandingkan sesi kemarin pada posisi 98,1. Nilai tukar yen melaju ke posisi 108,55 terhadap USD dibanding posisi sesi sebelumnya di level 108,8. Dolar Australia drop ke posisi $0,6891 dibanding sesi kemarin di level $0,690.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,86% ke level 21.521.
Indeks Shanghai (China) -0,67% ke level 2.932.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) -1,31% pada level 27.777.
Indeks Straits Times (Singapura) -1,36% ke level 3.305.

Bursa Eropa
Market saham Eropa variatif di menit-menit awal pada perdagangan hari Rabu (31/7) pagi waktu setempat. Para pemodal bersikap wait and see kebijakan suku bunga the Fed.
Indeks DAX (Jerman) +0,11% di posisi 12.164.
Indeks FTSE (Inggris) -0,34% pada level 7.620.
Indeks CAC (Perancis) +0,06% di level 5.514.

Minyak
Harga minyak melaju positif pada sesi sore perdagangan hari Rabu (31/7) di bursa komoditas Asia. Posisi harga dilambungkan oleh data persediaan minyak di AS yang lebih besar dari perkiraan serta sikap para investor yang menunggu ekspektasi lebih luas penurunan suku bunga the Fed.
Minyak WTI naik 41 sen ke harga USD 58,46 per barel. Minyak Brent naik 57 sen ke harga USD 65,29 per barel (pukul 07.16 GMT).

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author