Bursa Siang: Tren Jual Pemodal Asing Tekan Laju IHSG

Bursa Siang: Tren Jual Pemodal Asing Tekan Laju IHSG

Posted by Written on 26 July 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) tergelincir ke zona merah pada akhir perdagangan sesi pagi hari Jumat (26/7). Indeks tumbang -1,34 persen (-86 poin) ke level 6.315.

Indeks LQ45 -1,65% ke 1.007. Indeks IDX30 -1,69% ke level 551. IDX80 -1,60% ke 143. Indeks JII -2,31% ke posisi 678. Indeks Kompas100 -1,64% ke 1.285. Indeks Sri Kehati -1,42 persen ke 401 dan Indeks SMInfra18 -1,31 persen ke level 346.

IHSG mengikuti pelemahan yang terjadi di pasar saham regional. Para pemodal regional merespon negatif kebijakan moneter bank sentral global yang tidak sesuai ekspektasi. Sementara di pasar domestik, tren jual investor asing menekan gerak IHSG.

Saham-saham teraktif: BBCAUNVRKPASBBRIMAMIASIIBMRI

Saham-saham top gainers LQ45: SMGRTPIAUNTR

Saham-saham top losers LQ45: ADROITMGBBRIINKPSCMABBCABBNI

Nilai transaksi mencapai Rp3,81 triliun. Volume trading sebanyak 121,83 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp575,95 miliar.

Nilai tukar rupiah drop -0,23% di level Rp14.007 terhadap USD (11.30 am).


Bursa Asia

Market saham Asia tumbang di sesi pagi pada perdagangan hari Jumat (26/7) di tengah ekspektasi kebijakan moneter the Fed akan kurang agresif dbanding perkiraan saat meeting pada pekan depan. Bank sentral Eropa yang tetap mempertahankan suku bunga acuan juga membuat kecewa pasar.

Analis PNC, William Adams menilai penurunan suku bunga acuan 25 basis poin akan terjadi pada bulan Juli dan lainnya terjadi pada Oktober. "Kita lihat ini sebagai jaminan untuk memperpanjang ekspansi bukan karena indikasi sedang mengarah ke resesi dalam jangka pendek di AS," ujarnya.

Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang) melemah 0,49 persen.

Di akhir sesi pagi, indeks bursa saham China tertekan. Indeks Shenzhen Component melemah 0,35 persen. Indeks Shenzhen Composite turun 0,28 persen.

Sedangkan Indeks Hang Seng di bursa saham Hong Kong juga bergerak ke zona merah. Hal ini terjadi setelah rilis pemberitaan bahwa ekspor tahunan turun terparah dalam 3,5 tahun terakhir.

Di bursa saham Jepang, Indeks Nikkei 225 melaju ke zona merah pada sesi perdagangan siang yang masih berlangsung. Indeks Topix melorot sebesar 0,42 persen. Emiten unggulan bursa saham Jepang, Softbank Group menguat 0,8 persen. Saham Nissan Motor melemah 2,5 persen pasca PHK 12.500 pekerja di berbagai kawasan dunia menyusul lapa usaha kuartal pertama turun 95,5 persen.
Sementara Indeks Kospi di bursa Korsel terdepak ke zona negatif, melemah 0,49 persen. Indeks ASX200 di pasar saham Australia turun 0,12 persen seiring pelemahan di seluruh sektor saham.
Adapun Indeks ASX200 di bursa Australia ke zona aman setelah berhasil melaju positif sebesar 0,29 persen. Seluruh sektor saham terpantau menguat.
Di pasar finansial, Indeks dolar AS melaju ke level 97,782 dibandingkan sesi kemarin pada posisi 97,6. Nilai tukar yen melemah ke posisi 108,61 terhadap USD dibanding posisi sesi sebelumnya di level 108,0. Dolar Australia drop ke posisi $0,6943 dibanding sesi kemarin di level $0,696.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,49% ke level 21.650 (11.30 am).
Indeks Shanghai (China) -0,16% ke level 2.932 (break).
Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,45% pada level 28.467 (break).
Indeks Straits Times (Singapura) -0,85% ke level 3.352 (11.30 am).

Minyak
Harga minyak terkoreksi turun pada perdagangan sesi pagi, hari Jumat (26/7) di pasar komoditas Asia setelah polling Reuters menunjukkan pertumbuhan ekonomi global kemungkinan terus melambat seiring konflik dagang As vs China. Namun tekanan harga kemungkinan terbatas karena sentimen ketegangan geopolitik Timur Tengah.
Minyak WTI drop 5 sen ke harga USD 55,97 per barel. Minyak Brent drop 24 sen ke harga USD 63,15 per barel (pukul 00.49 GMT).

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author