Bursa Siang: Sentimen Perang Tarif Impor Rehat di Regional, IHSG Bangkit

Bursa Siang: Sentimen Perang Tarif Impor Rehat di Regional, IHSG Bangkit

Posted by Written on 20 May 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) menjauh dari zona merah pada sesi pagi perdagangan hari Senin (20/5). IHSG melaju +0,68 persen (+39 poin) ke level 5.866.

Pemerintah AS menghapus tarif impor terhadap produk impor asal Kanada. Hal tersebut memunculkan spekulasi AS akan menerapkan kebijakan serupa di market Asia.

Indeks LQ45 +1,02% ke 909. Indeks IDX30 +1,05% ke level 502. IDX80 +1,07% ke 128. Indeks JII +1,56% ke posisi 616. Indeks Kompas100 +0,83% ke 1.170. Indeks Sri Kehati +1,30 persen ke 360 dan Indeks SMInfra18 +1,26 persen ke level 302.

Saham-saham teraktif: ASIIBBNIFRENMAPIWSBPZINCTKIM

Saham-saham top gainers LQ45: MEDCEXCLSRILJSMRSMGRCPINKLBF

Saham-saham top losers LQ45: GGRMBSDEBBRIADHIPWONICBPBRPT

Nilai transaksi mencapai Rp3,74 triliun. Volume trading sebanyak 88,05 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp306,86 miliar.

Nilai tukar rupiah drop tipis -0,03% ke level Rp14.450 terhadap USD (12.00 pm)


Bursa Asia

Market saham Asia bergerak menguat di sesi pagi pada perdagangan hari Senin (20/5) di tengah munculnya perkembangan ketegangan geopolitik di sejumlah kawasan. Para pemodal rehat sejenak dari sentimen eskalasi konflik dagang AS dan China.

Pada Jumat pekan lalu, AS mengumumkan akan menghapus tarif impor terhadap produk baja dan alumunium dari Kanada, mendorong pemerintah Kanada cepat meratifikasi kesepakatan baru perjanjian perdagangan Amerika Utara.

"Para pelaku pasar mungkin berpandangan bahwa barangkali strategi serupa akan diterapkan terhadap Asia," kata McCafferty, Kepala Riset Nomura seperti dilansir Reuters.

Indeks MSCI Asia Pasifik menguat 0,6 persen.

Bursa saham China terkoreksi saat sesi pagi berakhir. Indeks Shenzhen Composite turun 0,885 persen. Indeks Shenzhen Component melorot 1 persen. Adapun di bursa saham Hong Kong, laju Indeks Hang Seng juga terhambat sehingga menuju ke zona negatif.

Sementara market saham Jepang menghijau setelah Indeks Nikkei 225 melaju. Indeks Topix juga menguat. 
Saham unggulan, Fast Retailing dan Softbank Group melaju positif menjadi penopang market Jepang.
Pertumbuhan ekonomi Jepang naik 21, persen di kuartal pertama. GDP Jepang tersebut melampaui ekspektasi pasar yang memperkirakan turun 0,2 persen.
Indeks Kospi di bursa Korsel menguat 0,59 persen dan Indeks ASX200 di bursa Australia menguat 1,58 persen.
Adapun di pasar finansial, Indeks dolar AS bangkit ke level 98,024 dibandingkan level pekan kemarin pada posisi 97,2. Nilai tukar yen melemah ke posisi 110,20 terhadap USD dibanding posisi pada sesi pekan di level 109,2. 
Dolar Australia melemah di posisi $0,6917 setelah jatuh dari level $0,696.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,38% ke posisi 21.330 (11.44 am).
Indeks Hang Seng (Hong Kong) -0,43% ke level 27.827 (break)
Indeks Shanghai (China) -0,59% pada level 2.865 (break).
Indeks Straits Times (Singapura) -0,77 ke level 3.205 (12.00 pm).

Minyak
Harga minyak melaju positif pada perdagangan sesi pagi, hari Senin (20/5) di pasar komoditas Asia seiring tensi geopolitik Timur Tengah yang menguat sehingga memicu ketakutan terhadap masalah suplai.
Minyak Brent naik 96 sen ke harga USD 73,17 per barel (09:27 WIB). Sedangkan minyak WTI menanjak 82 sen ke harga USD 63,58 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author