Bursa Pagi: Asia Dibuka Melemah, IHSG Bullish Rawan Berbalik Arah

Bursa Pagi: Asia Dibuka Melemah, IHSG Bullish Rawan Berbalik Arah

Posted by Written on 28 June 2019


Ipotnews - Jelang akhir pekan, di pengujung Juni, (Jumat, 28/6), bursa saham Asia dibuka lesu, investor menahan diri, berharap adanya terobosan di KTT G-20 di Osaka, Jepang, dan pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di sela-sela perhelatan itu, akhir pekan ini.

Mengawali perdagangan saham hari ini, indeks ASX 200, Australia dibuka melemah 0,13% diwarnai pelemahan harga minyak dan beberapa komoditas logam pada pembukaan pasar Asia. Indeks berlanjut turun 0,21% (-13,80 poin) menjadi 6.652,50 pada pukul 8:25 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang juga bergerak ke bawah sebesar 0,32% (-69,24 poin) ke level 21.268,93, setelah dibuka turun 0,27%, dan Topix menyusut 0,16%, terbebani kemerosotan harga saham Fanuc. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka mendatar di kisaran level 2.133, dan berlanjut merayap ke posisi 2.134,36.

Berusaha keluar dari tekanan pelemahan Asia, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka menguat tipis 0,04% (11,17poin) di posisi 28.632,59 pada pukul 8:35 WIB. Tapi indeks Shanghai Composite, China dibuka turun 0,15% menjadi 2.992,24.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada tren pergerakan indeks di bursa saham global dan regional yang kurang bergairah, setelah berhasil  rebound  pada sesi perdagangan kemarin. IHSG ditutup melaju 0,67% ke level 6.352, namun investor asing membukukan penjualan bersih Rp50,42 miliar.

Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG di hari perdagangan terakhir di semester II-2019 ini masih akan berusaha melanjutkan pola kenaikan jangka menengah-panjang. Keputusan Mahkamah Konstitusi tentang sengketa pilpres akan ikut mempengaruhi pergerakan indeks. Secara teknikal, beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya potensi  bullish continuation  namun dihantui kondisi  overbought  sehingga rawan berbalik melemah .

Tim Riset Indo Premier berpendapat, keputusan MK yang menolak gugatan pasangan capres Prabowo dan Sandiaga Uno - sehingga menguatkan hasil rekapitulasi KPU yang memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai pemenang pilpres 2019 - diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu investor masih menunggu rencana pertemuan antara Donald Trump dan Xi Jinping di G-20, Osaka, Jepang. IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan  support  di level 6.315 dan  resistance  di level 6.385.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

  • Saham: CTRA (Buy, Support: 1.090, Resist: Rp1.160), PTPP (Buy, Support: Rp2.190, Resist: Rp2.270), 

    SMRA (Buy, Support: Rp1.180, Resist: Rp1.230), WSKT (Buy, Support: Rp1.950, Resist : Rp2.060).

  • ETF: XPES (Buy, Support: Rp439, Resist: Rp450), XPFT (Buy, Support: Rp547, Resist: Rp560), 

    XBNI (Buy, Support: Rp1.117, Resist: Rp1.143).


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir cenderung menguat, di tengah penantian investor terhadap pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping, Sabtu besok. Indeks S&P 500 menguat, menghentikan penurunan empat hari beruntun, didukung kenaikan harga saham sektor perbankan sebesar 1% jelang rilis hasil  stress-test  Federal Reserve. Indeks Dow Jones melemah terbebani kejatuhan saham Boeing sebesar 2,9%. Departemen Perdagangan AS mengatakan ekonomi AS tumbuh 3,1% pada kuartal pertama, tetapi beberapa komponen seperti belanja konsumen dan investasi bisnis tumbuh lebih lambat dari ekspektasi.

Xi dikabarkan akan mengajukan persyaratan untuk menyelesaikan perang dagang, termasuk pencabutan larangan Huawei, penghapusan semua tarif dan penghentian upaya untuk memaksa China membeli lebih banyak ekspor AS. Tapi Larry Kudlow, Direktur Dewan Ekonomi Nasional mengatakan tidak ada prasyarat yang ditetapkan sebelum pertemuan Trump dengan Xi. Dia juga mengatakan AS dapat bergerak maju dengan tarif tambahan.

  • S&P naik 0,38% (11,14 poin) menjadi 2.924,92.

  • Nasdaq Composite melaju 0,73% (57,79 poin) ke level 7.967,76.

  • Dow Jones Industrial Average tergelincir 0,04% (-10,24 poin) di posisi 26.526,58.
Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange naik 1,33% menjadi USD25,95.

Bursa saham utama Eropa tadi malam ditutup cenderung melemah, investor mencari isyarat hasil KTT G-20 yang digelar akhir pekan ini di Jepang. Kementerian Perdagangan China mempertahankan sikap tegas terhadap AS, mendesak Washington untuk membatalkan tekanan dan langkah-langkah sanksi terhadap Huawei dan perusahaan China lainnya. Data Komisi Eropa menyebutkan, tingkat kepercayaan ekonomi di Jerman dan Italia turun tajam.

Indeks STOXX 600 menguat tipis 0,01 poin di posisi 382,21, dipimpin kejatuhan harga saham sektor media 0,7%. Saham ritel melawan tren, melesat lebih dari 2%, didukung kenaikan tajam saham H&M sebesar 14%. Bayer naik hampir 9% setelah telah menyewa seorang pengacara eksternal dan membentuk komite untuk menghadapi masalah litigasi kelompok aktivis lingkungan, terkait pembelian Monsanto yang bermasalah. 

Vodafone melonjak lebih dari 2%, setelah dilaporkan akan mengamankan persetujuan anti monopoli UE atas tawaran pengambilalihan jaringan kabel di Eropa Tengah.

  • FTSE 100 London melemah 0,19% (-14,06 poin) di posisi 7.402,33.

  • DAX 30 Frankfurt naik 0,21% (25,71 poin) menjadi 12.271,03.

  • CAC 40 Paris berkurang 0,13% (-7,11 poin) di level 5.493,61.



Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York pagi tadi ditutup relatif stabil, para pedagang menantikan KTT G-20 akhir pekan ini. AS dan China dikabarkan sepakat untuk "gencatan senjata" sementara menjelang pertemuan Trump dan Xi. Tetapi pasar keuangan tetap mengkhawatirkan hasil dari perundingan itu. Pedagang mengabaikan laporan pemerintah AS yang menyebutkan ekonomi AS tumbuh 3,1% pada kuartal pertama (yoy), tidak berubah dari estimasi bulan lalu.

Yen naik tipis terhadap dolar AS, namun melambung 2,7% sepanjang kuartal kedua ini. Indeks dolar, yang mengukur kurs  greenback terhadap enam mata uang negara maju turun tipis 0,02% menjadi 96,194, berada di jalur pelemahan kuartalan sejak triwulan pertama 2018.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.13690.000.00%7:30 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.27-0.0004-0.03%07:30 PM
Yen (USD-JPY)107.73-0.06-0.06%7:30 PM
Yuan (USD-CNY)6.8771-0.0029-0.04%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14140.00-37.50-0.26%4:59 AM

Sumber : Bloomberg.com, 27/6/2019 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak variatif, terombang-ambing di tengah kekhawatiran akan kemungkinan adanya terobosan di KTT G20, yang dapat mendongkrak permintaan minyak mentah. Harga minyak melonjak lebih dari 2%, Rabu kemarin, setelah laporan pasokan minyak AS menunjukkan penurunan stok minyak mentah sebanyak 12,8 juta barel, jauh melebihi perkiraan penurunan 2,5 juta barel.

Menteri Perminyakan Irak mengatakan OPEC diperkirakan akan membahas pendalaman pembatasan produksi dalam pertemuan awal pekan depan. Irak dan Aljazair menghendaki pengurangan produksi yang lebih besar. 

Sementara itu, pemerintah provinsi penghasil minyak mentah terbesar di Kanada, Alberta, mengurangi pembatasan produksi minyak mentah untuk Agustus, menetapkan batas 3,74 juta barel per hari, dari 3,71 juta bph pada Juli.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI naik 5 sen (0,1%) menjadi USD59,43 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent turun 14 sen (-0,2%) menjadi USD66,35 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi juga berakhir melemah, investor mencari isyarat perundingan perdagangan AS-China, yang dapat mendorong minat terhadap investasi berisiko. Namun harga emas batangan masih bertahan di atas USD1.400 per ounce. Washington dan Beijing diberitakan sedang menyusun perjanjian yang akan membantu mencegah penerapan tarif tambahan senilai USD300 miliar terhadap impor China.

Namun penasihat ekonomi Gedung Putih, Larry Kudlow mengatakan, Washington mungkin akan terus maju dengan penerapan tarif lebih besar pada barang-barang China. Harga logam lainnya; perak turun 0,1% menjadi USD15,22 per ounce, platinum melemah 0,1% menjadi USD812,89, namun harga palladium melonjak 1,7% menjadi USD1.547,91.

  • Harga emas di pasar spot turun 0,1% menjadi USD1.407,71 per ounce.

  • Harga emas berjangka turun 0,2% menjadi USD1.412 per ounce

(AFP, CNBC , Reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author