Bursa Pagi: Global-Regional Bervariasi, IHSG Bearish Berpotensi Koreksi

Bursa Pagi: Global-Regional Bervariasi, IHSG Bearish Berpotensi Koreksi

Posted by Written on 27 June 2019


Ipotnews - Bursa saham Asia pagi ini, Kamis (27/6) dibuka  mixed , melanjutkan tren pergerakan indeks di bursa saham utama Eropa dan Wall Street yang cenderung melemah. Investor menunggu pertemuan Presiden AS Donad Trump dan Presiden China Xi Jinping di KTT G-20, Jepang akhir pekan ini.

Perdagangan saham hari ini dibuka dengan mencatatkan penurunan indeks ASX 200, Australia sebesar 0,38%, diwarnai penurunan harga minyak dan sejumlah komoditas logam pada pembukaan pasar Asia. Indeks melemah 0,13% (-8,80 poin) menjadi 6.631,70 pada pukul 8:25 WIB.

Pada jam yang sama indeks Nikkei 225, Jepang bergerak melaju 0,48% (101,54 poin) ke level 21.188,13, setelah dibuka naik 0,3%, dan indeks Topix dibuka naik 0,4%. Kenaikan indeks didukung lonjakan harga saham Japan Display lebih dari 16%. Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka melemah di kisaran level 2.123, dan berlanjut menguat 0,27% ke posisi 2.127,60.

Berupaya lanjutkan tren kenaikan Asia, indeks Hang Seng, Hongkong dibuka naik 0,46% (130,96 poin) ke level 28.352,94 pada pukul 8:35 WIB. Indeks Shanghai Composite, China naik 0,21% menjadi 2.982,61.

Pembukaan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pagi ini dihadapkan pada pergerakan indeks acuan di bursa saham global dan regional yang bervariasi, setelah gagal mempertahankan manuvernya di zona hijau pada sesi perdagangan kemarin. IHSG kemarin ditutup melemah 0,16% ke level 6.310, investor asing mencatatkan pembelian bersih sebesar Rp399,63 miliar.

Sejumlah analis memperkirakan, pergerakan IHSG hari ini diperkirakan masih berpotensi mengalami konsolidasi minor meskipun masih dalam pola  uptrend . Pengumuman keputusan sidang Mahkamah Konstitusi hari ini akan ikut mewarnai pergerakan indeks. Secara teknikal beberapa indikator pergerakan indeks memperlihatkan adanya sinyall bearish dengan potensi koreksi di area jenuh beli.

Tim Riset Indo Premier berpendapat, optimisme investor menjelang keputusan Mahkamah Konstitusi terkait pilpres siang ini, yang kemungkinan besar akan menguatkan kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin, diprediksi akan menjadi sentimen positif di pasar. Sementara itu sikap hati-hati investor menjelang pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping, dan terkoreksinya harga komoditas diprediksi akan menjadi katalis negatif bagi indeks. IHSG diprediksikan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan support di level 6.280 dan resistance di level 6.345.

Beberapa ekuitas yang direkomendasikan, antara lain;

Saham : BSDE (Buy, Support: 1.480, Resist: Rp1.550), BMTR (Buy, Support: Rp372, Resist: Rp396), SSIA (Buy, Support: Rp710, Resist: Rp730), BBRI (Buy, Support: Rp4.310, Resist: Rp4.400).

ETF: XPLC ( SELL ,Support: Rp515,Resist: Rp518), XPDV ( SELL , Support: Rp502, Resist: Rp506), XIJI ( SELL , Support: Rp682, Resist: Rp688)


Amerika Serikat dan Eropa

Perdagangan saham di bursa Wall Street pagi tadi berakhir dengan membukukan penurunan beruntun empat hari indeks S&P 500. Pelaku pasar bersiap untuk menghadapi pertemuan pemimpin AS-China akhir pekan ini. Harga saham sempat melonjak setelah Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengatakan bahwa "ada jalan" bagi AS dan China untuk menyelesaikan kesepakatan perdagangan. Trump juga mengatakan, kesepakatan perdagangan AS-China sangat dimungkinkan, tetapi mengaku "sangat senang dengan posisi saat ini."

Rilis penjualan barang tahan lama AS periode Mei merosot 1,3% menjadi USD243,4 miliar, terbebani krisis Boeing 737 MAX. Saham Micron melesat 13%, mendorong sektor semikonduktor bergerak lebih tinggi. Saham produsen minyak Apache dan Devon Energy melesat sekitar 3%, didukung kenaikan harga minyak. FedEx melejit 2,5% setelah melaporkan laba kuartal keempat yang lebih baik dari perkiraan.Saham perusahaan farmasi merosot; Dow, Pfizer dan Merck anjlok sekitar 2%.

  • S&P 500 melemah 0,12% (-3,60 poin) menjadi 2.913,78.

  • Dow Jones Industrial Average turun tipis 0,04% (-11,40 poin) di posisi 26.536,82.

  • Nasdaq Composite naik 0,32% (25,25 poin) ke level 7.909,97.
Harga ETF saham Indonesia ( EIDO ) di New York Stocks Exchange naik 0,04% menjadi USD25,61.

Bursa saham utama Eropa tadi malam juga ditutup cenderung melemah, menjelang perundingan perdagangan AS-China di ajang KTT G20, akhir pekan ini. Indesk STOXX 600 melemah 0,31% menjadi 382,20, dipimpin kejatuhan harga saham perawatan kesehatan sebesar 1,2%. Saham sektor otomotif naik 0,9%. Bursa saham Eropa bersiap untuk men- delisting  sekitar 250 perusahaan Swiss, termasuk emiten  blue chips  seperti Nestle dan UBS, pada 1 Juli, jika tidak ada resolusi pertikaian perjanjian bilateral Swiss dengan Uni Eropa.

Reuters  melaporkan operator telekomunikasi AS yang bergantung pada Huawei untuk peralatan jaringan, tengah berunding dengan Ericsson dan Nokia. Saham Ericsson turun lebih 1% dan Nokia naik hampir 0,6%. 

Pabrikan baja Jerman Thyssenkrupp, melambung hampir 6,9% setelah melaporkan kemungkinan penawaran dari perusahaan  engineering  Finlandia, Kone. Distributor kimia Jerman, Brenntag merosot 3,6% setelah media setempat melaporkan keterlibatannya dalam pengiriman bahan kimia untuk senjata ke Suriah pada 2014, melalui anak usahadi Swiss.

  • DAX 30 Frankfurt menguat 0,14% (16,88 poin) menjadi 12.245,32.

  • FTSE 100 London menyusut 0,08% (-6,04 poin) di level 7.416,39.

  • CAC 40 Paris turun 0,25% (-13,85 poin) ke posisi 5.500,72.

Nilai Tukar Dolar AS

Nilai tukar dolar AS terhadap sejumlah mata uang dunia di pasar uang New York hingga pagi tadi bergerak relatif stabil, para  trader mengkaji  kembali kemungkinan penurunan suku bunga agresif bulan depan, setelah komentar pejabat Federal Reserve menyatakan tidak ada jaminan untuk kemungkinan itu pada saat ini. 

Chairman The Fed Jerome Powell menekankan independensi bank sentral dari Trump. Para  trader  gelisah menghadapi prospek KTT G20, akhir pekan ini.

Dolar dan euro menguat terhadap yen setelah Menteri Keuangan AS mengatakan, bahwa kesepakatan perdagangan AS-China sudah "sekitar 90%." Sebelumnya, Trump mengatakan akan mengenakan bea masuk tambahan terhadap impor China jika dia tidak mencapai kesepakatan dengan Xi. Indeks dolar, naik tipis 0,08% menjadi 96,214, bertahan di atas level terendah tiga bulan.


Nilai Tukar Dolar AS di Pasar Spot

CurrencyValueChange% ChangeTime (ET)
Euro (EUR-USD)1.13730.0004+0.04%7:36 PM
Poundsterling (GBP-USD)1.26940.0004+0.03%7:36 PM
Yen (USD-JPY)107.74-0.05-0.05%7:36 PM
Yuan (USD-CNY)6.880.0002+0.00%11:29 AM
Rupiah (USD-IDR)14177.552.5+0.37%3:02 AM

Sumber : Bloomberg.com, 26/6/2019 (ET)


Komoditas

Harga minyak mentah West Texas Intermediate dan Brent North Sea di bursa komoditas New York Mercantile Exchange dan London ICE Futures Exchanges hingga pagi bergerak naik, melonjak lebih 2% dan menembus level tertinggi dalam satu bulan. Harga minyak didukung oleh data persediaan minyak mentah AS, yang menurut Badan Informasi Energi, menyusut 12,8 juta barel, pekan lalu, jauh melampaui ekspektasi penurunan 2,5 juta barel. Impor minyak mentah turun 1,2 juta barel per hari (bph).

Ekspor secara keseluruhan naik menjadi 3,8 juta bph, melampaui rekor sebelumnya 3,6 juta bph pada Februari. Stok bensin turun 996.000 barel, sementara stok produk penyulingan merosot 2,4 juta barel.Penurunan stok minyak AS menambah ketidakpastian pasokan minyak yang disebabkan oleh perang kata-kata Washington-Teheran. Sementara itu rata-rata produksi minyak Rusia mencapai 11,15 juta bph pada periode 1-25 Juni, naik dari rata-rata 11,04 juta bph pada 1-10 Juni.

  • Harga minyak mentah berjangka Brent, melesat USD1,44 (2,1%) menjadi USD66,42 per barel.

  • Harga minyak mentah berjangka WTI, melambung USD1,55, (2,7%) menjadi USD59,38 per barel.
Harga emas di bursa berjangka COMEX New York Mercantile Exchange pagi tadi ditutup melemah, merespon sinyal Federal Reserve untuk tidak menurunkan suku bunga terlalu tajam bulan depan. Presiden St Louis Fed, James Bullard, salah satu petinggi yang paling  dovish , mengejutkan pasar dengan mengatakan penurunan suku bunga 50 basis poin "akan terlalu berlebihan."

Jelang pertemuan dengan Presiden China di KTT G20, Jepang, Presiden AS mengatakan ada kemungkinan tercapainya kesepakatan, mengesampingkan penerapan tarif lebih banyak terhadap barang-barang dari China. Harga logam mulia lainnya, seperti perak turun 0,3% menjadi USD15,31 per ounce, platinum naik 0,8% menjadi USD812,50, dan palladium naik 0,4% menjadi USD1.534,00.

  • Harga emas di pasar spot merosot 0,8% menjadi USD1.411,21 per ounce.

  • Harga emas berjangka turun 0,2% menjadi USD1.415,40 per ounce.

(AFP, CNBC , Reuters)


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author