Bursa Pagi: Global-Regional Merah Total, Jegal Laju IHSG Jelang Akhir Pekan

Bursa Pagi: Global-Regional Merah Total, Jegal Laju IHSG Jelang Akhir Pekan

Posted by Written on 26 July 2019


Ipotnews - Jelang akhir pekan, Jumat (26/7), bursa saham Asia dibuka memerah, melanjutkan tren penurunan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan Wall Street, setelah Bank Sentral Eropa memutuskan untuk mempertahankan suku bunga, meskipun membuka peluang untuk penurunan suku bunga pada rapat kebijakan selanjutnya. Indeks MSCI Asia ex-Jepang turun 0,21%.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan penurunan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,38% terseret penurunan indeks saham hampir di semua sektor. Indeks berlanjut turun 0,46% (-31,40 poin) menjadi 6.786,60.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang meluncur 0,40% (-87,31 poin) ke posisi 21.669,24, setelah dibuka turun 0,35%. Harga saham Nissan Motor anjlok 2% setelah mengumumkan akan mengurangi 12.500 pekerjaan. Indeks Topix juga turun 0,41%. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka merosot 0,45%, dan berlanjut melorot 0,62% ke level 2.061,63.

Melanjutkan tekanan penurunan global, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka anjlok 0,66% (-188,23 poin) ke level 28.406,07 pada pukul 8:40 WIB. Indeks Shanghai Composite, China turun 0,32% menjadi 2.928,06.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren penurunan di bursa saham global dan regional, setelah berhasil keluar dari tekanan jual pada sesi perdagangan kemarin dan ditutup menguat 0,26% menjadi 6.401. Investor asing membukukan penjualan bersih Rp516,20 miliar.

Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini masih dibayangi tekanan jual, meskipun berpotensi melanjutkan tren kenaikan jangka menengah. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi penguatan yang diiringi ancaman pelemahan di akhir pekan.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, kekhawatiran investor bahwa The Fed kemungkinan tidak akan bersikap terlalu agresif dalam menentukan kebijakan moneternya pada pekan depan, diprediksi akan menjadi sentimen negatif di pasar. Sementara itu berlanjutnya rilis laporan keuangan emiten di paruh pertama tahun ini serta menguatnya nilai tukar rupiah dan beberapa harga komoditas seperti minyak mentah, CPO, batu bara diprediksi akan menjadi sentimen positif bagi indeks.

IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan  support  di level 6.370 dan  resistance  di level 6.430.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: BMRI (Buy, Support: Rp7.725, Resist: Rp7.900), PTPP (Buy, Support: Rp2.080, Resist: Rp2.150), MNCN (Buy, Support: Rp1.400, Resist: Rp1.440), ERAA (Buy, Support: Rp1.880, Resist : Rp2.020).
  • ETF: XIPI (Buy, Support: Rp178, Resist: Rp180), XIIT (Buy, Support: Rp579, Resist: Rp585), 

    XPDV (Buy, Support: Rp504, Resist: Rp508)


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir di teritori negatif, investor khawatir The Fed tidak akan se- dovish  yang diperkirakan saat merilis kebijakan moneternya pekan depan. Rilis data pesanan barang tahan lama AS periode April naik 2%. Hasil rapat kebijakan ECB memutuskan tidak mengubah suku bunga tetapi membuka pintu untuk penurunan suku bunga akhir tahun ini. Pedagang menilai, ECB tidak akan agresif dalam langkah-langkah pelonggaran moneternya, dan The Fed dapat mengikutinya dalam rapat Selasa dan Rabu pekan depan.

Saham Tesla rontok 1 3,6%, Ford anjlok 7,8% karena kinerja keuangan yang kurang memuaskan. Boeing merosot lagi 3,7%, setelah sebelumnya melorot 3,1% karena melaporkan kerugian kuartalan. Facebook turun 1,9%. Menurut FactSet, sekitar sepertiga emiten S&P 500 telah melaporkan laba kuartal kedua, dan 75% membukukan laba lebih baik dari perkiraan.

  • Dow Jones Industrial Average turun 0,47% (-128,99 poin) menjadi 27.140,98.
  • S&P 500 melorot 0,53% (-15,89 poin) ke posisi 3.003,67.

  • Nasdaq Composite anjlok 1% (-82,96) ke level 8.238,54.
Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange turun 0,57% menjadi USD26,12.
Bursa saham utama Eropa tadi malam ditutup memerah, setelah ECB mengisyaratkan pelonggaran kebijakan moneter tetapi mengecewakan para investor karena tidak membahas penurunan suku bunga dalam rapat kebijakan dan menunggu lebih banyak data sebelum "mengambil tindakan." Presiden ECB, Mario Draghi, mengatakan risiko resesi di zona euro "cukup rendah." Indeks STOXX 600 anjlok 0,56% menjadi 389,52. Indeks DAX terpukul oleh hasil survei kepercayaan bisnis Jerman periode Juni yang menurun tajam, memicu kekhawatiran krisis manufaktur yang bisa menyeret ekonomi menuju resesi.

Saham pabrikan suku cadang kendaraan, Hella, rontok sekitar 6% terpengaruh oleh melemahnya laporan keuangan produsen otomotif Ford Motor dan Nissan Motor. Saham produsen obat AstraZeneca Plc melonjak 7% setelah menaikkan perkiraan penjualan untuk 2019, mendongkrak indeks sektor kesehatan Eropa. Saham produsen bir terbesar di dunia, Anheuser-Busch InBev, melejit 4,3%, setelah melaporkan pertumbuhan penjualan bir tercepat dalam 5 tahun. Saham produsen peralatan pertahanan dan kedirgantaraan Cobham, Inggris melambung 35% setelah Advent International, AS setuju untuk membelinya seharga 4 miliar pound (USD5 miliar).

  • FTSE 100 London melemah 0,17% (-12,41 poin) menjadi 7.489,05.

  • DAX 30 Frankfurt terperosok 1,28% (-160,79 poin)) ke level 12.362,10.

  • CAC 40 Paris melorot 0,50% (-27,82 poin) keposisi 5.578,05.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi berakhir menguat, di tengah kebangkitan euro dari level terendah dua bulan setelah Bank Sentral Eropa gagal memenuhi ekspektasi pasar. ECB memutuskan mempertahankan suku bunga, sementara investor telah memperhitungkan peluang lebih dari 50% penurunan suku bunga dalam rapat kebijakan ECB, Kamis. Presiden ECB mengatakan, telah melihat risiko resesi yang rendah di zona euro, tetapi mencatat kecilnya kemungkinan  rebound  pada semester kedua.

Dolar menguat setelah rilis data pesanan baru untuk barang-barang modal buatan AS yang melonjak 1,9% pada Juni lalu, sementara klaim pengangguran mingguan turun menjadi 206.000. Investor menilai rilis data ekonomi AS yang lebih kuat dari ekspektasi berpotensi mengurangi kemungkinan The Fed untuk memulai siklus pelonggaran moneter secara penuh dalam rapat kebijakan pekan depan. Indeks dolar menguat 0,09% menjadi 97,818.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.11470.000.00%7:31 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.2454-0.0004-0.03%7:31 PM
Yen (USD-JPY)108.650.02+0.02%7:31 PM
Yuan (USD-CNY)6.87240.0005+0.01%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)13,977.00-20.00-0.14%4:54 AM

Sumber : Bloomberg.com, 25/7/2019 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi tadi bergerak menguat, didukung oleh meningkatnya ketegangan antara Barat dan Iran serta penurunan stok minyak mentah AS. Kenaikannya tertahan oleh kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi global yang dapat mengurangi permintaan bahan bakar. 

Inggris mulai mengirim kapal perang untuk menemani semua kapal berbendera Inggris yang melewati Selat Hormuz, setelah Iran menyita tanker berbendera Inggris di kawasan itu. AS, Inggris dan beberapa negara lainnya akan bertemu di Florida, untuk membahas perlindungan pengiriman minyak dari gangguan Iran.

Arab Saudi, juga mendesak pembeli minyak global untuk mengamankan pengiriman energi yang melewati Selat Hormuz yang setiap hari dilalui sekitar 20% dari pasokan global. Saudi juga bermaksud meningkatkan kapasitas jaringan pipa timur-barat sebesar 40% dalam dua tahun untuk mengurangi pengiriman melewati Selat Hormuz. Kenaikan harga minyak juga didukung oleh penyusutan stok minyak mentah AS hampir 11 juta barel hingga akhir pekan lalu, jauh di atas ekspektasi penurunan 4 juta barel.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent naik 28 sen (0,4%) menjadi USD63,46 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI naik 14 sen (0,3%) menjadi USD56,02 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup merosot hingga 1%, menyentuh level terendah satu pekan, karena data ekonomi AS yang menguat. Keputusan ECB untuk menerapkan kebijakan moneter yang akomodatif, dikhawatirkan juga akan terjadi dalam rapat kebijakan The Fed pekan depan. Harga emas sempat naik 0,5%, setelah ECB membiarkan suku bunga acuan tidak berubah, dan Presiden ECB Mario Draghi menyuarakan perlunya "tingkat stimulus moneter yang signifikan".

Emas menukik karena rilis data ekonomi AS yang positif jelang rapat The Fed. Angka klaim pengangguran mingguan AS pekan lalu turun ke level terendah tiga bulan, sementara pesanan baru untuk barang-barang modal utama AS periode Juni melonjak 1,9%. Harga palladium spot turun 0,6% menjadi USD1.531,07 per ounce, platinum menyusut 0,9% menjadi USD868,04, perak drop 1,2% menjadi USD16,39.

  • Harga emas di pasar spot turun 0,72% menjadi USD1.415,51 per ounce.

  • Harga emas berjangka turun 0,55% menjadi USD1.415,60 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)


comments

  • ASDqwelk Avatar

    【丰胸】既然,雌激素能够促进我们的乳房变得丰满丰胸产品,那么在生活中我们可不可以让身体自身分泌出激素而来帮助我们乳房进行二次发育?丰胸方法只是什么样的元素才能够刺激到我们人体正常分泌雌性激素呢?实际上除了女性怀孕外粉嫩公主酒酿蛋丰胸,食疗的一些方法也能够促进雌激素的分泌,因此大家在平时就可以多吃些木瓜、黄豆、核桃等食物了酒酿蛋丰胸

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author