Bursa Sore: Terjegal lagi, IHSG Lengser Dari Level Psikologis

Bursa Sore: Terjegal lagi, IHSG Lengser Dari Level Psikologis

Posted by Written on 15 May 2019


Ipotnews - Akhirnya Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) menanggalkan level psikologis 6000 pada akhir perdagangan hari Rabu (15/5). IHSG lengser -1,49 persen (-91 poin) ke level 5.980.

Pelemahan IHSG seiring rilis neraca perdagangan RI periode April yang tercatat defisit mencapai USD2,50 miliar. Defisit neraca perdagangan ini adalah yang terparah di sepanjang 2019.

Indeks LQ45 -1,94% ke 932. Indeks IDX30 -1,85% ke level 515. IDX80 -1,86% ke 131. Indeks JII -2,10% ke posisi 627. Indeks Kompas100 -1,79% ke 1.199. Indeks Sri Kehati -1,81 persen ke 368 dan Indeks SMInfra18 -2,37 persen ke level 309.

Saham-saham teraktif: POSA-W, BBRIBGTGUNVRTLKMBCIPMNCN

Saham-saham top losers LQ45: AKRABMRIBSDEERAABBCAUNTRASII

Nilai transaksi mencapai Rp8,91 triliun. Volume trading sebanyak 157,63 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp458,11 miliar.

Nilai tukar rupiah melemah -0,21% ke level Rp14.455 terhadap USD (04.00 pm)


Bursa Asia

Market saham Asia bangkit dari pelemahan akhir pada perdagangan hari Rabu (15/5). Pernyataan lunak Presiden AS Donald Trump mengendurkan kekhawatiran terhadap perang tarif impor antara AS vs China. Market regional memperkirakan China merilis lebih banyak stimulus ekonomi.

"Pasar saham China rebound karena sudah jenuh jual di sesi belakangan ini. Sentimen juga lebih baik karena Presiden Trump tampak menghendaki kompromi," kata Kota Hirayama, Analis SMBC Nikko Securities yang berbasis di Tokyo.

Presiden Trump pada Selasa (waktu USA) mengatakan dialog (negosiasi konflik dagang) dirinya dengan pemerintah China sangat baik. Output industri China bulan April naik 5,4 persen jauh di bawah ekspektasi sebesar 6.5 persen. Penjualan ritel periode April tumbuh paling rendah sejak Mei 2003. Rilis data ini mendatangkan spekulasi China akan merilis stimulus ekonomi.

Bursa saham China rebound saat akhir sesi. Indeks Shenzhen Composite naik 2,325 persen. Indeks Shenzhen Component menguat 1,45 persen.

Adapun di bursa saham Hong Kong. Laju Indeks Hang Seng menuju ke zona positif.

Sementara market saham Jepang bergerak positif setelah Indeks Nikkei 225 melaju. Indeks Topix menguat 0,60 persen. Saham unggulan di bursa Jepang, Nissan Motor turun 6,47 persen. Nissan membukukan laba terlemah dalam 11 tahun terakhir di tahun buku 2018.
Di bursa Australia, Indeks ASX200 bergerak menguat 0,71 persen. Sementara Indeks Kospi di bursa Korsel mendaki naik 0,53 persen. Harga saham unggulan LG Chem bangkit menguat sebesar 2,71 persen.
Pada pasar finansial, Indeks dolar AS melaju ke level 97,560 dibandingkan level kemarin pada posisi 97,4. Nilai tukar yen turun tipis ke posisi 109,63 terhadap USD dibanding posisi pada sesi sebelumnya di level 109,5. Dolar Australia terkoreksi turun di posisi $0,6924 setelah sempat ke level $0,6947 di sesi sebelumnya.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) +0,58% ke posisi 21.188.
Indeks Hang Seng (Hong Kong) +0,52% ke level 28.268.
Indeks Shanghai (China) +1,91% pada level 2.938.
Indeks Straits Times (Singapura) -0,15 ke level 3.218.

Bursa Eropa
Market saham Eropa ke zona pelemahan di menit-menit awal pada perdagangan hari Rabu (15/5) pagi waktu setempat. Perang dagang yang berlarut masih jadi sentimen penekan.
Indeks DAX (Jerman) -0,32% ke posisi 11.952.
Indeks FTSE (Inggris) -0,02% pada level 7.239.
Indeks CAC (Perancis) -0,51% di posisi 5.314.

Minyak
Harga minyak melemah pada perdagangan sesi sore, hari Rabu (15/5) di pasar komoditas Asia. Hal ini terjadi setelah data menunjukkan stok minyak AS secara tak terduga naik dan output industri China periode April tumbuh lebih rendah dari ekspektasi. Namun tensi geopolitik yang memanas di Timur Tengah menjadi sentimen positif bagi harga.
Minyak Brent drop 18 sen ke harga USD 71,06 per barel (13:46 WIB). Sedangkan minyak WTI tumbang 45 sen ke harga USD 61,33 per barel.

(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author