Bursa Sore: Ada Kabar Pelonggaran Moneter, IHSG Terus Melaju

Bursa Sore: Ada Kabar Pelonggaran Moneter, IHSG Terus Melaju

Posted by Written on 18 June 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) menanjak ke zona hijau pada akhir perdagangan hari Selasa (18/6). IHSG melaju +1,08 persen (+66 poin) ke level 6.257.

Para investor di market regional cenderung bersikap hati-hati menjelang dimulainya meeting the Fed. Rebound pasar saham domestik seiring kabar bahwa Bank Indonesia membuka peluang penurunan suku bunga acuan.

Indeks LQ45 +1,47% ke 994. Indeks IDX30 +1,41% ke level 547. IDX80 +1,45% ke 140. Indeks JII +1,38% ke posisi 669. Indeks Kompas100 +1,40% ke 1.266. Indeks Sri Kehati +1,57 persen ke 396 dan Indeks SMInfra18 +0,48 persen ke level 331.

Saham-saham teraktif: MNCNCCSIBMTRCENTBBRITLKMWEGE

Saham-saham top gainers LQ45: MNCNPWONBSDEKLBFPTPPBBNIBBTN

Saham-saham top losers LQ45: ELSASRILINCOAKRAINDYCPINLPPF

Nilai transaksi mencapai Rp8,37 triliun. Volume trading sebanyak 133,23 juta lot saham. Investor asing membukukan beli bersih Rp383,43 miliar.

Nilai tukar rupiah menguat tipis +0,07% di level Rp14.320 terhadap USD (04.00 pm).


Bursa Asia

Sebagian besar indeks saham di market Asia menguat pada perdagangan hari Selasa (18/6). Namun penguatan tersebut dibatasi oleh sikap hati-hati para investor menjelang keputusan kebijakan moneter the Fed. Indeks MSCI Asia Pasifik naik 0,6 persen.

Analis pada Commonwealth Bank of Australia, Kim Mundy mengungkapkan pidato pejabat the Fed akhir-akhir ini mengindikasikan kekhawatiran yang meningkat terhadap prospek inflasi serta kemauan untuk bertindak jika diperlukan.

"Diperkirakan the Fed meresmikan pandangan ini pada hari Rabu dengan isyarat pemangkasan suku bunga acuan dalam jangka pendek pada bulan Desember ke depan tetapi risikonya turun ke penurunan suku bunga sebelumnya," kata Kim.

Bursa saham China menguat di akhir sesi. Indeks Shenzhen Component melaju 0,27 persen ke level 8.804,32 dan Indeks Shenzhen Composite menguat 0,163 persen di posisi 1.504,57.

Indeks di bursa saham Hong Kong ke zona hijau setelah Indeks Hang Seng melaju di akhir sesi. Saham unggulan, Tencent bergerak ke zona hijau, naik 1,5 persen.

Di bursa saham Jepang, Indeks Nikkei 225 terkoreksi turun. Sementara Indeks Topix juga melemah sebesar 0,72 persen. Market saham Jepang dalam tekanan seiring pelemahan yang terjadi pada saham-saham unggulan di antaranya Fast Retailing, Softbank Group dan Fanuc.
Adapun Indeks Kospi di bursa Korsel naik 0,38 persen finis di posisi 2.098,71 dengan dukungan saham unggulan sektor biofarmasi, Celltrion yang naik 1,46 persen. Sedangkan Indeks ASX 200 di bursa Australia ke zona hijau setelah menguat 0,6 persen berakhir ke posisi 6.570,00.
Di pasar finansial, Indeks dolar AS melaju tipis ke level 97,427 dibandingkan level kemarin pada posisi 97,4. Nilai tukar yen naik tipis ke posisi 108,25 terhadap USD dibanding posisi sesi sebelumnya di level 108,6. Dolar Australia drop di posisi $0,6830 setelah terkoreksi dari level $0,688 di sesi kemarin.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,72% ke posisi 20.972.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +1,00% ke level 27.498.
Indeks Shanghai (China) +0,09% pada level 2.890.
Indeks Straits Times (Singapura) +0,86% ke level 3.235.

Bursa Eropa
Market saham Eropa melemah di menit-menit awal pada perdagangan hari Selasa (18/6) pagi waktu setempat. Para pemodal menunggu pidato Presiden bank sentral Eropa (European Central Bank) Mario Draghi menjelang meeting krusial the Fed pada pekan ini.
Indeks DAX (Jerman) -0,75% ke level 11.995.
Indeks FTSE (Inggris) -0,05% pada posisi 7.353.
Indeks CAC (Perancis) -0,06% di level 5.390.

Minyak
Harga minyak melemah pada perdagangan sesi sore, hari Selasa (18/6) di pasar komoditas Asia setelah banyak sinyal menunjukkan pertumbuhan ekonomi global sedang tertekan oleh dampak tensi konflik dagang AS versus China. Meski demikian para trader menyatakan pelemahan harga bersifat terbatas seiring tensi geopolitik Timur Tengah pasca serangan kapal tanker minyak pekan lalu.
Minyak Brent drop 40 sen ke harga USD 60,54 per barel (07:01 GMT). Sedangkan minyak WTI melorot 28 sen ke harga USD 51,65 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author