Bursa Siang: IHSG Kokoh, Merespon The Fed Market Regional Goyah

Bursa Siang: IHSG Kokoh, Merespon The Fed Market Regional Goyah

Posted by Written on 26 June 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) bergerak ke zona hijau pada akhir perdagangan sesi pagi hari Rabu (26/6). IHSG menanjak +0,07 persen (+4 poin) ke level 6.324.

Indeks LQ45 +0,15% ke 1.005. Indeks IDX30 +0,13% ke level 552. IDX80 +0,16% ke 142. Indeks JII -0,11% ke posisi 672. Indeks Kompas100 +0,18% ke 1.279. Indeks Sri Kehati +0,01 persen ke 399 dan Indeks SMInfra18 +0,35 persen ke level 337.

Saham-saham teraktif: INDYSMBRPTBAPGASERAAMAMIADRO

Saham-saham top gainers LQ45: MNCNPGASBSDEINDYADROEXCLBRPT

Saham-saham top losers LQ45: AKRABBNILPPFADHIKLBFTPIAWIKA

Nilai transaksi mencapai Rp4,29 triliun. Volume trading sebanyak 98,74 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp185,34 miliar.

Nilai tukar rupiah melemah -0,35% di level Rp14.170 terhadap USD (12.00 pm).


Bursa Asia

Market Asia tergelincir turun di sesi pagi pada perdagangan hari Rabu (26/6). Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk Jepang) drop 0,2 persen. Dolar AS beringsut naik tipis setelah pejabat the Fed menahan ekspektasi di pasar akan adanya pelonggaran moneter secara agresif.

"Komentar Powell tidak mengubah ekspektasi bahwa the Fed akan melonggarkan moneter cepat atau lambat, hanya sedikit meninggalkan dampak negatif pada market," kata Masahiro Ichikawa, Analis Sumitomo Mitsui DS Asset Management seperti dikutip Reuters.

Menurut dia, fokus pasar sekarang pada KTT G20. Pasar memperkirakan terobosan berarti yang dicapai dalam negosiasi dagang AS dan China agak minim, sehingga sekecil apapun sinyal positif dapat menjadi sentimen baik.

Pada Selasa pekan ini, Chairman the Fed Jerome Powell mengatakan bank sentral AS terisolasi dari tekanan politik jangka pendek, mendorong lagi kontra keinginan Donald Trump agar ada penurunan suku bunga secara signifikan. Menurut Powell, the Fed bergulat dengan pertanyaan apakah ketidakpastian kebijakan tarif AS, konflik AS dengan mitra dagang dan inflasi yang jinak membutuhkan penurunan suku bunga.

Di bursa saham Jepang, Indeks Nikkei 225 bergerak ke zona negatif. Sementara Indeks Topix tertekan turun sebesar 0,63 persen. Saham kapitalisasi besar di bursa Jepang melemah di antaranya Fast Retailing dan Softbank Group.

Adapun Indeks Kospi di bursa Korsel tercatat juga melemah pada akhir sesi pagi. Sedangkan Indeks ASX 200 di bursa Australia terkoreksi tipis.
Koreksi turun juga terjadi di market saham China. Indeks Shenzhen Composite bergerak flat. Sedangkan Indeks Shenzhen Component naik tipis. Indeks Hang Seng di pasar saham Hong Kong bergerak relatif stagnan.
Di pasar finansial, Indeks dolar AS rebound ke level 96,291 dibandingkan level kemarin pada posisi 96,0. Nilai tukar yen melemah ke posisi 107,42 terhadap USD dibanding posisi sesi sebelumnya di level 107,1. Dolar Australia menguat ke posisi $0,6962 dari posisi pekan lalu di level $0,685.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,62% ke posisi 21.062 (11.45 am).
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,05% ke level 28.198 (break).
Indeks Shanghai (China) -0,23% pada level 2.975 (break).
Indeks Straits Times (Singapura) -0,29% ke level 3.294 (12.00 pm).

Minyak
Harga minyak kembali ke zona hijau pada perdagangan sesi pagi, hari Rabu (26/6) di pasar komoditas Asia. Pergerakan harga merespon data yang menunjukkan stok minyak di AS melemah lebih dalam dari perkiraan, mendasari market siap dilambungkan oleh kekhawatiran atas potensi konflik AS vs Iran.
Minyak Brent naik 1,3 persen ke harga USD 65,91 per barel (03:41 GMT). Sedangkan minyak WTI menguat 1,8 persen ke harga USD 58,98 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author