Bursa Siang: Minim Katalis di Market Regional, IHSG Tumbang Lagi

Bursa Siang: Minim Katalis di Market Regional, IHSG Tumbang Lagi

Posted by Written on 13 May 2019


Ipotnews - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) berlanjut lagi ke zona merah pada sesi pagi perdagangan hari Senin (13/5). IHSG melemah -0,24 persen (-15 poin) ke level 6.198.

IHSG sempat berada di zona hijau di awal sesi namun kembali tertekan mengikuti pelemahan regional. Para investor dan trader mencemaskan China yang berpotensi membalas AS dengan menaikkan tarif impor produk asal AS.

Indeks LQ45 -0,3% ke 970. Indeks IDX30 -0,22% ke level 535. IDX80 -0,52% ke 136. Indeks JII -0,79% ke posisi 654. Indeks Kompas100 -0,38% ke 1.246. Indeks Sri Kehati -0,18 persen ke 382 dan Indeks SMInfra18 -0,96 persen ke level 321.

Saham-saham teraktif: BBCALPPFBBRIPTBABMRIMNCNMAMI

Saham-saham top gainers LQ45: ITMGKLBFINDYBMRIHMSPMNCN,JSMR

Saham-saham top losers LQ45: LPPFUNTRGGRMANTMBBNIERAAPGAS

Nilai transaksi mencapai Rp3,09 triliun. Volume trading sebanyak 60,55 juta lot saham. Investor asing membukukan jual bersih -Rp212,71 miliar.

Nilai tukar rupiah melemah -0,44% ke level Rp14.390 terhadap USD (12.00 pm)


Bursa Asia

Market saham Asia drop di sesi pagi pada perdagangan hari Senin (13/5). Hal ini terjadi di tengah kekhawatiran apakah AS dan China dapat mencapai kesepakatan hubungan dagang setelah AS menaikkan tarif impor secara signifikan dan China berjanji untuk membalas.

MSCI Asia Pasifik Index melorot 0,5 persen, mengarah ke pelemahan terendah dalam 2 bulan terakhir.
"Minimnya katalis dan libur market saham di beberapa negara membuat pasar Asia melambat. Tetapi risiko terus berlanjut seiring eskalasi konflik dagang AS dan China setelah AS menaikkan taif impor terhadap barang China. Semua mata tertuju pada tindakan balasan China," ujar Prakash Sakpal, analis pada ING.

Bursa saham China tumbang saat akhir sesi pagi berlangsung. Indeks Shenzhen Composite drop 0,904 persen.

Sementara market saham Jepang juga bergerak negatif setelah Indeks Nikkei 225 menyerah. Indeks Topix turun 0,2 persen. Saham unggulan di bursa Jepang, Softbank Group turun 2 persen.

Di bursa Australia, Indeks ASX200 menyerah. Begitu pula dengan Indeks Kospi di bursa Korsel terkoreksi 1,02 persen.
Adapun di pasar finansial, Indeks dolar AS melorot ke level 97,332 dibandingkan level akhir pekan lalu pada posisi 97,6. Nilai tukar yen menguat ke posisi 109,76 terhadap USD dibanding posisi pada akhir pekan lalu di level 110,4. Dolar Australia melemah di posisi $0,6977 setelah jatuh dari level $0,702 di sesi pekan lalu.
Indeks Nikkei 225 (Jepang) -0,61% ke posisi 21.215 (12.00 pm).
Indeks Hang Seng (Hong Kong) libur.
Indeks Shanghai (China) -0,99% pada level 2.910 (break).
Indeks Straits Times (Singapura) -1,17% ke level 3.235 (12.00 pm).

Minyak
Harga minyak mixed pada perdagangan sesi pagi, hari Senin (13/5) di pasar komoditas Asia. Para investor dan trader cemas terhadap prospek pertumbuhan ekonomi global di tengah kebuntuan negosiasi konflik dagang AS dan China.
Minyak Brent naik 11 sen ke harga USD 70,73 per barel. Sedangkan minyak WTI drop 9 sen ke harga USD 61,58 per barel. (pukul 02:23 GMT).


(cnbc/reuters/awj/idx)

Sumber : admin


comments

logo-ipotnews

Franky Kurniawan

author