Bursa Pagi: Eropa-Asia Sedikit Menguat, Tekanan Bearish Redam Laju IHSG

Bursa Pagi: Eropa-Asia Sedikit Menguat, Tekanan Bearish Redam Laju IHSG

Posted by Written on 05 July 2019


Ipotnews - Jelang akhir pekan, Jumat (5/7) bursa saham Asia dibuka sedikit menguat, melanjutkan pergerakan di bursa utama Eropa yang kurang semarak menjelang rilis data penggajian sektor non-pertanian AS hari ini. Bursa Wall Street kemarin tutup merayakan Hari Kemerdekaan AS, 4 Juli.

Mengawali perdagangan saham hari ini, indeks ASX 200, Australia dibuka menguat 0,26%, di tengah pergerakan harga minyak dan komoditas pertambangan yang bervariasi pada pembukaan pasar Asia. Indeks bergerak naik 0,34% (23 poin) ke posisi 6.741 pada pukul 8:15 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak menguat tipis 0,02% (5,27 poin) di posisi 21.707,72, setelah dibuka cenderung mendatar di kisaran 21.690. Indeks Kospi, Korea Selatan, juga sedikit menguat, meskipun saham Samsung Electronics anjlok lebih dari 1%, dan berlanjut meningkat 0,22% menjadi 2.113,29.

Indeks Hang Seng, Hongkong dibuka turun tipis 0,04% (-10,24 poin) di posisi 28.785,53. Indeks Shanghai Composite, China melemah 0,02% di level 3.004,74.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren pergerakan indeks acuan di bursa saham utama Eropa dan Asia yang cenderung menguat, setelah berhasil keluar dari tekanan jual pada sesi perdagangan kemarin, IHSG kemarin ditutup menguat 0,21% menjadi 6.375. Investor asing membukukan penjualan bersih Rp80,75 miliar.

Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini masih berpotensi melanjutkan pola uptrend , ditopang sentimen positif riilis besaran cadangan devisa (cadev) per akhir Juni 2019 yang diproyeksikan meningkat. 

Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan masih adanya potensi koreksi, dengan tekanan  bearish  di area jenuh beli.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, optimisme investor terkait negosiasi dagang AS-China setelah adanya pernyataan Penasihat Ekonomi Amerika Larry Kudlow, bahwa pembicaraan dagang antara kedua negara akan kembali dilanjutkan pada pekan depan, diprediksi akan menjadi sentimen positif untuk indeks.

Sementara itu menguatnya beberapa harga komoditas yaitu minyak mentah, timah dan batu bara diprediksi akan menambah katalis positif di pasar. IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan  support  di level 6.345 dan  resistance  di level 6.405.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: SMRA (Buy, Support: Rp1.160, Resist: Rp1.230), PWON (Buy, Support: Rp720, Resist: Rp760), 
  • ISAT (Buy, Support: Rp2.580, Resist: Rp2.740), ADRO (Buy, Support: Rp1.400, Resist : Rp1.440).

  • ETF: XIIT (Buy, Support: Rp580, Resist: Rp584), XIIT (Buy, Support: Rp513, Resist: Rp517), 

    XPLC (Buy, Support: Rp525, Resist: Rp529).


Eropa dan Amerika Serikat

Bursa saham utama Eropa tadi malam ditutup sedikit menguat, setelah rilis data ekonomi AS yang lebih lemah dari perkiraan memperkuat ekspektasi investor untuk pemangkasan suku bunga The Fed pada pertemuan akhir bulan ini. Indeks STOXX 600, bertambah 0,09% poin menjadi 392,94, dipimpin kenaikan sektor telekomunikasi dengan menguat 0,8%, sedangkan utilitas turun 0,9%. Bursa Wall Street tutup, untuk liburan Hari Kemerdekaan AS, dan volume perdagangan di Eropa relatif rendah. Penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow mengatakan, perundingan tatap muka antara AS dan China akan berlanjut pekan mendatang.

Italia berhasil menghindari tindakan disiplin Uni Eropa terkait APBN -nya,setelah meyakinkan Komisi Eropa bahwa langkah-langkah yang diajukan pekan ini akan membantu membawa pertumbuhan utangnya sejalan dengan aturan fiskal UE. Saham bank Italia Unicredit dan Ubi Banca melesat 4,3% merespon berita itu. Jaringan supermarket Inggris yang dikuasai Walmart, Asda, mengisyaratkan kemungkinan IPO dalam dua hingga tiga tahun. Ketegangan antara Washington dan Teheran terus meningkat.

  • FTSE 100 London melemah 0,08% (-5,74 poin) di posisi 7.603,58.

  • DAX 30 Frankfurt bertambah 0,11% (13,66 poin) menjadi 12.629,90.

  • CAC 40 Paris menguat tipis 0,03% (1,92 poin) di level 5.620,73.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar euro terjebak di dekat posisi terendah dua pekan, dan dolar meninggalkan level tertinggi tertekan penurunan imbal hasil surat utang pemerintah AS dan negara-negara Uni Eropa. Reli obligasi global berakselerasi pekan ini, didorong ekspektasi pelonggaran moneter dari bank sentral, meskipun dampaknya terhadap pasar valuta asing relatif terbatas, dengan volatilitas secara keseluruhan tetap rendah.

Investor menunggu rilis data penggajian non-pertanian AS, Jumat waktu setempat, yang diprediksi meningkat 153.000 pada periode Juni, lebih tinggi dari penambahan 75.000 pada bulan sebelumnya. Sementara itu, Trump kembali mengulangi pendapatnya bahwa China dan zona euro memanipulasi mata uang. Indeks dolar AS, sedikit melemah menjadi 96,734.

Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.12860.0001+0.01%7:27 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.25830.0004+0.03%7:27 PM
Yen (USD-JPY)107.81-0.01-0.01%7:27 PM
Yuan (USD-CNY)6.8716-0.0095-0.14%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14,134.5014.50+0.10%4:58 AM

Sumber : Bloomberg.com, 4/7/2019 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea mengakhiri sesi perdagangan tadi malam dengan melemah, terbebani oleh data penurunan persediaan minyak AS yang lebih rendah dari ekspektasi dan kekhawatiran seputar perekonomian global. Badan Informasi Energi (EIA) melaporkan penurunan stok minyak mentah mingguan AS sebesar 1,1 juta barel, lebih rendah dari ekspektasi penurunan 3 juta barel, dan 5 juta barel yang dilaporkan oleh API sehari sebelumnya.

Pasar relatif tidak terpengaruh oleh penahaman super tanker yang diduga mengangkut minyak Iran ke Suriah, oleh Angkatan Laut Inggris di Selat Gibraltar. Tanda-tanda pemulihan ekspor minyak dari Venezuela pada Juni lalu dan pertumbuhan output Argentina pada Mei ikut menekan harga minyak.

  • Harga minyak berjangka Brent turun 31 sen (-0,49%) menjadi USD63,51 per barel.

  • Harga minyak berjangka WTI turun 47 sen (-0,82%) menjadi USD56,87 per barel.
Harga emas berjangka di bursa global hingga tadi malam berakhir melemah, investor mengambil untung sebelum rilis data penggajian sektor non-pertanian AS, Jumat ini. Pasar cenderung sepi di tengah tutupnya bursa saham dan komoditas AS karena libur memperingati Hari Kemerdekaan AS.

Namun harga emas masih cenderung lebih tinggi dibanding periode sebelumnya, didukung oleh penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan negara-negara Uni Eropa, di tengah ekpektasi pemangkasan suku bunga The Fed. Harga timah turun 0,1% menjadi USD15,28 per ounce, platinum naik 0,1% menjadi USD837,50, dan palladium turun 0,7% menjadi USD1.560,95 pre ounce.

  • Harga emas di pasar spot turun 0,3% menjadi USD1.414,95 per ounce.

  • Harga emas berjangka turun 0,2% menjadi USD1.417,70 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author