Bursa Sore: Market Regional Variatif, IHSG ke Zona Pelemahan

Bursa Sore: Market Regional Variatif, IHSG ke Zona Pelemahan

Posted by Written on 17 June 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) kian tertekan ke zona merah pada finis perdagangan hari Senin (17/6). IHSG melemah -0,96 persen (-60 poin) ke level 6.190.

Indeks LQ45 -1,08% ke 980. Indeks IDX30 -1,00% ke level 539. IDX80 -1,28% ke 138. Indeks JII -1,38% ke posisi 660. Indeks Kompas100 -1,19% ke 1.249. Indeks Sri Kehati -0,87 persen ke 390 dan Indeks SMInfra18 -0,41 persen ke level 329.

Saham-saham teraktif: MNCNMAMIJPFASMRUBMTRCSISSIMA

Saham-saham top gainers LQ45: ERAATPIASMGRINTPUNTRITMG

Saham-saham top losers LQ45: BBCAICBPBMRIINKPEXCLPTBAADRO

Nilai transaksi mencapai Rp8,01 triliun. Volume trading sebanyak 161,09 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp143,86 miliar.

Nilai tukar rupiah turun -0,07% ke level Rp14.330 terhadap USD (04.00 pm).


Bursa Asia

Market saham Asia variatif pada akhir perdagangan hari Senin (17/6). Para pemodal bersikap menunggu menjelang meeting the Fed pada pekan ini. Bursa saham Hong Kong reboud. Indeks MSCI Asia Pasifik (tidak termasuk bursa Jepang) stagnan.

Pasar saham Asia mendapat sokongan cepat setelah Indeks Hang Seng rebound. Pada akhir pekan, pemimpin lokal Hong Kong, Carrie Lam menyatakan penundaan UU Ekstradisi yang memungkinkan adanya ekstradisi ke China.

Analis pada lembaga Taurus Wealth Advisor, Haren Shah memaparkan pelaku pasar fokus pada konflik dagang yang berdampak besar tidak hanya kepada Hong Kong tetapi wilayah seluruh wilayah dan dunia. "Selain itu Saya pikir minggu ini, pelaku pasar mencermati meeting the Fed," ujarnya.
Bursa saham China variatif pada akhir sesi perdagangan. Indeks Shenzhen Component melemah 0,33 persen ke level 8.780,87 dan Indeks Shenzhen Composite turun 0,195 persen di level 1.502,12.
Indeks di bursa saham Hong Kong ke zona hijau setelah Indeks Hang Seng melaju di akhir sesi. Hal ini terjadi sehari setelah aksi masalah menuntut mundur pejabat tinggi Hong Kong. Pemimpin Hong Kong menunda (tetapi tidak menarik), UU Ekstradisi yang dinilai masyarakat Hong Kong kontroversial.
Di bursa saham Jepang, Indeks Nikkei 225 menguat tipis. Sementara Indeks Topix melemah sebesar 0,45 persen. Saham unggulan seperti Japan Display tumbang 7,02 persen. Hal terjadi setelah perusahaan tersebut mengumumkan bahwa produsen screen datar dari Taiwan, TPK Holding telah memutuskan menolak investasi di perusahaan itu.
Adapun Indeks Kospi di bursa Korsel melemah 0,22 persen ke level 2.090,73. Sedangkan Indeks ASX 200 di bursa Australia drop 0,35 persen di posisi 6.530,90.
Di pasar finansial, Indeks dolar AS melaju ke level 97,569 dibandingkan level pekan kemarin pada posisi 96,8. 
Nilai tukar yen turun tipis ke posisi 108,56 terhadap USD dibanding posisi sesi sebelumnya di level 108,2. Dolar Australia drop di posisi $0,6875 setelah terkoreksi dari level $0,700 di sesi pekan lalu.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,03% ke posisi 21.124.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,40% ke level 27.227.
Indeks Shanghai (China) +0,20% pada level 2.887.
Indeks Straits Times (Singapura) -0,34% ke level 3.211.

Bursa Eropa
Market saham Eropa ke zona hijau di menit-menit awal pada perdagangan hari Senin (17/6) pagi waktu setempat. Para pemodal wait and see hasil meeting penting the Fed pada pekan ini.
Indeks DAX (Jerman) +0,13% ke posisi 12.111.
Indeks FTSE (Inggris) +0,20% pada level 7.360.
Indeks CAC (Perancis) +0,28% di level 5.382.

Minyak
Harga minyak berubah arah melemah pada perdagangan sesi sore, Senin (17/6) di pasar komoditas Asia. Hal ini terjadi seiring sinyal perlambatan ekonomi di tengah konflik dagang mulai membebani ketakutan akan suplai. Ketakutan ini dipicu serangan terhadap kapal tanker minyak di Teluk Oman pekan lalu.
Minyak Brent drop 25 sen ke harga USD 61,76 per barel (07:50 GMT/). Sedangkan minyak WTI melemah 22 sen ke harga USD 52,29 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author